Ingin berbagi cerita soal anak? Ikut komunitas Parenting sekarang!

home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Daftar Makanan yang Dapat Memicu Ruam Eksim Pada Bayi

Daftar Makanan yang Dapat Memicu Ruam Eksim Pada Bayi

Kulit bayi memang sensitif. Salah satu masalah kulit yang sering dialami bayi adalah eksim. Ada banyak hal yang dapat menjadi penyebab eksim pada bayi, tapi tidak sedikit orangtua yang menganggap kalau makanan juga bisa menyebabkan eksim. Benarkah demikin? Dan kalau iya, makanan apa saja yang bisa jadi penyebab eksim pada bayi?

Apakah makanan bisa menyebabkan eksim?

Eksim adalah peradangan kulit yang ditandai dengan kulit gatal, merah dan kering, bahkan menebal dan mengelupas hingga pecah-pecah. Eksim pada bayi biasanya disebabkan oleh kulitnya yang memang kering; Deterjen, sabun, dan sampo bayi yang tidak cocok dengan kulitnya; Infeksi akibat bakteri atau jamur akibat panas dan keringat; Suhu yang dingin dan kering; hingga bahan pakaian bayi yang mudah mengiritasi.

Banyak yang percaya kalau makanan juga bisa menjadi penyebab eksim pada bayi. Mungkin Anda juga mengira kalau eksim adalah salah satu respon dari alergi makanan anak. Makanan bisa saja menjadi pemicu munculnya eksim pada anak.

Tapi faktanya, kedua hal tersebut adalah hal yang berbeda. Makanan sama-sama bisa menimbulkan alergi maupun eksim. Meski demikian, bayi atau anak yang punya eksim memang berisiko lebih besar untuk juga memiliki alergi terhadap makanan.

Biasanya, alergi makanan akan menimbulkan gejala yang cepat terlihat, dalam hitungan menit atau jam saja. Gejala eksim biasanya tidak akan muncul langsung setelah bayi mengonsumsi makanan atau minuman pemicu.

Makanan yang ibu makan bisa menjadi penyebab eksim pada bayi

ASI bukanlah makanan penyebab eksim pada bayi. Faktanya, ASI masih menjadi makanan terbaik bayi hingga ia berusia 6 bulan. Namun memang, makanan yang ibu konsumsi harus diperhatikan dengan benar. Pasalnya hal ini dapat memengaruhi kemunculan eksim pada bayi.

Jika Anda sedang menyusui dan bayi masih dalam masa ASI eksklusif – tidak mengonsumsi apapun selain ASI – maka sebaiknya ibu harus menghindari makan makanan seperti:

  • Kacang
  • Kerang
  • Susu sapi
  • Makanan yang mengandung zat aditif

Makanan tersebut adalah makanan yang dapat memicu eksim pada bayi, meski ibu yang mengonsumsinya.

eksim pada bayi

Jenis makanan apa dapat menyebabkan eksim pada bayi?

Jika usia bayi Anda sudah lebih dari 6 bulan dan mulai makan makanan padat, maka ada beberapa jenis makanan yang sebaiknya Anda hindari untuk diberikan padanya, seperti:

Terkadang dalam beberapa kasus, gejala eksim pada bayi yang muncul tidak akan langsung terlihat setelah ia makan makanan pemicu eksim. Tidak seperti alergi yang langsung akan memunculkan gejala. Bahkan gejala eksim bisa saja terlihat beberapa hari setelah makanan pemicu tersebut dimakan.

Tips mencegah dan mengatasi eksim pada bayi

Bisa sulit bagi orangtua untuk memilah-milih mana makanan yang harus dihindari dalam menu makan anak. Selain mengawasi menu makannya, berikut beberapa tips yang bisa Anda lakukan:

1. Mengubah diet si kecil

Jika memang eksim disebabkan oleh suatu makanan pemicu, maka dokter biasanya akan menganjurkan untuk berhenti memberikan suatu jenis makanan pada bayi dalam 10-14 hari. Dalam rentang waktu tersebut, akan diketahui apakah memang makanan tersebut dapat memicu eksim pada bayi atau tidak. Setelah itu, biasanya dokter akan meminta Anda untuk memberikan makanan tersebut lagi dalam porsi yang kecil. Hal ini untuk memastikan penyebab eksim pada anak.

2. Pemeriksaan kulit

Dalam hal ini dokter akan mengambil ekstrak makanan yang dianggap sebagai pemicu kemudian dioleskan pada kulit bayi. Kemudian dilihat apakah ada respon yang terjadi. jika memang area kulit memerah dan pori-pori membesar, maka makanan tersebut adalah pemicu eksim.

3. Melakukan pemeriksaan darah

Pemeriksaan darah ini dilakukan untuk melihat, jenis makanan apa yang dapat menyebabkan eksim ini muncul. Untuk melakukan semua pemeriksaan ini, sebaiknya Anda konsultasikan dulu ke dokter spesialis anak.

Pusing setelah jadi orang tua?

Ayo gabung di komunitas parenting Hello Sehat dan temukan berbagai cerita dari orang tua lainnya. Anda tidak sendiri!


Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

WebMD. (2017). Food and Eczema Flares in Children. [online] WebMD. Available at: https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/eczema/food-flares  [Accessed 3 Oct. 2017].

Canaan, A. (2017). Foods to Avoid While Nursing a Baby With Eczema. [online] LIVESTRONG.COM. Available at: http://www.livestrong.com/article/303875-foods-to-avoid-while-nursing-a-baby-with-eczema/  [Accessed 3 Oct. 2017].

Healthline. (2017). How to Create an Eczema-Friendly Diet. [online] Available at: https://www.healthline.com/health/skin-disorders/eczema-diet#foods-to-avoid3  [Accessed 3 Oct. 2017].

WebMD. (2017). Your Baby’s Diet and Eczema. [online] WebMD. Available at: https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/eczema/features/baby-diet  [Accessed 3 Oct. 2017].

 


Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Nimas Mita Etika M Diperbarui 16/08/2021
Fakta medis diperiksa oleh Hello Sehat Medical Review Team
x