3 Ciri Kulit Bayi Anda Sensitif dan Perlu Perawatan Khusus

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 2 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Kulit bayi baru lahir memang terkenal lembut dan sensitif. Tapi, ada beberapa bayi yang memang terlahir dengan jenis kulit sensitif. Oleh karena itu, orangtua harus lebih jeli mengenali ciri kulit bayi sensitif sehingga Anda jadi lebih tahu apa yang harus dilakukan untuk merawatnya.

Mengapa kulit bayi sensitif?

Pada dasarnya, kulit bayi memang sensitif. Michael Freeman, seorang dokter ahli kulit dari The Skin Centre, menjelaskan dalam Essential Baby Australia bahwa ada perbedaan cukup jelas antara kulit bayi dengan kulit orang dewasa. Pasalnya, kulit bayi masih terus berkembang pada tahun pertamanya dan rentan terhadap infeksi.

Lapisan terluar kulit (epidermis) berperan penting sebagai garis pertahanan terdepan tubuh. Epidermis berfungsi melindungi organ-organ dalam tubuh untuk tidak kekurangan air sambil sekaligus menjaga agar tidak kebanyakan air yang masuk ke dalam tubuh. Dengan kata lain, epidermis mengatur banyaknya kadar air yang masuk-dan keluar. Epidermis juga berfungsi sebagai pelindung organ dalam tubuh dari kuman dan virus penyebab penyakit.

Namun, lapisan epidermis kulit bayi masih amat tipis dan pada dasarnya belum terbentuk pelembab alami seperti pada manusia dewasa. Inilah yang membuat kulit mereka rawan kehilangan banyak air dibandingkan dengan orang dewasa.

Ciri kulit bayi sensitif yang perlu perawatan khusus

Ada beberapa ciri kulit bayi sensitif yang memerlukan perawatan ekstra daripada biasanya. Kulit sensitif juga umumnya lebih umum muncul pada bayi prematur. Sebab, epidermis mereka belum berkembang cukup baik seperti bayi lainnya. Brikut ciri kulit bayi sensitif yang perlu Anda perhatikan.

1. Terdapat ruam atau bintik-bintik merah

Bintik-bintik merah pada bayi pada dasarnya normal. Ruam ada karena reaksi tubuh melawan zat asing dari luar. Namun, jika Anda sadar bahwa semakin banyak bintik merah yang muncul, bisa jadi ini tanda reaksi alergi dari kandungan zat benda tertentu. Bawa ke dokter untuk berkonsultasi.

2. Tekstur kulit bayi terlihat sangat kering

Bayi rentan memiliki kulit kering karena fungsi epidermisnya belum sepenuhnya berkembang. Namun, jika kulit bayi terlihat sering kusam dan sangat kering, Anda perlu lebih ekstra ketat dalam menjaga kelembapan kulitmya. Sering-seringlah oleskan pelembab khusus untuk kulit bayi untuk mencegah kulit iritasi, terutama pada bagian lipatan kulit yang sering berkeringat. Konsultasikan pada dokter jika pelembabnya malah membuat reaksi alergi pada kulit bayi.

3. Kulit bayi rentan terkena berbagai macam penyakit

Ciri kulit bayi sensitif juga dapat ditandai oleh kulit yang rentan terkena berbagai macam penyakit, seperti biduran, eksim, biang keringat, kurap (infeksi kulit oleh jamur), ruam popok, hingga impetigo (infeksi kulit oleh bakteri). Penyakit-penyakit ini pada dasarnya akan membaik selama beberapa waktu bersamaan dengan berkembangnya sistem imun tubuh bayi. Namun, setelah beberapa hari jika tidak kunjung membaik, Anda perlu konsultasikan ke dokter.

Jangan berlebihan membersihkan kulit bayi yang sensitif

Menurut Freeman, ada beberapa kesalahan umum yang dilakukan orang tua kepada bayinya ketika datang ke rumah sakit. Salah satunya adalah over cleansing atau berlebihan dalam membersihkan bayi. Biasanya, orang tua menggunakan sabun dan sampo yang memiliki bahan keras saat mandi, memandikan bayi terlalu lama, atau bahkan mengatur air mandi yang terlalu panas. Ini tidak baik bagi kulit bayi.

Pada dasarnya, ada banyak koloni bakteri yang berada di sekujur tubuh bayi. Bakteri ini membantu memengaruhi perkembangan sistem pertahanan atau sistem imun pada kulit bayi. Seperti yang telah Anda ketahui, tubuh manusia memberikan respon terhadap zat asing dan memperkaya informasi untuk meningkatkan pertahanannya.

Berlebihan dalam membersihkan kulit bayi akan membuat keseluruhan bakteri mati sehingga sistem imun pada kulit tidak berkembang dengan baik. Suhu yang terlalu panas juga dapat mematikan bakteri. Ini yang membuat kulit bayi rawan terkena berbagai macam infeksi kedepannya.

Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk mengetahui cara yang tepat merawat kulit bayi yang sensitif.

 

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Bukan Hanya Kelahiran Prematur, Ini Kondisi Bayi Lainnya yang Perlu Dirawat di Inkubator

Inkubator bayi umumnya dipakai saat baru lahir. Namun, tak semua bayi baru lahir perlu inkubator, lho! Sudah tahukah fungsi dan alasan bayi dirawat di inkubator?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Bayi, Perawatan Bayi, Parenting 5 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

8 Cara Ampuh Mengatasi Biang Keringat pada Bayi

Biang keringat membuat si kecil tidak nyaman. Jangan cemas, Anda bisa mengikuti cara mengatasi biang keringat pada bayi berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Penyakit pada Anak, Kesehatan Anak, Parenting 30 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Bayi Susah Tidur dan Terus Rewel? Coba 4 Upaya Ini untuk Mengatasinya

Terkadang bayi tidak mau tidur dan menangis terus karena kedinginan, atau malah karena bedongnya terlalu ketat. Cari tahu cara mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Bayi, Parenting, Bayi Satu Tahun Pertama 28 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Ruam Popok, Masalah Kulit Bayi yang Paling Sering Terjadi

Bayi yang keseringan pakai popok, memang rentan terkena ruam popok. Jangan khawatir, ikuti cara ini untuk mengobati dan mengatasi ruam popok.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Penyakit Kulit pada Anak, Kesehatan Anak, Parenting 25 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit

Direkomendasikan untuk Anda

pengertian micellar water adalah

Mengungkap Serba-serbi Micellar Water, Amankah Bagi Wajah?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
umur bayi keluar rumah

Usia Berapa Bayi yang Baru Lahir Diperbolehkan Keluar Rumah?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 18 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
baby spa

Bukan Sekadar Berendam, Ini Manfaat Baby Spa untuk Si Kecil

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 17 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
bercak putih pada kulit bayi

4 Kondisi yang Menjadi Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 10 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit