Bayi Biang Keringat Atau Alergi? Begini Cara Membedakannya.

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15 November 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Banyak orangtua yang keliru antara gejala biang keringat dengan reaksi alergi pada bayi. Gejala keduanya memang mirip, yaitu sama-sama menyebabkan bintik merah, terasa gatal, hingga membuat si kecil menjadi lebih rewel. Lantas, bagaimana cara mengetahui perbedaan bayi biang keringat atau alergi terhadap sesuatu? Pasalnya, keduanya membutuhkan penanganan yang berbeda. Simak jawabannya berikut ini.

Perbedaan bayi biang keringat dan alergi

Biang keringat dan alergi memiliki kesamaan yaitu membuat kulit kemerahan, gatal, dan iritasi. Namun, keduanya tentu disebabkan oleh hal yang berbeda. Kalau bayi biang keringat, biasanya disebabkan oleh keringat, bakteri, dan sel kulit mati yang terperangkap di bawah kulit. Sementara, alergi muncul oleh adanya respon dari berbagai alergen yang bisa saja berupa makanan, debu, hingga produk perawatan bayi yang mengandung zat kimia tertentu.

Bagaimana cara membedakan bayi biang keringat dengan bayi yang alergi? Nah, sesungguhnya kedua kondisi ini juga menunjukkan gejala-gejala yang berbeda. Simak perbedaan keduanya di bawah ini. 

Tanda bayi biang keringat

Beberapa ciri biang keringat pada bayi bisa diamati dengan munculnya beberapa tanda seperti:

  • Kemerahan pada kulit
  • Muncul rasa gatal-gatal (bayi terlihat menggaruk kulitnya atau gelisah)
  • Terkadang muncul kulit kering

Biang keringat biasanya terjadi pada bagian leher, punggung, ketiak, atau beberapa bagian tubuh lain yang sering mengeluarkan keringat lebih banyak. Karena disebabkan oleh produksi keringat berlebih dan keringat terperangkap di bawah kulit, maka biang keringat pada bayi sering terjadi ketika cuaca panas.

biang keringat pada bayi

Tanda bayi alergi

Ada banyak hal yang bisa menyebabkan bayi alergi, dari makanan, bahan kimia, hingga benda tertentu. Tanda dan gejala yang muncul juga beragam, tak hanya kemerahan pada kulit saja, melainkan:

  • Rasa gatal pada kulit
  • Sulit bernapas
  • Mengalami gangguan pencernaan, seperti diare (biasanya terjadi akibat alergi makanan)
  • Timbul pembengkakan pada beberapa bagian tubuh
  • Pilek atau bersin

Tentunya, kondisi ini tidak akan dipengaruhi oleh cuaca. Jadi, bisa kapan saja terjadi ketika si kecil terpapar dengan alergen tersebut. Jika si kecil mengalami beberapa perubahan, coba ingat-ingat lagi makanan apa yang Anda berikan atau ia baru saja memegang benda apa. Pasalnya, mungkin saja ia alergi terhadap makanan atau benda tersebut.

Sederhananya, biang keringat saja biasanya tidak disertai dengan kulit membengkak, pilek, bersin, atau masalah pernapasan seperti pada kasus alergi. Sedangkan alergi biasanya tidak disertai dengan kulit yang mengering dan bersisik, justru biasanya muncul biduran yang kemerahan.

Kapan si kecil harus dibawa ke dokter?

Sebenarnya, biang keringat pada bayi akan hilang dengan sendirinya. Apalagi jika suhu dan cuaca di sekitar sudah tak begitu panas, maka bayi akan merasa sejuk dan biang keringat lama-lama akan hilang. Ketika bayi biang keringat, pastikan bahwa ia menggunakan pakaian yang longgar, sejuk, dan menyerap keringat. Hal ini akan mengurangi gejala biang keringatnya. Bila memang tak membaik dalam beberapa hari, sebaiknya bawa si kecil ke dokter anak.

Sementara jika si kecil mengalami gejala alergi seperti gatal-gatal biduran, biasanya Anda bisa mengobati gejala tersebut dengan obat salep saja. Namun, bila bayi menunjukkan gejala lain yang lebih serius seperti sulit bernapas dan mengalami pembengkakan, jangan menunda untuk segera membawanya ke rumah sakit. Alergi pada bayi bisa jadi berbahaya bila tak ditangani dengan cepat.

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Sehatkah Kalau Makan Makanan yang Sama Terus Setiap Hari?

Adakah dampak kesehatan tertentu jika kita makan makanan yang sama tiap harinya? Apa yang bisa dilakukan untuk mengatasi kebiasaan tersebut?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Tips Makan Sehat, Nutrisi 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

9 Cara Jitu untuk Mengusir Semut Bandel di Rumah

Setiap rumah pasti ada semutnya. Apalagi rumah yang kotor. Jangan panik dulu, air lemon ternyata bisa jadi cara mengusir semut di rumah yang terjamin ampuh.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kebersihan Diri, Hidup Sehat 25 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Kenapa Lidah Terasa Pahit saat Anda Sedang Sakit?

Saat Anda sakit, makan dan minum apapun jadi tak selera. Hal ini karena mulut dan lidah terasa pahit. Nah, ini dia alasan dan cara ampuh mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Penyakit Gusi dan Mulut, Gigi dan Mulut 25 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Berhubungan Seks Sehari Setelah Haid, Apakah Bisa Hamil?

Banyak orang mengira sebelum dan setelah haid bukan menjadi masa subur wanita. Tapi apakah berhubungan seks setelah haid bisa menyebabkan kehamilan?

Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Wanita, Menstruasi 25 Januari 2021 . Waktu baca 2 menit

Direkomendasikan untuk Anda

gula darah turun

Habis Makan, Gula Darah Malah Turun Drastis? Apa Sebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Angelina Yuwono
Dipublikasikan tanggal: 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
ciri dan gejala infeksi parasit

Mengenal Jenis-Jenis Parasit dan Penyakit Infeksi yang Disebabkannya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit
badan sakit setelah olahraga

Badan Sakit Setelah Olahraga, Apakah Artinya Olahraga Anda Ampuh?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 26 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
tidak enak badan

6 Cara Mengurangi Rasa Tidak Enak Badan saat Demam

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit