Vitamin E

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 9 menit
Bagikan sekarang

Vitamin E obat apa?

Apa manfaat vitamin E untuk tubuh?

Vitamin E adalah vitamin yang punya beragam fungsi, di antaranya untuk kesehatan kulit, kesuburan, dan kesehatan secara menyeluruh. Suplemen ini juga dapat diberikan untuk mengobati atau mencegah kekurangan vitamin E. Orang-orang dengan penyakit tertentu mungkin juga memerlukan tambahan.

Vitamin ini larut dalam lemak dan penting untuk berbagai proses di dalam tubuh. Vitamin ini juga merupakan antioksidan yang terdapat secara alami dalam beberapa makanan. Beberapa jenis makanan yang kaya akan vitamin E adalah:

  • bayam
  • kacang almond
  • alpukat
  • biji bunga matahari
  • asparagus
  • kacang tanah
  • salmon
  • buah kiwi
  • brokoli

Apa saja manfaat vitamin E?

Berikut adalah berbagai macam manfaat vitamin E yang bisa Anda peroleh:

1. Meningkatkan daya tahan tubuh

Vitamin E termasuk dalam vitamin yang bermanfaat untuk menjaga daya tahan tubuh. Vitamin ini mengandung antioksidan yang membantu melindung tubuh dari kerusakan sel-sel akibat radikal bebas.

2. Menjaga sistem pernapasan

Selain sistem kekebalan tubuh, vitamin E juga memberikan manfaat untuk sistem pernapasan Anda.

Menurut European Respiratory Journal, vitamin ini mengandung zat anti-inflamasi yang dapat mencegah terjadinya peradangan pada paru-paru. Selain itu, kandungan alpha-tocopherol dalam vitamin ini juga bermanfaat untuk meningkatkan fungsi paru-paru.

3. Baik untuk kesuburan

Manfaat lain dari vitamin E adalah membantu memelihara kesuburan, baik pada pria dan wanita.

Sebuah penelitian di The Journal of Maternal-Fetal and Neonatal Medicine menyebutkan manfaat vitamin E untuk kesehatan rahim. Di penelitian tersebut dijelaskan bahwa wanita yang mengonsumsi vitamin ini mengalami peningkatan pada ketebalan dinding rahimnya.

Dinding rahim yang terlalu tipis memperkecil peluang terbentuknya janin dalam kandungan. Selain itu, dinding rahim yang tipis berpotensi meningkatkan risiko keguguran.

4. Menjaga kesehatan rambut

Anda juga bisa memelihara kesehatan rambut dengan vitamin E. Dikutip dari Medical News Today, kandungan antioksidan dalam vitamin ini membantu pertumbuhan rambut dan merawat kulit kepala.

Bagaimana aturan minum vitamin E?

Nutrisi ini bekerja lebih baik jika diminum sesudah makan. Ikuti aturan minum obat yang diberikan oleh dokter atau apoteker. Selalu baca petunjuk pemakaian obat sebelum menggunakan vitamin ini.

Ukurlah dosis cair dengan gelas ukur yang disediakan, sendok ukur, atau cangkir obat yang disediakan. Jika Anda tak memiliki alat untuk mengukur dosis obat, mintalah pada apoteker Anda.

Suplemen cair yang diberi pemanis buatan dapat mengandung fenilalanin. Cek label obat jika Anda mengidap phenylketonuria (PKU).

Kebutuhan seseorang terhadap vitamin ini akan meningkat seiring usia. Ikuti instruksi dokter dan ahli kesehatan Anda.

Jika Anda membutuhkan operasi atau prosedur medis, beri tahu dokter bedah bahwa Anda sedang mengonsumsi vitamin ini. Anda mungkin perlu berhenti dulu mengonsumsinya selama beberapa waktu.

Jangan gunakan obat ini melebihi dosis yang dianjurkan, menurunkan dosis, atau lebih lama dari yang disarankan. Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Bagaimana cara penyimpanan vitamin ini?

Vitamin E paling baik disimpan pada suhu ruangan dan dijauhkan dari paparan sinar cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan menyimpan di kamar mandi ataupun membekukannya.

Merek lain yang mengandung vitamin E mungkin punya aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan membuang vitamin ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlaku obat telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi.

Konsultasikan kepada apoteker atau instansi pembuangan sampah setempat mengenai bagaimana cara aman membuang obat Anda.

Dosis vitamin E

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis Vitamin E untuk orang dewasa?

Berdasarkan rekomendasi dari National Institures of Health di Amerika, berikut adalah dosis yang direkomendasikan untuk remaja dan orang dewasa:

  • Usia 14-18 tahun: 15 mg sehari, dosis maksimal 800 mg sehari
  • Usia 19 tahun ke atas: 15 mg sehari, dosis maksimal 1.000 mg sehari

Bagaimana dosis Vitamin E untuk anak-anak?

Berikut adalah dosis yang direkomendasikan untuk anak-anak:

  • Usia 0-6 bulan: 4 mg sehari
  • Usia 7-12 bulan: 5 mg sehari
  • Usia 1-3 tahun: 6 mg sehari, dosis maksimal 200 mg sehari
  • Usia 4-8 tahun: 7 mg sehari, dosis maksimal 300 mg sehari
  • Usia 9-13 tahun: 11 mg sehari, dosis maksimal 600 mg sehari

Dalam bentuk apakah vitamin ini tersedia?

Berikut adalah bentuk dan sediaan vitamin E:

  • Sirup atau liquid/solution
  • Tablet
  • Kapsul, berisi cairan
  • Tablet kunyah
  • Bubuk untuk diseduh
  • Kapsul

Efek samping vitamin E

Efek samping apa yang dapat dialami karena vitamin E?

Cari bantuan medis segera jika Anda mengalami tanda-tanda reaksi alergi berikut ini:

  • gatal-gatal
  • kesulitan bernapas
  • pembengkakan wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan

Berhenti mengonsumsi vitamin ini dan hubungi dokter jika Anda mengalami gejala-gejala berikut:

  • sakit kepala, pusing, perubahan penglihatan
  • kepala terasa rinagn seperti akan pingsan
  • kelelahan dan kelemahan yang tidak biasa
  • diare, kram perut
  • mudah lebam dan berdarah (mimisan, gusi berdarah)

Efek samping yang lebih umum termasuk:

  • mual
  • perasaan lelah
  • sakit kepala
  • ruam kulit ringan

Tidak semua orang mengalami efek samping ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas.

Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Peringatan dan perhatian

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan vitamin E?

Sebelum memutuskan untuk mengonsumsi vitamin E, Anda perlu memperhatikan beberapa hal. Berikut adalah kondisi-kondisi yang harus dipertimbangkan:

Obat-obatan dan penyakit tertentu

Beri tahu dokter mengenai obat-obatan yang sedang Anda konsumsi, baik obat resep, nonresep, suplemen, atau obat herbal. Hal ini dikarenakan beberapa jenis obat mungkin dapat berinteraksi dengan vitamin ini.

Selain itu, penting juga untuk menginformasikan dokter mengenai penyakit atau kondisi kesehatan lain yang sedang Anda derita. Kemungkinan obat ini dapat memicu terjadinya interaksi dengan penyakit atau kondisi kesehatan tertentu.

Alergi

Beri tahu dokter jika Anda memiliki riwayat alergi terhadap vitamin ini atau bahan lainnya yang terkandung dalam obat ini. Selain itu, periksakan diri Anda untuk mengetahui jika Anda memiliki alergi lain, misalnya terhadap makanan, pewarna, atau hewan tertentu.

Anak-anak

Belum ada laporan tentang masalah pada anak-anak yang mengonsumsi vitamin E harian dengan dosis normal sesuai dengan yang direkomendasikan.

Anda harus mengecek dengan dokter jika Anda memberi bayi Anda susu formula tanpa tambahan nutrisi. Dalam kasus ini, bayi Anda harus mendapatkan vitamin yang dibutuhkan dengan cara lain.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa bayi yang lahir prematur mungkin memiliki kadar vitamin E yang rendah.

Lansia

Belum ada laporan masalah pada orang-orang usia lanjut yang mengonsumsi vitamin ini dengan dosis normal yang direkomendasikan.

Apakah vitamin ini  aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan suplemen ini.

Suplemen ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori A menurut US Food and Drugs Administration (FDA). Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA:

  • A = Tidak berisiko
  • B = Tidak berisiko pada beberapa penelitian
  • C = Mungkin berisiko
  • D = Ada bukti positif dari risiko
  • X = Kontraindikasi
  • N = Tidak diketahui

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan vitamin E?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini.

Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker.

Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Berikut adalah beberapa obat yang mungkin dapat berinteraksi dengan vitamin ini:

  • dicumarol
  • warfarin
  • colestyramine
  • colestipol

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan vitamin E?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dengan makanan dapat terjadi.

Merokok tembakau atau mengonsumsi alkohol dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi.

Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan dokter, perawat, atau tenaga medis lainnya.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan vitamin ini?

Kondisi kesehatan lain yang Anda miliki bisa memengaruhi penggunaan suplemen ini.

Selalu beri tahu dokter jika Anda memiliki masalah kesehatan lain, terutama masalah perdarahan.

Vitamin E, jika dikonsumsi dalam dosis yang lebih besar dari 800 unit per hari dalam periode yang cukup lama, dapat membuat kondisi ini memburuk.

Overdosis vitamin E

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (118 atau 119) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Berikut adalah gejala-gejala overdosis obat yang perlu Anda waspadai:

  • mual
  • muntah-muntah
  • pusing
  • hilang keseimbangan
  • mati rasa dan kesemutan
  • kejang-kejang

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis obat dalam satu kali minum.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Berapa Lama Lensa Kontak Boleh Digunakan Dalam Sehari?

    Berapa lama Anda pakai lensa kontak dalam sehari? Hati-hati, menggunakan lensa kontak kelamaan bisa berdampak buruk. Lalu, sebaiknya berapa lama?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Kesehatan Mata, Hidup Sehat 22 September 2020 . Waktu baca 3 menit

    Hati-Hati Minum Obat, Barangkali Anda Memiliki Alergi Terhadap Antibiotik

    Selain makanan dan debu, ada pemicu reaksi alergi lain yaitu golongan obat antibiotik. Cari tahu penjelasan lengkapnya di sini.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Alergi, Penyakit Alergi Lainnya 22 September 2020 . Waktu baca 7 menit

    Cara Mengatasi Alergi Obat yang Tepat dan Perawatannya

    Jangan biarkan alergi mengganggu aktivitas harian Anda. Ketahui cara cepat mengatasi alergi obat yang kambuh sekaligus perawatan kondisinya di rumah.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Alergi, Penyakit Alergi Lainnya 22 September 2020 . Waktu baca 6 menit

    Anda Punya Alergi pada Obat? Kenali Ciri-Ciri dan Cara Mencegahnya

    Alergi obat adalah reaksi abnormal tubuh terhadap efek obat. Cari tahu gejala, penyebab, dan perbedaannya dengan efek samping obat.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Alergi, Penyakit Alergi Lainnya 22 September 2020 . Waktu baca 10 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    alergi paracetamol

    Alergi Paracetamol

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Dipublikasikan tanggal: 22 September 2020 . Waktu baca 6 menit
    uretritis adalah

    Uretritis

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Andisa Shabrina
    Dipublikasikan tanggal: 22 September 2020 . Waktu baca 6 menit
    cuci muka dengan sabun mandi

    Memangnya Boleh Cuci Muka Pakai Sabun Mandi?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 22 September 2020 . Waktu baca 3 menit
    penularan covid-19 saat konser pilkada 2020

    Izin Konser saat Pilkada, Seberapa Bahaya Penularan COVID-19 di Tengah Konser?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
    Dipublikasikan tanggal: 22 September 2020 . Waktu baca 4 menit