home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

6 Cara Ampuh Menghilangkan Bekas Gigitan Nyamuk pada Bayi

6 Cara Ampuh Menghilangkan Bekas Gigitan Nyamuk pada Bayi

Gigitan nyamuk atau serangga kerap menimbulkan bentol atau bekas merah pada kulit si kecil. Meski telah menggunakan losion khusus atau bahkan kelambu, kondisi ini tetap saja sulit dicegah. Jangan hanya dibiarkan, berikut cara yang bisa orangtua lakukan untuk menghilangkan bekas gigitan nyamuk pada bayi.

Cara menghilangkan bekas gigitan nyamuk pada bayi

Gigitan Nyamuk

Saat nyamuk berhasil hinggap dan menusuk kulit si kecil, maka yang akan terjadi adalah muncul kemerahan serta bentol kecil.

Mengutip dari The Royal Chidren’s Hospital Melbourne, sebagian besar gigitan nyamuk tidaklah beracun. Akan tetapi, sering kali hal ini menimbulkan rasa gatal yang membuat anak menjadi tidak nyaman.

Oleh karena itu, merawat kulit bayi yang terkena gigitan nyamuk atau serangga sangat diperlukan.

Walaupun bentol atau kemerahan dapat menghilang dengan sendirinya, berikut adalah cara menghilangkan bekas gigitan nyamuk pada kulit bayi.

1. Mengoleskan salep

Sebagian besar obat gatal berfungsi untuk meredakan gatal akibat gigitan nyamuk. Namun, ada juga obat atau salep yang mempunyai efek dingin seperti calamine.

Selain meredakan gatal, salep ini juga dapat Anda manfaatkan sebagai cara menghilangkan bekas gigitan nyamuk pada kulit bayi.

Biasanya, kemerahan mereda serta bentol akan lebih cepat kempes setelah Anda mengoleskannya.

2. Kompres es

Saat Anda sedang bepergian dan tidak membawa salep khusus, coba untuk mengompres kulit si kecil dengan es batu yang ditaruh dalam kain atau handuk tipis.

Efek dingin ini membantu bentol lebih cepat kempes sehingga bekas gigitan nyamuk pun perlahan memudar.

Hindari menempelkan es batu pada kulit secara langsung untuk mencegah terjadinya iritasi tambahan. Lakukan selama 5 – 10 menit saja karena kulit si kecil masih sangat sensitif.

3. Gunakan lidah buaya

Tak hanya dapat Anda gunakan sebagai perawatan rambut bayi, lidah buaya juga dapat bermanfaat sebagai salah satu cara menghilangkan bekas gigitan nyamuk pada si kecil.

Hal ini karena lidah buaya mempunyai sifat anti radang yang dapat membantu menyembuhkan luka ringan juga menenangkan gatal serta infeksi.

Cukup oleskan cairan atau gel lidah buaya baik yang asli maupun olahan secara teratur hingga bekasnya pelan-pelan memudar.

4. Mengoleskan madu

Walaupun bayi baru lahir belum diperbolehkan untuk mengonsumsi madu secara langsung, Anda bisa menggunakannya untuk membantu menghilangkan bekas gigitan nyamuk pada bayi.

Tak hanya memberikan rasa manis, madu juga mempunyai kandungan anti radang serta anti bakteri yang bersifat menyembuhkan.

Oleskan madu secukupnya pada area kulit bayi yang kemerahan. Lakukan cara ini untuk bantu menghilangkan peradangan atau bentol bekas gigitan nyamuk pada kulit bayi.

5. Bersihkan kulit dengan oatmeal

Ketika gatal dan kemerahan sudah mengilang, terkadang gigitan nyamuk juga bisa meninggalkan bekas kecokelatan atau kehitaman pada kulit.

Salah satu cara yang bisa orangtua lakukan untuk menghilangkan bekas gigitan nyamuk pada kulit adalah dengan menggunakan scrub alami seperti oatmeal.

Perawatan bayi yang satu ini bisa Anda coba karena oatmeal mempunyai kandungan yang bermanfaat untuk melindungi kulti dari iritasi.

Selain itu, oatmeal juga merupakan bahan eksfoliasi alami sehingga bermanfaat untuk mengangkat sel kulit mati.

Gosok pelan kulit bayi dengan oatmeal yang sudah dicampur dengan air atau susu hangat. Untuk memudahkan, pastikan teksturnya tidak terlalu cair ya, Bu.

6. Aplikasikan minyak kelapa

Minyak kelapa mempunyai kandungan asam lemak serta mikronutrien yang bermanfaat untuk membantu menyembuhkan serta mengembalikan kondisi kulit.

Anda perlu beberapa kali mengoleskan minyak kelapa pada area kulit bayi yang terdapat bekas gigitan nyamuk karena ini tergolong cara alami untuk membantu menghilangkannya.

Apabila setelah menggunakan cara di atas tetapi bekas gigitan nyampuk pada bayi tidak juga menghilang bahkan muncul luka baru, segera konsultasikan dengan dokter.

Hal ini perlu Anda lakukan untuk mencegah terjadinya alergi berkelanjuran, penyakit kulit, hingga masalah kesehatan lainnya.

Berbagai cara ini membantu menghilangkan bekas gigitan nyamuk atau serangga lain pada kulit bayi meski tidak secara instan.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Mosquito bites – Diagnosis and treatment – Mayo Clinic. (2021). Retrieved 9 April 2021, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/mosquito-bites/diagnosis-treatment/drc-20375314

Melbourne, T. (2021). Kids Health Information : Insect bites and stings . Retrieved 9 April 2021, from https://www.rch.org.au/kidsinfo/fact_sheets/Insect_bites_and_stings/

Insect bites and insect stings. (2021). Retrieved 9 April 2021, from https://raisingchildren.net.au/guides/a-z-health-reference/insect-bites-stings

Mosquito Bite. (2021). Retrieved 9 April 2021, from https://www.seattlechildrens.org/conditions/a-z/mosquito-bite/

Get the facts: Using apple cider vinegar to treat eczema. (2018). Retrieved 9 April 2021, from https://nationaleczema.org/get-the-facts-acv/

Davood Hekmatpou, P. (2019). The Effect of Aloe Vera Clinical Trials on Prevention and Healing of Skin Wound: A Systematic Review . Iranian Journal Of Medical Sciences, 44(1), 1. Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6330525/

Oatmeal | DermNet NZ. (2021). Retrieved 9 April 2021, from https://dermnetnz.org/topics/oatmeal/

Kim, S., Jang, J., Kim, J., Lee, Y., Lee, D., Song, S., & Lee, J. (2017). Enhanced barrier functions and anti-inflammatory effect of cultured coconut extract on human skin. Food And Chemical Toxicology, 106, 367-375. doi: 10.1016/j.fct.2017.05.060

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Atifa Adlina Diperbarui 15/06/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Damar Upahita
x