Ingin berbagi cerita soal anak? Ikut komunitas Parenting sekarang!

home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Bayi Sering Eksim? Mungkin Makanan Ibu Penyebabnya

Bayi Sering Eksim? Mungkin Makanan Ibu Penyebabnya

Eksim pada bayi bisa membuat bayi tidak nyaman dan sering menangis. Bayi mungkin akan berusaha untuk menggaruk bagian tubuhnya yang gatal saat eksim kambuh tapi menggaruk justru bisa membuat kondisi eksim bertambah buruk. Beberapa hal mungkin harus dihindari jika bayi Anda mempunyai eksim, salah satunya adalah makanan tertentu yang dikonsumsi ibu menyusui. Apa saja?

Apa itu eksim pada bayi?

Eksim atau juga disebut dengan dermatitis atopik adalah kondisi kulit yang mengalami peradangan, di mana kulit akan kemerahan, mengalami iritasi, kasar, dan mungkin bersisik. Kadang, benjolan kecil berisi cairan juga bisa muncul saat bayi mengalami eksim. Biasanya, eksim muncul pada bagian pipi, dahi, punggung, tangan, dan kaki.

Menurut KidsHealth, eksim bisa terjadi pada satu dari sepuluh anak. Gejalanya bisa muncul beberapa bulan setelah bayi lahir, atau pada usia sekitar 3-5 tahun. Setengah dari anak yang mengalami eksim pada masa kecilnya, mungkin bisa mengalami eksim pada saat remaja.

Jangan khawatir, eksim tidak menular. Namun, penyebab eksim pada bayi belum diketahui secara pasti. Jika bayi Anda mempunyai eksim, mungkin Anda harus menghindari beberapa hal yang dapat memicu eksim pada bayi kambuh. Salah satu hal yang bisa memicu eksim adalah makanan yang dikonsumsi ibu menyusui.

Makanan ibu menyusui penyebab eksim pada bayi

Makanan sendiri bukanlah penyebab dari eksim. Akan tetapi, makanan sedikit banyak berpengaruh terhadap munculnya gejala eksim pada bayi. Terutama jika bayi mempunyai alergi makanan tertentu.

Ibu yang masih menyusui bayinya mungkin harus memerhatikan makanan yang ia makan. Hal ini karena makanan yang ibu makan bisa masuk ke tubuh bayi melalui ASI.

payudara sakit saat menyusui

Hindari makanan penyebab alergi

Jika bayi dengan eksim masih menyusui, sebaiknya ibu menghindari makanan yang umum menyebabkan alergi. Menurut American Academy of Pediatrics, beberapa makanan yang sering menyebabkan alergi dan sebaiknya dihindari oleh ibu menyusui adalah:

  • Susu sapi
  • Kacang-kacangan
  • Telur
  • Kerang atau makanan laut lainnya

Hal ini sebaiknya tidak menghentikan langkah Anda untuk terus menyusui bayi sampai usia 2 tahun. Lagipula, menyusui bayi juga dapat melindungi bayi dari dampak eksim. Hal ini karena ASI mengandung antibodi khusus yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh bayi.

Konsumsi makanan yang dapat mendukung kekebalan tubuh

Untuk mencegah eksim pada bayi kambuh, ibu menyusui juga sebaiknya mengonsumsi banyak makanan yang dapat mendukung kekebalan tubuh. Salah satunya adalah mengonsumsi makanan yang mengandung probiotik selama menyusui, bahkan juga disarankan untuk dikonsumsi selama kehamilan.

Penelitian menunjukkan bahwa probiotik dapat menjaga keseimbangan bakteri baik di usus, sehingga hal ini kemudian dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Beberapa makanan yang mengandung probiotik adalah yogurt, tempe, dan kimchi.

Asupan makanan bayi juga harus diperhatikan

Selain asupan makanan ibu, asupan makanan bayi sendiri juga dapat memengaruhi eksim, terutama jika bayi menerima susu botol atau sudah menerima makanan lain selain ASI.

Jika bayi minum susu botol dan memiliki eksim yang parah, Anda mungkin harus memberikan susu formula yang tidak memicu alergi, seperti susu formula yang terbuat dari protein terhidrolisis.

Sedangkan jika bayi Anda sudah mulai menerima makanan padat, sebaiknya tawarkan bayi makanan secara satu per satu. Setelah bayi makan, lihatlah tanda-tanda apakah ruam atau bintik kemerahan muncul di kulit bayi atau apakah bayi merasa gatal. Jika iya, mungkin bayi punya alergi makanan.

Namun, biasanya reaksi alergi baru muncul setelah beberapa hari bayi makan makanan penyebab alergi. Oleh karena itu, Anda mungkin perlu ke dokter untuk memastikan alergi pada bayi.

Mengatasi eksim pada bayi

Untuk membantu mengatasi eksim, berikan juga makanan yang mengandung probiotik pada bayi untuk mendukung kekebalan tubuhnya. Juga, berikan bayi makanan yang banyak mengandung asam lemak esensial seperti ikan salmon, sarden, tuna, kacang almond, kacang kenari, alpukat, dan lainnya.

Penelitian menunjukkan bahwa asam lemak esensial dapat membantu mengatasi peradangan dalam tubuh, sehingga dapat mendukung kesehatan kulit bayi.

Pusing setelah jadi orang tua?

Ayo gabung di komunitas parenting Hello Sehat dan temukan berbagai cerita dari orang tua lainnya. Anda tidak sendiri!


Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Hyde, P. (2015). Eczema. [online] Available at: http://kidshealth.org/en/parents/eczema-atopic-dermatitis.html?ref=search&WT.ac=msh-p-dtop-en-search-clk [Accessed 29 Sep. 2017].

Brennan, D. (2017). Your Baby’s Diet and Eczema. [online] WebMD. Available at: http://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/eczema/features/baby-diet [Accessed 29 Sep. 2017].

Lyden, C. Baby eczema and nutrition. [online] Essential Baby. Available at: http://www.essentialbaby.com.au/baby/baby-health/baby-eczema-and-nutrition-20110418-1dmay [Accessed 29 Sep. 2017].

Canaan, A. (2010). Foods to Avoid While Nursing a Baby With Eczema. [online] LIVESTRONG.COM. Available at: http://www.livestrong.com/article/303875-foods-to-avoid-while-nursing-a-baby-with-eczema/ [Accessed 29 Sep. 2017].

Lien, T. Y., and Goldman, R. D. (2011). Breastfeeding and maternal diet in atopic dermatitis. Canadian Family Physician, Vol. 57(12): 1403-1405.  [online] Available at: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3237513/ [Accessed 29 Sep. 2017].


Foto Penulis
Ditulis oleh Arinda Veratamala Diperbarui 01/07/2021
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
x