home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Ibu, Ini Bahanya Menggunakan Bantal Bayi Saat Si Kecil Tidur

Ibu, Ini Bahanya Menggunakan Bantal Bayi Saat Si Kecil Tidur

Penggunaan bantal memang dapat membuat tidur menjadi lebih nyaman. Akan tetapi, hal ini tidak berlaku pada bayi termasuk bayi baru lahir. Anda perlu memikirkan ulang apabila ingin memberikan bantal untuk bayi yang sedang tidur. Jadi, apakah perlu memberikan bantal untuk anak atau malah berbahaya? Simak penjelasannya di bawah ini.

Mengapa bantal untuk bayi berbahaya?

bantal untuk bayi apakah perlu

Banyak orangtua yang sudah menyiapkan segala keperluan si kecil termasuk bantal untuk bayi baru lahir.

Kkebanyakan dari bantal tersebut mempunyai bentuk yang bervariasi karena menyesuaikan dengan kepala bayi.

Dikutip dari American Academy of Pediatric, sebaiknya jauhkan benda seperti bantal, selimut, hingga mainan di area tidur anak Anda

Pada masa perkembangan bayi, ia tidak memerlukan bantal saat tidur. Maka dari itu, sebaiknya pikirkan kembali keinginan Anda karena hal ini dianggap berbahaya.

Penggunaan bantal untuk bayi tidak disarankan karena akan meningkatkan risiko sudden infant death syndrome (SIDS) atau kematian mendadak, terutama pada anak yang berusia di bawah satu tahun.

Hal ini juga diperkuat dari pernyataan National Institute of Child Health and Human Development (NICHHD), yang juga merekomendasikan untuk tidak memberikan bantal pada bayi di bawah usia satu tahun.

Kebanyakan orang dewasa mungkin akan merasa tidak nyaman apabila tidak menggunakan bantal saat tidur. Akan tetapi, berbeda keadaannya dengan bayi.

Hal ini karena penggunaan bantal dapat menutupi mulut dan hidung anak saat tidur sehingga menyebabkan ia susah bernapas.

Terlebih jika Anda dan bayi tidur pada kamar terpisah sehingga pengawasan jadi kurang maksimal.

Ketika Anda dan pasangan lengah, bantal bisa saja menutupi wajahnya dalam jangka waktu lama dan mengakibatkan SIDS.

Masih dikutip dari American Academy of Pediatric, sekitar 3500 bayi meninggal setiap tahunnya di Amerika Serikat karena kematian saat tidur.

Sebagian besar kasus kematian ini terjadi pada bayi yang berusia tiga bulan atau kurang karena menggunakan bantal untuk menopang kepalanya.

Untuk mengurangi risiko SIDS dan kejadian fatal saat tidur, sebaiknya:

  • Tidurkan bayi dengan posisi telentang agar pernapasan bayi tidak terganggu.
  • Jangan tutupi kepala dan wajah bayi saat tidur.
  • Jauhi bayi dari asap rokok.
  • Persiapkan suasana yang nyaman saat bayi tidur pada siang maupun malam hari.
  • Berikan ASI pada bayi sebelum tidur agar ia merasa kenyang.

Kapan sebaiknya bayi diberi bantal saat tidur?

Seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa bantal untuk bayi bisa menjadi hal yang berbahaya.

Apalagi untuk bayi baru lahir karena saat bantal menutupi wajahnya, ia belum mampu melakukan refleks untuk menyingkirkan benda tersebut guna menolong dirinya.

Hingga kini, belum ada penelitian pasti yang menunjukkan hingga 100% kapan sebaiknya memperbolehkan anak menggunakan bantal saat tidur.

Walaupun Anda sebaiknya tidak memberikan bantal pada bayi, ada usia yang dianggap aman untuk anak menggunakan bantal.

Anda bisa mulai memberikan bantal untuk anak saat usianya sudah lebih dari 18 bulan hingga sekitar 3 tahun.

Pada usia ini, bayi atau anak sudah dirasa mampu untuk melakukan gerakan tertentu sehingga jika ada bantal yang menutupi wajahnya, maka ia sudah bisa menyingkirkannya.

Dari berbagai macam jenis dan bentuk bantal anak, pilihlah bantal yang kecil dan datar sehingga dapat menopang lehernya dengan baik.

Apa yang harus diperhatikan agar bayi tidur dengan aman?

Saat bantal untuk bayi yang sudah Anda persiapkan akhirnya tidak digunakan, singkirkan kekhawatiran bahwa anak tidak bisa tidur dengan nyenyak.

Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan orangtua agar bayi bisa tidur dengan nyaman dan aman, yaitu:

1. Memosisikan untuk tidur telentang

Hal pertama yang perlu Anda perhatikan adalah dengan membiasakan menaruh bayi di tempat tidurnya saat sudah masuk waktu tidur. Ini dilakukan agar ia mengenali keadaan disekitarnya.

Menaruhnya di tempat tidur pada waktunya juga dilakukan agar ia merasa nyaman serta menghindari bayi terjatuh saat tidur.

Lalu, pastikan bayi tidur dalam posisi telentang. Hal ini karena dalam posisi menyamping ataupun tengkurap bisa meningkatkan risiko bayi tersedak hingga susah bernapas.

2. Hindari penggunaan selimut

Selain itu, yang juga harus diperhatikan adalah temperatur ruangan. Jangan biarkan bayi kedinginan atau kepanasan.

Jika cuaca sedang dingin, sebaiknya pakaikan baju tidur dengan bahan yang lebih tebal atau membedong bayi daripada memberikannya selimut.

Hampir sama seperti penggunaan bantal untuk bayi, selimut juga dikhawatirkan akan menutupi wajah bayi sehingga mengganggu pernapasannya saat tidur.

Hati-hati juga saat membedong bayi, beri sedikit kelonggaran agar bayi masih dapat bebas bergerak dan tidak sulit bernapas.

Untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap, konsultasikan mengenai kebiasaan yang baik untuk bayi dengan dokter anak.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Safe Sleep Recommendations. (2020). Retrieved 28 December 2020, from https://www.aap.org/en-us/advocacy-and-policy/aap-health-initiatives/safe-sleep/Pages/Safe-Sleep-Recommendations.aspx#

How to Keep Your Sleeping Baby Safe: AAP Policy Explained. (2020). Retrieved 28 December 2020, from https://www.healthychildren.org/English/ages-stages/baby/sleep/Pages/A-Parents-Guide-to-Safe-Sleep.aspx

Do Not Use Infant Sleep Positioners Due to the Risk of Suffocation. (2020). Retrieved 28 December 2020, from https://www.fda.gov/consumers/consumer-updates/do-not-use-infant-sleep-positioners-due-risk-suffocation

When Can Your Baby Sleep With a Pillow?. (2020). Retrieved 28 December 2020, from https://www.whattoexpect.com/first-year/ask-heidi/pillow-for-baby.aspx

 

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Atifa Adlina
Tanggal diperbarui 10/02/2021
x