6 Alasan Kenapa Ortu Perlu Rutin Membacakan Dongeng untuk Anak

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 26 Februari 2019 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Bagi beberapa keluarga, membacakan dongeng sebelum anak tidur merupakan sebuah tradisi turun temurun untuk menghabiskan waktu bersama. Namun, manfaat baca buku untuk anak tidak hanya berhenti sampai di situ saja. Tanpa disadari, membaca dengan suara lantang akan mendatangkan banyak kebaikan untuk tumbuh kembang si kecil, lho! Oleh karena itu, tidak ada salahnya untuk rutin membacakan dongeng anak, baik sebelum tidur atau di waktu senggang lainnya.

Kenapa harus membaca dongeng untuk anak dengan suara lantang?

1. Menambah kosakata baru

komunikasi dengan anak hubungan anak dengan orangtua

Mendengarkan dongeng anak yang Anda bacakan, secara tidak langsung akan membuat si kecil ikut belajar membaca dan semakin terbiasa dengan berbagai kosakata baru. Lama kelamaan, anak pun akan semakin lancar untuk berbicara dan fasih berbahasa karena otaknya terus dirangsang untuk memperkaya kata dan gaya bahasa yang berbeda-beda.

2. Meningkatkan keterampilan komunikasi

susu untuk anak yang aktif

Semakin banyak jumlah kosakata baru yang ia serap, semakin fasihpula kemampuannya untuk berbicara dan menyampaikan keinginannya dengan lebih luwes. Atau dengan kata lain, membacakan dongeng anak dengan suara lantang akan membantu si kecil untuk lebih mudah berkomunikasi dengan lawan bicaranya. 

Anak akan lebih percaya diri ketika mengucapkan sesuatu karena mereka sudah banyak mengetahui berbagai kata dan bagaimana cara menyusun kalimat yang baik. Itu sebabnya, kebiasaan membacakan dongen untuk anak ini secara perlahan akan berpengaruh pada bagaimana cara anak berkomunikasi.

3. Menumbuhkan minat membaca

manfaat baca buku untuk anak

Salah satu masalah yang dihadapi oleh masyarakat Indonesia sejak lama adalah minimnya minat membaca. Menurut data statistik dari UNESCO, dari total 61 negara, Indonesia berada di peringkat 60 dengan minat baca terendah. Minimnya minat membaca secara tidak langsung dapat memengaruhi tingkat pendidikan dan sosial ekonomi seseorang di masa depan.

Rendahnya minat baca masyarakat akan berpengaruh besar terhadap kualitas bangsa. Tak perlu khawatir, sebenarnya Anda bisa menanamkan minat baca anak sedari kecil dengan sering-sering membacakan dongeng menjelang waktu tidurnya.

Membacakan cerita dongeng untuk anak dapat menumbuhkan rasa ingin tahunya, sehingga ketika nanti anak Anda sudah bisa membaca sendiri, ia akan terus melahap buku-buku lain tanpa harus diminta atau disuruh.

Mengembangkan minat baca anak semenjak dini adalah faktor utama untuk meningkatkan kecerdasan anak. Jika anak dapat membaca sejak usia dini, bukannya tidak mungkin hal itu dapat membuka wawasan mereka lebih jauh lagi.

4. Mendorong rasa percaya diri

anak pergi ke sekolah

Orangtua adalah panutan utama bagi anak dalam berperilaku dan berkepribadian. Rutin membacakan buku cerita untuk anak dapat membantunya memiliki rasa percaya diri yang tinggi.

Membaca dengan suara lantang dapat membantunya mendengar dan memahami cerita dengan lebih baik, sehingga anak bisa menirukan atau bahkan menceritakan ulang isi cerita tersebut dengan lebih percaya diri.

Membacakan dongeng anak bisa Anda jadikan cara untuk mengetes kemampuan si kecil dalam menghapal isi sebuah cerita atau memahami konteksnya. Tentunya, ini merupakan ebuah keterampilan yang akan sangat berguna untuknya di masa depan seiring tumbuh kembangnya.

5. Mengembangkan imajinasi dan kreativitas

susu uht untuk anak

Membacakan dongeng anak dengan plot dan tema cerita yang bervariasi dari waktu ke waktu dapat membantu membuka pikiran anak Anda. Informasi yang anak terima akan mengembangkan sisi kreatif otak, karena anak akan terpancing untuk memiliki rasa ingin tahu yang lebih dan lebih lagi.

Lebih dari itu, hal ini bahkan bisa memotivasi anak untuk membuat suatu inovasi baru melalui daya imajinasi dan kreativitasnya.

6. Membangun hubungan erat orangtua dan anak

bangga pada anak

Membacakan dongeng anak dengan suara lantang merupakan salah satu proses komunikasi yang interaktif antara orangtua dan anak. Keceriaan dan kehangatan akan terjalin ikatan emosional antara kedua pihak.

Anak akan merasa diperhatikan dan dicintai oleh orangtuanya. Kebahagiaan itulah yang akan membuat anak merasa dekat dengan orangtuanya. Anak Anda akan merasa memiliki sahabat terbaik dalam hidupnya yang setia menemani mereka di situasi apapun.

Cerita dongeng anak yang baik itu seperti apa?

manfaat baca buku untuk anak

Pada dasarnya, ada banyak pilihan cerita dongeng yang bisa Anda bacakan untuk anak. Hanya saja, alangkah lebih baiknya untuk memilih dongeng yang bisa memberikan nasihat baik, sehingga anak dapat memetik nilai positifnya.

Pastikan cerita dongeng anak yang Anda pilih untuk dibacakan nanti malam mengandung pesan moral kuat yang dapat si kecil jadikan pelajaran berharga di masa depan. Misalnya seperti cerita Si Gadis Tudung Merah (Little Red Riding Hood) dan Hansel and Gretel.

Pesan yang bisa dipetik dari dua cerita di atas adalah agar anak mau dengan senang hati menolong anggota keluarganya tanpa pamrih, selalu menaati pesan orangtua, belajar menjadi mandiri dan pemberani, serta tidak mudah percaya dengan orang asing yang baru saja ditemuinya. Cerita Hansel and Gretel juga menekankan pesan pentingnya ikatan akrab antara kakak beradik agar selalu saling menyayangi dan mau saling membantu ketika salah satunya dilanda kesulitan.

Pilihlah dongeng yang juga menekankan pentingnya sifat optimis untuk berusaha giat dan terus berjuang meski situasi yang sedang dihadapi saat itu terasa berat. Misalnya, cerita lomba lari antara si kelinci dan kura-kura. Cerita-cerita seperti ini akan menumbuhkan sifat gigih, disiplin dan mau kerja keras, juga pantang menyerah pada diri anak. Si kecil akan tahu bahwa kerja keras nantinya akan membuahkan kebahagiaan serta hasil baik yang setimpal.

Apa pun dongeng anak yang Anda pilihkan untuk si kecil, pastikan Anda menghindari cerita-cerita yang berbau kekerasan, kekejaman, atau kesadisan. Juga hindari cerita-cerita yang sarat akan SARA dan menyudutkan golongan-golongan marjinal. Jika tidak dapat dihindari, pastikan Anda juga ajarkan si kecil bahwa hal-hal tersebut tidak boleh dicontoh, dan memiliki konsekuensi buruk yang harus dipertanggungjawabkan di kemudian hari.

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Cara Efektif Meningkatkan Daya Ingat Anak Sejak Dini

Ingatan yang baik akan menciptakan fondasi belajar pada anak yang baik juga. Maka itu, ketahui 5 cara meningkatkan daya ingat anak di sini!

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Nadhila Erin
Konten Bersponsor
cara meningkatkan daya ingat anak
Anak 1-5 Tahun, Parenting 4 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Obat Radang Tenggorokan pada Anak: Mulai dari Alami Sampai Medis

Radang tenggorokan pada anak sering berujung batuk sampai muntah dan perlu obat untuk mengatasinya. Berikut daftar obat yang bisa dicoba.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Penyakit Infeksi pada Anak, Kesehatan Anak, Parenting 3 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Ciri-Ciri Anak Cacingan Berdasarkan Jenis Cacingnya

Cacingan adalah penyakit yang paling rentan dialami oleh anak-anak. Itu sebabnya, penting untuk mengetahui ciri-ciri cacingan pada anak berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Penyakit pada Anak, Kesehatan Anak, Parenting 2 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

Batuk pada Bayi, Ketahui Jenis dan Cara Mengatasinya

Batuk pada bayi perlu diatasi dengan tepat, tapi berbeda batuk beda juga penanganannya. Apa saja jenis batuk yang biasa dialami bayi?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Gangguan Pernapasan pada Anak, Kesehatan Anak, Parenting 28 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit

Direkomendasikan untuk Anda

anak cengeng

7 Cara Menghadapi Anak Cengeng Tanpa Drama

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 22 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
Serba-Serbi Mengahadapi Anak Introvert

Serba-Serbi Membesarkan Anak Dengan Kepribadian Introvert

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Monika Nanda
Dipublikasikan tanggal: 20 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
demam pada anak

Demam Anak Tidak Sembuh-Sembuh Meski Sudah Minum Obat, Harus Bagaimana?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 17 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
manfaat baca buku untuk anak

Penting! Ini 5 Manfaat Baca Buku untuk Tumbuh Kembang Anak

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 5 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit