Bisakah Orangtua Tahu Anaknya Kidal Sejak Masih Dalam Kandungan?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 24 Juni 2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang
Artikel ini berisi:

    Satu dari 10 orang di dunia ini terlahir dengan tangan dominan kiri alias bertangan kidal. Lantas, apa yang menyebabkan anak kidal dari lahir, dan kapan orangtua bisa tahu apakah anaknya kidal atau tidak sejak masih dalam kandungan? Bisakah pemeriksaan USG bantu memprediksi hal tersebut? Simak ulasannya di sini.

    Apa yang membuat anak kidal?

    Para ahli percaya bahwa penyebab seseorang bisa menjadi kidal berasal dari saraf di sumsum tulang belakang. Awalnya, banyak peneliti yang mengira korteks motorik otaklah yang mengirimkan sinyal ke sumsum tulang belakang untuk menggerakkan tangan dan kaki. Namun, sebuah penelitian dari Ruhr University Bochum di Jerman melaporkan bahwa korteks motorik otak bahkan belum terhubung ke sumsum tulang belakang di usia kehamilan 8 minggu.

    Padahal, bayi sudah bisa menggerakkan tangan ke arah yang lebih disukainya di usia tersebut. kecenderungan untuk lebih memakai salah satu sisi tangan sudah terbentuk sejak dalam minggu ke-8 kehamilan. Sementara itu, kebiasaan mengemut jempol dengan salah satu sisi tangan muncul di minggu ke-13 berdasarkan pemeriksaan lewat USG. Dengan kata lain, bayi sudah memulai gerakan dan bisa memilih tangan favoritnya bahkan sebelum otak mulai mengendalikan gerak tubuhnya.

    Teori ini disimpulkan setelah tim peneliti mengamati rangkaian DNA di sumsum tulang belakang bayi pada minggu ke-8 hingga ke-12 kehamilan. Mereka menemukan bahwa rangkaian DNA dalam segmen saraf di sisi kanan dan kiri sumsum tulang yang mengendalikan gerak kaki dan tangan cukup berbeda jauh. 

    “Ini bukan hal yang mustahil karena banyak serabut saraf menyeberang dari satu sisi ke sisi lain di batas antara otak belakang dan sumsum tulang belakang,” jelas Carolien de Kovel, penulis utama studi dan peneliti di Max Plank Institute for Psycholinguistics. Peneliti menyimpulkan bahwa perbedaan ini bisa dipengaruhi oleh lingkungan, yang nantinya akan berpengaruh pada tumbuh kembang bayi. 

    Sederhananya, perkembangan tangan kidal sudah terjadi sejak dalam kandungan. Faktor genetik dan paparan lingkungan selama kehamilan sama-sama berperan menjadikan seseorang bertangan kiri, tutup de Kovel.

    Kapan orangtua bisa tahu anaknya kidal atau tidak?

    Meski anak sudah mulai menunjukkan kecenderungan memakai tangan “favoritnya” sejak masih dalam perut ibunya, hal tersebut tidak menjadi faktor penentu apakah anak tersebut akan benar-benar bertangan kiri atau tidak saat besar nanti.

    Dilansir dari Baby Center, sebagian besar anak mulai menunjukkan tangan yang dominan sekitar usia 2 atau 3 tahun. Ada juga yang sudah terlihat sejak 18 bulan. Beberapa anak bahkan bisa menggunakan kedua tangan sama aktifnya sampai mereka berusia 5 atau 6 tahun.

    Jika Anda ingin tahu apakah bayi Anda kidal atau tidak, Anda bisa mengetahuinya dengan mencoba memberikan mainan dan menunggu dia meraihnya. Coba gelindingkan bola dan lihat tangan mana yang akan meraih bola lebih dahulu. Anak akan cenderung menggunakan tangan dominannya untuk meraih mainan karena tangan tersebut dirasa lebih cekatan dan kuat.

    Apakah anak yang kidal harus diajarkan pakai tangan kanan?

    Para ahli berpendapat bahwa orangtua tidak perlu memaksa anak untuk mengubah tangan dominannya jika ia memang terlahir kidal. Pemaksaan justru akan membuat anak frustrasi dan menghambat proses belajarnya karena sistem saraf dan otaknya tidak dirancang untuk melakukan segala sesuatunya dengan tangan kanan.

    Yang perlu dipahami, tangan kidal bukanlah sebuah kutukan. Setiap anak adalah anugerah dan karunia bagi orangtua. Dorong anak agar percaya diri dengan keunikannya dan berikan anak alat atau instrumen yang dirancang memang untuk digunakan oleh orang kidal. Contohnya, gunting kidal atau gitar khusus orang kidal.

    Ketika anak sudah cukup besar, berikan pemahaman bahwa meski dirinya berbeda dari teman-temannya, bukan berarti ia buruk. Ingatkan pada anak bahwa beberapa orang yang paling kuat, pintar, atau berprestasi di dunia adalah orang-orang kidal. Ceritakan tokoh-tokoh kidal yang bisa membangun kepercayaan diri anak.

    Orang-orang kidal bahkan dikenal memiliki kemampuan untuk berpikir kreatif dan kritis di luar perkiraan, dan ini yang memudahkan mereka nantinya untuk memecahkan masalah baik di sekolah atau di rumah. Biasanya anak kidal memiliki imajinasi, kreativitas, dan pengendalian emosi yang lebih baik dibandingkan anak yang dominan menggunakan tangan kanan.

     

    Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

    Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

    Cek Di Sini!
    parenting

    Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

    Was this article helpful for you ?
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    5 Tips Mengajarkan Sopan Santun di Tempat Umum Kepada Anak

    Mengajarkan sopan santun di tempat umum merupakan salah satu unsur penting dalam mendukung perkembangan emosional anak. Lantas, bagaimana caranya?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Diah Ayu
    Anak 1-5 Tahun, Parenting, Perkembangan Balita 9 Oktober 2019 . Waktu baca 4 menit

    Kenali 4 Manfaat Susu Organik untuk Mendukung Kecerdasan Anak

    Kandungan nutrisi pada susu organik memiliki manfaat besar untuk perkembangan anak, terutama dalam menunjang kecerdasan. Yuk, berikan si kecil susu organik!

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Diah Ayu
    Konten Bersponsor
    manfaat susu organik untuk kecerdasan anak
    Anak 1-5 Tahun, Gizi Balita, Parenting 3 Juli 2019 . Waktu baca 4 menit

    5 Cara Mengajari Anak untuk Berterima Kasih Kepada Orang Lain

    Ucapan terima kasih adalah cara untuk menghargai orang lain, dan si kecil perlu memahaminya sejak dini. Berikut 5 cara mengajari anak untuk berterima kasih.

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Diah Ayu
    Anak 1-5 Tahun, Parenting, Perkembangan Balita 8 April 2019 . Waktu baca 4 menit

    Elkana

    Elkana adalah suplemen vitamin dan mineral pada anak-anak dan orang dewasa. Cari tahu dosis serta peringatan pemakaian suplemen ini di Hello Sehat.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Obat A-Z, Obat-obatan & Suplemen A-Z 13 Maret 2019 . Waktu baca 7 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    Konten Bersponsor
    Cara untuk Meningkatkan Kecerdasan Anak pada Usia 1 - 3 Tahun

    5 Tips untuk Meningkatkan Kecerdasan Anak Usia 1-3 Tahun

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Maria Amanda
    Dipublikasikan tanggal: 29 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
    Konten Bersponsor
    manfaat omega 3 untuk kecerdasan anak

    Manfaat Omega 3 dan 6 untuk Kecerdasaan Otak Anak

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Maria Amanda
    Dipublikasikan tanggal: 29 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
    memberikan hadiah ke anak

    Aturan Memberikan Hadiah ke Anak Agar Tak Berdampak Negatif

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Dipublikasikan tanggal: 18 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
    anak merapikan mainan

    7 Tips Mengajarkan Anak Agar Rajin Merapikan Mainan Sendiri

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Diah Ayu
    Dipublikasikan tanggal: 6 April 2020 . Waktu baca 5 menit