Apa Sebenarnya Penyebab Orang Kidal?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 12 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Sepuluh persen dari total 7,6 miliar manusia di dunia adalah orang kidal. Orang kidal tidak hanya menggunakan tangan kiri mereka untuk menulis, makan, menyisir rambut, sampai mengupil, namun juga mengunyah di sisi kiri mulut dan melangkah lebih dulu dengan kaki kiri. Apa, sih, yang menyebabkan orang kidal?

Bayi sudah bisa menggerakkan tangannya sejak dalam kandungan

Dikutip dari Medical Daily, kecenderungan untuk lebih memakai salah satu sisi tangan sudah terbentuk sejak dalam kandungan — tepatnya di minggu ke-8 kehamilan. Sementara itu, kebiasaan mengemut jempol dengan salah satu sisi tangan muncul di minggu ke-13 berdasarkan pemeriksaan lewat USG.

Sebuah tim peneliti gabungan dari Belanda, Inggris, dan Cina menemukan bahwa penyebab seseorang bisa menjadi kidal berasal dari saraf di sumsum tulang belakang. Temuan ini membantah teori-teori lama yang menyebut bahwa otak adalah menjadi penentu utamanya.

Awalnya, banyak peneliti yang mengira korteks motorik otaklah yang mengirimkan sinyal ke sumsum tulang belakang untuk menggerakkan tangan dan kaki. Namun penelitian tersebut melaporkan bahwa korteks motorik bahkan belum terhubung ke sumsum tulang belakang di usia kehamilan 8 minggu. Padahal, bayi sudah bisa menggerakkan tangan ke arah yang lebih disukainya di usia tersebut. Dengan kata lain, bayi sudah bisa memulai gerakan dan memilih tangan favoritnya sebelum otak mulai mengendalikan gerak tubuhnya.

orang kidal rentan kena penyakit tbc

Faktor genetik dan lingkungan memengaruhi kecenderungan seseorang untuk bertangan kidal

Para peneliti dari Ruhr University Bochum, Jerman, mengamati rangkaian DNA di sumsum tulang belakang bayi pada minggu ke-8 hingga ke-12 kehamilan. Mereka menemukan bahwa rangkaian DNA dalam segmen saraf yang mengendalikan gerak kaki dan tangan di kanan dan kiri sumsum tulang cukup berbeda jauh. 

“Ini bukan hal yang mustahil karena banyak serabut saraf menyeberang dari satu sisi ke sisi lain di batas antara otak belakang dan sumsum tulang belakang,” jelas Carolien de Kovel, penulis utama studi dan peneliti di Max Plank Institute for Psycholinguistics. Peneliti menyimpulkan bahwa perbedaan ini bisa dipengaruhi oleh lingkungan, yang nantinya akan berpengaruh pada tumbuh kembang bayi. 

Sederhananya, perkembangan tangan kidal sudah terjadi semenjak dalam kandungan. Faktor genetik dan paparan lingkungan selama kehamilan sama-sama berperan menjadikan seseorang bertangan kiri, tutup de Kovel.

Jadi orang kidal justru banyak keunggulannya

Meski termasuk “populasi langka”, Anda yang bertangan kidal jangan berkecil hati. Pangeran William, Bill Gates, Oprah Winfrey, Barack Obama, Kurt Cobain, hingga Maradona adalah tokoh terkenal dunia yang bertangan kiri.

Penelitian mengungkapkan beberapa keistimewaan menjadi orang kidal, di antaranya:

Lebih kreatif

Menurut penelitian di Journal of Mental and Nervous Disease, musisi, pelukis, dan penulis kebanyakan cenderung kidal. Michael Corballis, PhD, spesialis otak sekaligus seorang psikolog di University of Auckland di Selandia Baru menunjukkan fakta orang kidal cenderung berpikiran kreatif untuk menyelesaikan masalah

Orang kidal cenderung cerdas

Menurut sebuah studi dari St. Lawrence University, Amerika, orang kidal cenderung cerdas. Banyak orang-orang kidal yang memiliki IQ lebih dari 140 seperti Da Vinci, Michelangelo, Einstein, dan Newton. Selain itu orang kidal biasanya lebih doyan mengamati dan memiliki kemampuan berbahasa yang baik.

Bisa pakai dua tangan

Banyaknya perkakas rumah tangga dan kegiatan yang ditujukan untuk orang-orang tangan kanan pada akhirnya “memaksa” orang kidal untuk mengikuti arus dan melatih tangan kanannya. Hasilnya, tak jarang orang kidal yang akhirnya mampu menggunakan kedua tangannya dengan sama baik. Orang-orang ini disebut sebagai ambidexterous, dan bahkan lebih langka lagi populasinya di seluruh dunia.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Omphalocele

Omphalocele atau omfalokel adalah kondisi cacat lahir pada bayi. Cari tahu gejala, penyebab, diagnosis, serta pengobatannya di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Gangguan Saraf pada Anak, Kesehatan Anak, Parenting 7 Mei 2020 . Waktu baca 9 menit

3 Cara Mudah Melatih Diri Sendiri Agar Luwes Pakai Tangan Kanan dan Kiri (Ambidextrous)

Ambidextrous adalah orang yang dapat menggunakan tangan kanan maupun kiri sama baiknya. Jika Anda tertarik menjadi ambidexterous, berikut cara dan tipsnya.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan, Informasi Kesehatan 19 Desember 2019 . Waktu baca 4 menit

Ternyata, Mendengkur Bisa Dipengaruhi Oleh Faktor Genetik, Ini Dia Alasannya

Orang yang berasal dari keluarga pendengkur mungkin merasa akan terpengaruh oleh kebiasaan tersebut. Benarkah demikian ngorok termasuk penyakit keturunan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Pola Tidur Sehat, Sleep Apnea 19 Oktober 2019 . Waktu baca 3 menit

Apa Itu Saraf Tulang Belakang?

Peran saraf tulang belakang adalah mengirimkan sinyal ke otak Anda untuk melakukan pergerakan. Simak artikel ini untuk pengetahuan lebih lanjut

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Kesehatan Otak dan Saraf 9 Juni 2019 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

tidur lebih lama

Kenapa Ada yang Butuh Tidur Lebih Lama Daripada Orang Lain?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 14 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
berat dan tinggi badan ideal anak 6-9 tahun

Berat dan Tinggi Badan Ideal Anak Usia 6-9 Tahun

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
kanker otak glioblastoma

Glioblastoma

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 10 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
cacat lahir

Cacat Lahir pada Bayi: Ketahui Penyebab dan Cara Mencegahnya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 2 Oktober 2020 . Waktu baca 11 menit