Pijat Bayi di Rumah, Ketahui Manfaat dan Cara Melakukannya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 31 Desember 2020 . Waktu baca 9 menit
Bagikan sekarang

Melakukan pijat bayi atau baby massage menjadi salah satu tren yang cukup digemari orangtua. Tak selalu harus ke tempat pijat bayi, Anda juga bisa lho, melakukannya di rumah. Berikut cara memijat bayi yang benar dan aman serta sejumlah manfaat dari pijat bayi.

 

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Apa saja manfaat dari pijat bayi?

manfaat pijat bayi baby massage

Pijat bayi (baby massage) tidak hanya dilakukan sebagai perawatan bayi baru lahir, tetapi juga bermanfaat untuk membuat bayi lebih rileks.

Selain itu, pijat bayi juga bisa menjadi cara bonding atau mendekatkan diri antara Anda dengan bayi baru lahir.

Berikut penjelasan lengkap mengenai apa saja manfaat pijat bayi, di antaranya adalah:

1. Pijat bayi membuat lebih rileks

Bingung dengan penyebab bayi menangis secara tiba-tiba? Tangisan ini juga sering membuat orangtua panik bagaimana cara menenangkannya.

Padahal, ia bisa dihibur dan langsung diam hanya dengan pelukan. Melakukan sentuhan fisik dengan pelukan atau pijatan mampu menenangkan si kecil.

Manfaat pertama dari pijat bayi adalah melancarkan peredaran darahnya serta meningkatkan kadar hormon oksitosin.

Hal ini akan membuatnya lebih rileks dan senang. Jika bayi Anda rewel dan mudah gelisah, melakukan pijatan bisa jadi solusinya.

Memijat bayi juga bisa mengurangi rasa sakit atau tidak nyaman saat ia mengalami masalah pencernaan atau saat giginya mau tumbuh.

2. Bayi tidur lebih pulas

Pijatan membuat tubuh si kecil menjadi lebih rileks yang akan berpengaruh pada jam tidur bayi. Umumnya, setelah dipijat ia menjadi lebih mudah terlelap.

Ketika bayi Anda tidur dengan nyenyak, ia akan pulas semalaman tanpa harus terbangun pada tengah malam dan menangis.

Tidur yang tidak nyaman menjadi penyebab bayi terbangun di tengah malam dan menangis.

Anda bisa mencoba melakukan pijat bayi di sore hari, sehingga di waktu tidurnya ia tidak rewel dan bisa tertidur pulas.

3. Membentuk ikatan batin yang lebih kuat

Mengutip dari NCT, memijat bayi adalah bentuk komunikasi antara orangtua dengan bayi.

Sebelum mengerti bahasa dan ucapan, ia terlebih dahulu berkomunikasi lewat sentuhan fisik.

Anda juga bisa memijat sambil mengajaknya bicara dengan nada yang menenangkan. Bayi pun akan belajar untuk memercayai sentuhan dan arahan Anda.

4. Melatih kepekaan saraf dan indra peraba bayi

Lewat sentuhan lembut, bayi akan menerima stimulasi positif bagi saraf dan indra perabanya yang belum sempurna.

Pijat yang dilakukan juga akan merangsang saraf bayi. Selain itu, otot-otot bayi juga akan jadi lebih fleksibel dan kuat.

5. Mendukung pertumbuhan otak bayi

Tanpa disadari, manfaat pijat bayi juga dirasakan oleh otak si kecil. Pengalaman ini akan merangsang lahirnya sel-sel otak baru yang diperlukan bagi tumbuh kembang otak.

Lewat pijat bayi, ia akan belajar berbagai hal baru. Mulai dari variasi sentuhan, aroma dari minyak pijat, hingga komunikasi antara ibu dengannya.

Stimulasi tersebut juga akan menghasilkan mielin, yaitu zat pada otak yang bertanggung jawab untuk mengatur impuls saraf yang berkaitan dengan kemampuan motorik dan sensorik.

6. Menambah kepercayaan diri orangtua

Banyak orangtua yang merasa kewalahan, takut, dan cemas berlebihan setelah melahirkan bayi.

Memiliki buah hati memang merupakan pengalaman yang mendebarkan, tetapi juga penuh dengan kehangatan dan cinta.

Lewat memijat bayi, Anda akan mengatasi rasa cemas serta gugup sehingga menjadi lebih tenang, berpikir positif, dan percaya diri dalam menghadapi buah hati.

7. Mendukung perkembangan anak

Pijat bayi juga bermanfaat untuk perkembangan serta pertumbuhan anak, terutama pada bayi prematur.

Ini bisa membuat perkembangan bayi yang lahir prematur menjadi lebih matang, baik untuk motorik dan perilaku lainnya.

Akan tetapi, dikutip dari Mayo Clinic hal ini masih diperlukan penelitian lebih lanjut.

8. Meningkatkan berat badan

Mengutip dari situs resmi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), pijat bayi atau baby massage juga berhubungan erat dengan peningkatan berat badan anak.

Sebagai contoh, pada bayi prematur yang diberikan stimulasi pijat, menunjukkan kenaikan berat badan per hari 47 persen lebih tinggi dibandingkan bayi yang tidak diberi stimulasi.

Pijat bayi juga berpengaruh pada peningkatan aktivitas pergerakan lambung, sehingga penyerapan nutrisi lebih efisien dan berat badannya meningkat.

Tips mempersiapkan pijat bayi di rumah

melakukan pijat bayi atau baby massage

Apa yang harus dipersiapkan jika Anda ingin melakukan pijat bayi di rumah?

Mengutip dari Mayo Clinic, memijat bayi sebaiknya dilakukan 45 menit setelah menyusui. Terlalu cepat melakukan pemijatan pada si kecil bisa membuatnya muntah.

Selain itu, tunggulah sampai si buah hati berusia di atas 2 minggu untuk menghindari risiko iritasi atau alergi terhadap baby oil. 

Minyak yang satu ini menjadi perlengkapan bayi baru lahir yang sering digunakan si kecil.

Sebaiknya, baby oil tidak langsung dioleskan ke tubuh bayi, tapi tuang dulu di telapak tangan dan gosok-gosok sampai terasa hangat.

Ini dilakukan sebagai cara untuk merawat kulit bayi yang masih sensitif.

Berikut cara memijat bayi yang benar dan aman untuk Anda praktikkan, yaitu:

  • Pertama-tama, siapkan alas pijat berupa handuk atau kain lembut serta popok kain atau popok sekali pakai untuk diganti setelah dipijat.
  • Supaya bayi lebih rileks, Anda bisa menutup tirai atau meredupkan sedikit lampu ruangan agar cahayanya tidak terlalu menyilaukan.
  • Pastikan juga bahwa suhu ruangan cukup hangat karena Anda harus melepas selimut dan pakaian bayi selama ia dipijat.
  • Perhatikan reaksi bayi Anda terhadap gerakan pijatan. Bayi akan menangis atau merengek kalau merasa tidak nyaman.

Pijat bayi biasanya tidak akan memakan waktu lebih dari 15 menit. Anda bisa menghentikan pijatan kalau si kecil memang tidak menyukai sensasinya.

Teknik aman untuk melakukan pijat bayi

Saat memijat bayi, Anda bisa mengandalkan feeling atau kira-kira sebesar apa tekanan yang disukai bayi.

Namun, perlu diingat bahwa pada dasarnya, pijat bayi tidak membutuhkan tekanan karena saraf serta ototnya masih sangat sensitif.

Anda hanya perlu mengelus atau mengusap-usap bayi dengan gerakan yang pasti, tetapi lembut.

Berikut teknik pijat atau cara memijat bayi yang benar dan aman:

1. Kaki

Dimulai dari kaki, coba pijat kaki bayi dengan sangat lembut, urut dari paha hingga mata kaki bayi. Lalu, ulangi pada kaki satunya.

Setelah itu, angkat telapak kakinya dan dengan gerakan yang serupa, urut telapak kakinya dari tumit sampai ujung jari.

Buat gerakan melingkar pada tumit secara perlahan memakai jempol. Jangan lupa untuk ulangi juga pada kaki satunya.

2. Tangan

Pijat lengan bayi mulai dari ketiak hingga pergelangan tangan pelan-pelan. Lalu, dengan lembut genggam tangannya seperti hendak berjabat tangan.

Putar pergelangan tangannya searah jarum jam, diikuti dengan putaran sebaliknya.

Ulangi kedua gerakan tersebut pada tangan satunya. Kemudian, dengan kedua ibu jari Anda, buat gerakan melingkar pada sisi kanan dan kiri telapak tangan bayi.

3. Dada

Baringkan buah hati secara telentang sekaligus pastikan telapak tangan Anda sudah cukup hangat, artinya tidak terlalu dingin atau panas di kulit bayi.

Letakkan kedua telapak tangan Anda di dada bayi dan buat gerakan melingkar ke luar. Ulangi gerakan ini beberapa kali.

Melakukan pijatan di area dada bisa membuang gas di dalam perut si kecil, sehingga cocok sebagai cara menyendawakan bayi.

4. Perut

Memijat bagian perut bayi mampu mengatasi konstipasi atau sembelit pada anak. Pijat perut bisa membuat bayi lebih nyaman dan meredakan ketegangan pada pencernaan.

Lakukan pijatan di perut si kecil dengan membentuk huruf I, L, dan U dengan membaringkan bayi dalam keadaan telentang.

Pijat dengan membentuk tanda hati dari atas perut sampai kedua telapak tangan bertemu di bawah perut.

5. Punggung

Baringkan bayi dengan posisi tengkurap. Anda bisa menyandarkan kepalanya pada selimut tebal atau bantal yang tidak terlalu tinggi supaya ia merasa nyaman.

Pastikan bahwa tangan bayi berada di sisi kepalanya, bukan di sisi tubuhnya. Lalu, posisi Anda seharusnya berada di samping bayi, bukan di depan atau belakang.

Pijat dilakukan dengan ujung jemari, lalu telusuri punggungnya dari titik di bawah lehernya sampai ke pinggang belakang.

Setelah itu, letakkan kedua telapak tangan Anda di punggung bayi dan tarik sampai ke ujung kakinya. Ini juga bisa menjadi cara menolong bayi yang tersedak.

6. Kepala

Pegang bagian belakang kepala bayi dengan kedua telapak tangan Anda.

Lalu, dengan menggunakan ibu jari, buat gerakan memutar seperti pola hati dimulai dari antara alis menuju kening dan berakhir di antara kedua matanya.

Ulangi gerakan yang serupa di bawah kedua mata bayi. Setelah itu, buat gerakan melingkar di dagu bayi, tepat di bawah mulutnya dengan salah satu ibu jari.

Setelah selesai memijat, bersihkan bayi Anda dari baby oil dan kenakan kembali pakaiannya. Biasanya bayi akan langsung tertidur pulas sesudahnya.

Sebelum melakukan pijat bayi, tidak ada salahnya untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Apalagi, jika si kecil mempunyai masalah kesehatan tertentu.

Tidak hanya itu saja, Anda juga perlu mempersiapkan diri hingga bayi benar-benar terbiasa dengan pijatan apabila awalnya ia merasa tidak nyaman.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Proses Terjadinya Kehamilan: Dari Hubungan Intim Hingga Jadi Janin

Anda pasti sudah tahu bahwa kehamilan terjadi ketika sel sperma bertemu dengan sel telur. Namun, apakah Anda pernah berpikir bagaimana proses ini terjadi?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Program Hamil, Kesuburan, Kehamilan 22 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

Usia Berapa Bayi yang Baru Lahir Diperbolehkan Keluar Rumah?

Saat baru dilahirkan Anda mungkin cemas untuk membawa si kecil keluar rumah. Memangnya, kapan pada umur berapa bayi baru lahir boleh keluar rumah?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Bayi, Parenting, Bayi Satu Tahun Pertama 18 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Bisakah Mencegah Autisme Sejak Anak dalam Kandungan?

Tentu kita tidak ingin memiliki anak autisme. Sebisa mungkin, kita ingin mencegahnya, bahkan sejak hamil. Apakah bisa mencegah autisme anak sedari hamil?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Prenatal, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 18 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Bukan Sekadar Berendam, Ini Manfaat Baby Spa untuk Si Kecil

Baby spa ternyata bukan hanya tren belaka, lho! Ada manfaat yang bisa diperoleh bayi dari perawatan ini. Yuk, simak informasi lengkapnya, Bu!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Bayi, Perawatan Bayi, Parenting 17 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

pengertian micellar water adalah

Mengungkap Serba-serbi Micellar Water, Amankah Bagi Wajah?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
fungsi hormon fsh dan lh

Memahami Fungsi Hormon FSH dan LH pada Sistem Reproduksi

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 23 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
pergerakan janin

Kapan Bisa Mulai Mendengar Detak Jantung Janin Dalam Kandungan?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 23 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
vitamin E untuk kesuburan

Vitamin E untuk Kesuburan, Benarkah Bisa Bikin Cepat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 22 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit