Ini Daftar Bahan yang Terkandung di Dalam Vaksin (Benarkah Ada Merkuri?)

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 5 November 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Ada banyak informasi yang simpang siur mengenai kandungan vaksin. Misalnya vaksin yang mengandung merkuri. Informasi yang beredar justru bisa lebih banyak yang tidak benar dibandingkan yang benar. Sebenarnya, apa saja kandungan utama vaksin? Benarkah ada merkurinya? Anda perlu mencari tahu fakta-faktanya di bawah ini. 

Mengenal kandungan vaksin

Kandungan utama vaksin biasa disebut dengan bahan aktif. Bahan aktif adalah bahan yang akan merangsang aktivitas sistem kekebalan tubuh sehingga lebih mampu melawan penyakit. Vaksin yang bertujuan untuk menjaga sistem kekebalan tubuh manusia ini juga mengandung beberapa bahan lainnya seperti air.

Kandungan vaksin yang utama adalah virus atau bakteri. Mengapa virus atau vakteri disuntikkan ke tubuh manusia? Tenang, Anda tidak perlu khawatir, virus dan bakteri ini sudah dilemahkan. Natinya, ketika bibit penyakit yang sudah dilemahkan ini masuk ke dalam tubuh, Anda tidak akan kena penyakit tersebut. Justru sistem kekebalan tubuh Anda bertambah kuat.

Pasalnya, sistem kekebalan tubuh Anda sudah mengenali bibit penyakit berbahaya ini lewat vaksin sehingga suatu hari nanti bila bibit penyakit yang asli masuk ke dalam tubuh, Anda sudah kebal melawan penyakit tersebut.

Vaksin diproduksi untuk menghasilkan manfaat maksimal bagi tubuh manusia. Bebeberapa bahan aktif sebagai kandungan vaksin dibuat dengan mengambil bagian DNA virus, dan dimasukkan ke dalam sel lainnya agar jadi aktif. Kombinasi DNA dan virus ini memang ampuh mencegah beberapa penyakit menular.

Beberapa vaksin yang kandungannya telah dikombinasi dengan virus atau bakteri lain yaitu vaksin hepatitis. Vaksin ini menggunakan DNA virus hepatitis B dan DNA sel lain. Nantinya kombinasi ini akan menghasilkan protein. Protein inilah bahan aktif kandungan vaksin yang akan mencegah hepatitis.

Bahan apa lagi yang ada di dalam vaksin?

Selain bahan aktif, ada adjuvant yang ada di dalam kandungan vaksin. Ini dikenal sebagai bahan pembantu. Di mana bahan-bahan ini fungsinya memaksimalkan keampuhan vaksin dalam melawan penyakit.

Kombinasi bahan bahan aktif utama (antigen) dan adjuvant ini lebih ampuh daripada menggunakan vaksin antigen saja. Akan tetapi, perlu diketahui juga bahwa adjuvant ini lebih sering dipakai menggunakan bahan garam aluminum.

Ya, aluminium garam ini diizinkan oleh FDA (Foods and Drugs Administration, setara dengan Badan POM di Indonesia) hanya sebanyak 1,14 miligram per dosis vaksin. Badan POM mengatakan bahwa penggunaan garam aluminium pada vaksin aman dan efektif.

Selain kedua bahan aktif dan bahan pembantu, vaksin juga mengandung pelarut cairan. Biasanya menggunakan air bersih atau natrium klorida, yang juga digunakan sebagai cairan infus.

Selain bahan pelarut, ada stabilizers. Kandungan ini berfungsi untuk menstabilkan vaksin pada saat kondisi panas atau dingin misalnya. Biasanya, kandungan stabilizers ini antara lain terbuat dari gula (sukrosa dan laktosa) atau protein (albumin dan gelatin).

vaksin demam berdarah

Terdapat pengawet dalam kandungan vaksin

Selain ketiga bahan, ada pula pengawet di dalamnya. Pada dasarnya, vaksin memang butuh pengawet, tapi tidak untuk semua jenis vaksin. Pengawet ini dibutuhkan untuk mencegah pertumbuhan mikroorganisme agar vaksin tetap berfungsi baik.

Sayangnya, dari 4 jenis pengawet, ada 1 pengawet yang banyak dijadikan perdebatan. Thimerosal adalah jenis pengawet pada vaksin yang isunya bisa menyebabkan autisme dan ADHD karena terbuat dari merkuri. Namun, beberapa penelitian lanjut tidak menemukan adanya kaitan antara vaksin dengan autisme atau ADHD. 

Sedangkan kandungan merkurinya sendiri telah terbukti aman bagi tubuh dalam berbagai penelitian di seluruh dunia. Lagipula thimerosal yang terbuat dari merkuri ini juga termasuk zat kimia yang mudah dan cepat dibuang oleh tubuh. Karena itu, merkuri tidak akan mengendap dan membahayakan Anda.

Namun, untuk mengurangi risiko dan keresahan masyarakat, vaksin modern saat ini sudah tidak menggunakan thimerosal lagi. Beberapa jenis vaksin memang masih mengandung thimerosal, tapi dosisnya sangatlah kecil. Penting diingat juga, risiko terkena penyakit yang seharusnya bisa dicegah dengan pemberian vaksin masih lebih besar daripada risiko yang mungkin ditimbulkan oleh thimerosal.

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

3 Hal Penting yang Wajib Diperhatikan Jika Suka Minum Teh Saat Hamil

Selama kehamilan, Anda harus menjaga asupan makanan dan minuman, termasuk minum teh. Simak panduan aman minum teh saat hamil berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Prenatal, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 4 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

7 Manfaat Kesehatan yang Bisa Anda Dapat dari Buah Mangga

Kandungan mangga yang manis dan asam menyegarkan menjadikan buah musiman ini bintangnya rujak. Apa saja manfaat mangga untuk kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Fakta Gizi, Nutrisi 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit

5 Langkah untuk Berhenti Merokok

Berhenti merokok memang bukan perkara mudah. Mulailah dengan 5 langkah berikut.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Monika Nanda
Berhenti Merokok, Hidup Sehat 3 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Selain Mempercantik Kamar, 7 Tanaman Ini Juga Bisa Bantu Tidur Nyenyak

Beberapa jenis tanaman untuk kamar membawa efek menenangkan dan mampu membersihkan udara dari polusi, bau, dan jamur. Apa saja jenisnya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kebersihan Diri, Hidup Sehat 2 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara pakai termometer

Mengenal 4 Jenis Termometer yang Paling Umum, dan Cara Pakainya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit
obat alami dan tradisional sakit gigi berlubang

7 Obat Alami untuk Mengatasi Sakit Gigi Berlubang

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit
ciri tipes yang parah

Waspadai 3 Ciri Tipes yang Sudah Parah Agar Tidak Berakibat Fatal

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit
mencium bau

Kenapa Beberapa Orang Cenderung Susah Mencium Bau?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit