Mupirocin

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Mupirocin Obat Apa?

Untuk apa Mupirocin?

Mupirocin adalah obat yang digunakan untuk mengobati beberapa jenis infeksi bakteri, salah satunya infeksi kulit impetigo.

Obat ini termasuk dalam golongan obat antibiotik yang bekerja dengan cara menghentikan pertumbuhan bakteri.

Selain untuk melawan infeksi kulit, obat ini juga dapat digunakan untuk mengatasi infeksi bakteri pada hidung, terutama yang disebabkan oleh bakteri Staphylococci.

Dosis dan efek samping mupirocin akan dijelaskan lebih lanjut di bawah ini.

Bagaimana cara penggunaan Mupirocin?

Obat ini tersedia dalam bentuk salep topikal. Untuk penggunaan di hidung, pakailah setengah isi tabung ke satu lubang hidung dan setengah lagi ke lubang hidung lainnya, biasanya saat pagi dan sore hari, atau sesuai anjuran dokter.

Lalu, tekan dengan perlahan lubang hidung Anda bersama dan lepaskan. Ulangi hal ini sekitar 1 menit untuk meratakan salep. Buanglah tabung obat setelah digunakan pada kedua lubang hidung.

Gunakan obat ini secara teratur untuk mendapatkan manfaat maksimal. Lanjutkan penggunaan obat ini hingga yang diresepkan habis.

Jangan gunakan obat ini melebihi dosis yang dianjurkan, lebih sedikit, atau lebih lama dari yang disarankan. Menghentikan obat terlalu cepat dapat membuat bakteri lanjut berkembang.

Hindari kontak dengan mata Anda. Jika obat masuk ke mata, bersihkan dengan air yang banyak.

Produsen menganjurkan untuk tidak menggunakan obat ini bersama dengan produk hidung lainnya.

Ikuti aturan yang diberikan oleh dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan. Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Bagaimana cara penyimpanan obat ini?

Salep Mupirocin paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan.

Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.                            

Jangan menyiram salep Mupirocin ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan.

Buang produk ini bila masa berlaku obat telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi.

Konsultasikan kepada apoteker atau instansi pembuangan sampah setempat mengenai bagaimana cara aman membuang obat Anda.

Dosis Mupirocin

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis Mupirocin untuk orang dewasa?

Dosis Dewasa untuk Infeksi Kulit dan Struktur

Krim:
Gunakan sedikit obat pada area yang sakit 3 kali sehari selama 10 hari.

Salep:
Gunakan sedikit obat pada area yang sakit 3 kali sehari selama 7-14 hari.

Dosis Dewasa untuk Nasal Carriage of Staphylococcus aureus

Bagi 2 salep untuk kedua lubang hidung dan gunakan 2 kali sehari selama 5 hari.

Bagaimana dosis Mupirocin untuk anak-anak?

Dosis Anak untuk Infeksi Kulit dan Structure

Krim:
3 bulan hingga 16 tahun:
Gunakan sedikit obat pada area yang sakit 3 kali sehari selama 10 hari.


Salep:
2 bulan hingga 16 tahun:
Gunakan sedikit obat pada area yang sakit 3 kali sehari selama 7-14 hari.

Dosis Anak untuk Nasal Carriage of Staphylococcus aureus

≥ 12 tahun:
Bagi 2 salep untuk kedua lubang hidung dan gunakan 2 kali sehari selama 5 hari.

Dalam dosis apakah obat ini tersedia?

Salah satu merek dagang mupirocin yang terkenal adalah Bactoderm. Salep Bactoderm tersedia dalam dosis dan ukuran berikut:

  • Bactoderm cream 20 mg mupirocin (5 g dan 10 g)
  • Bactoderm salep 20 mg mupirocin (10g)

Efek samping Mupirocin

Efek samping apa yang dapat dialami karena Mupirocin?

Cari bantuan medis segera jika Anda mengalami tanda-tanda reaksi alergi parah (anafilaktik), dengan gejala-gejala seperti:

  • pembengkakan pada wajah, bibir, tenggorokan, atau lidah
  • ruam kulit
  • gatal-gatal
  • kesulitan bernapas

Berhenti gunakan mupirocin nasal dan hubungi dokter jika Anda mengalami salah satu efek samping yang serius seperti:

  • mimisan
  • rasa terbakar atau pedas pada hidung

Efek samping yang lebih ringan yaitu:

  • mulut kering atau rasa tidak enak
  • sakit kepala
  • nyeri telinga
  • hidung tersumbat atau pilek
  • mual, diare
  • kulit gatal, ruam kulit ringan
  • batuk
  • nyeri tenggorokan

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas.

Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Peringatan dan Perhatian Obat Mupirocin

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan Mupirocin?

Sebelum menggunakan mupirocin,

  • Beri tahukan dokter dan apoteker jika Anda alergi obat tertentu, khususnya mupirocin atau bahan lain dalam salep Anda.
  • Beri tahukan dokter dan apoteker Anda obat resep dan non resep yang Anda konsumsi, khususnya chloramphenicol (Chloromycetin).
  • Beri tahu dokter jika Anda hamil, berencana hamil, atau sedang menyusui. Jika Anda hamil saat sedang mengonsumsi mupirocin, hubungi dokter segera.

Apakah obat ini aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini.

Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori B menurut US Food and Drugs Administration (FDA). Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

  •      A= Tidak berisiko,
  •      B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian,
  •      C=Mungkin berisiko,
  •      D=Ada bukti positif dari risiko,
  •      X=Kontraindikasi,
  •      N=Tidak diketahui

Belum diketahui apakah mupirocin nasal masuk ke ASI atau apakah berbahaya bagi bayi menyusu. Jangan gunakan obat ini tanpa sepengetahuan dokter jika Anda sedang menyusui.

Interaksi Obat Mupirocin

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan Mupirocin?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam artikel ini.

Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan Mupirocin?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dengan makanan dapat terjadi.

Merokok tembakau atau mengonsumsi alkohol dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi.

Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan dokter, tim medis, atau apoteker.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan obat ini?

Adanya masalah kesehatan lain di tubuh Anda dapat mempengaruhi penggunaan obat ini. Beri tahukan dokter Anda bila Anda memiliki masalah kesehatan lain.

Menurut MIMS, berikut adalah kondisi-kondisi kesehatan yang mungkin dapat berinteraksi dengan salep mupirocin:

  • memiliki luka terbuka
  • memiliki luka bakar
  • adanya masalah atau penyakit ginjal dan hati
  • diare

Overdosis Mupirocin

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi tim medis, ambulans (118 atau 119), atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Segala Pengobatan Psoriasis, dari Obat Minum Hingga Terapi

    Gejala dan frekuensi kekambuhan psoriasis memang dapat dikendalikan. Cari tahu berbagai obat dan pengobatan psoriasis di sini!

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Fidhia Kemala
    Penyakit Kulit, Psoriasis 25 September 2020 . Waktu baca 11 menit

    Ensefalopati Uremikum, Komplikasi Gangguan Ginjal yang Menyerang Otak

    Hati-hati jika punya riwayat penyakit ginjal kronis atau akut. Komplikasinya bisa merambat sampai otak, disebut dengan ensefalopati uremikum.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Nabila Azmi
    Urologi, Ginjal 25 September 2020 . Waktu baca 4 menit

    Abses Ginjal

    Abses ginjal ditandai dengan berkumpulnya nanah seperti batu kerikil di sekitar ginjal. Apakah penyakit ini berbahaya? Simak penjelasan berikut ini.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Rena Widyawinata
    Urologi, Ginjal 25 September 2020 . Waktu baca 5 menit

    Perkembangan Anak Usia 15 Tahun, Bagaimana Tahapan yang Sesuai?

    DI usia ini, anak sudah masuk masa pertengahan remaja. Lantas, apa saja perkembangan yang terjadi pada anak usia 15 tahun? Berikut ulasannya.

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Atifa Adlina
    Remaja, Tumbuh Kembang Remaja, Parenting 25 September 2020 . Waktu baca 8 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    pantangan penderita psoriasis

    Daftar Pantangan Makanan yang Patut Diperhatikan oleh Penderita Psoriasis

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini
    Dipublikasikan tanggal: 25 September 2020 . Waktu baca 6 menit
    obat psoriasis alami

    Sederet Bahan Herbal yang Berpotensi Sebagai Obat untuk Psoriasis

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
    Dipublikasikan tanggal: 25 September 2020 . Waktu baca 9 menit
    obat cacing kremi

    Obat Paling Ampuh untuk Menghilangkan Cacing Kremi

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Dipublikasikan tanggal: 25 September 2020 . Waktu baca 5 menit
    spina bifida

    Spina Bifida

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Shylma Na'imah
    Dipublikasikan tanggal: 25 September 2020 . Waktu baca 13 menit