Bolehkah Aspirin dan Ibuprofen Diminum Berbarengan?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 24 Juni 2018 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang
Artikel ini berisi:

    Aspirin dan ibuprofen adalah obat pereda nyeri ringan. Keduanya sama-sama bisa dipakai untuk menurunkan demam, sakit kepala, dan meredakan peradangan. Di sisi lain, aspirin bisa digunakan untuk mengobati jerawat dan mencegah serangan jantung dan stroke. Sementara itu, ibuprofen biasa diminum untuk menghilangkan nyeri haid, sakit gigi, sakit punggung, dan cedera akibat olahraga.

    Suatu saat Anda mungkin butuh mengonsumsi dua obat secara bersamaan untuk mengatasi dua kondisi yang berbeda. Lantas, apakah boleh minum aspirin dan ibuprofen berbarengan?

    Bolehkah minum aspirin dan ibuprofen sekaligus?

    Baik ibuprofen dan aspirin sama-sama tergolong obat pereda nyeri NSAID. NSAID bekerja menghambat aksi COX I dan COX II, dua enzim pemicu peradangan. Itu kenapa NSAID dapat membantu meringankan rasa sakit dan demam.

    Karena aspirin dan ibuprofen adalah NSAID, maka kemungkinan efek sampingnya pun serupa. Risiko efek samping yang paling umum dari NSAID adalah mual-muntah, pusing, dan diare. Obat-obatan NSAID juga bisa menimbulkan reaksi alergi (gatal-gatal, ruam, lecet, wajah bengkak, dan juga mengi), tekanan darah tinggi, gagal jantung akibat pembengkakan tubuh (retensi cairan), penurunan fungsi pendengaran, masalah ginjal termasuk gagal ginjal. Maka, minum dua jenis obat dengan golongan sama dapat meningkatkan risiko efek samping yang mungkin Anda alami.

    Selain itu, dilansir dari VeryWell, FDA, badan pengaws obat dan makanan di Amerika Serikat yang setara BPOM, melaporkan bahwa ibuprofen dapat menganggu efek obat aspirin jika diminum bersamaan. Minum  ibuprofen dan aspirin dosis rendah (81 mg per hari) berpotensi membuat aspirin bekerja kurang efektif. Padahal, aspirin dapat digunakan untuk membantu mengurangi risiko serangan jantung dan stroke. Itu kenapa minum dua obat ini sekaligus sangat tidak dianjurkan terutama pada orang-orang yang memiliki masalah atau gangguan jantung.

    Kedua obat ini juga bisa menyebabkan perdarahan lambung jika dikonsumsi bersamaan, terlebih jika dikonsumsi dalam jangka waktu yang cukup lama. Risiko perdarahan lambung bahkan akan meningkat jika:

    • Berusia lebih dari 60 tahun.
    • Memiliki riwayat sakit maag atau perdarahan.
    • Meminum pengencer darah atau steroid.
    • Minum tiga gelas atau lebih alkohol setiap hari.
    • Mengonsumsi obat lebih dari yang direkomendasikan.
    • Minum obat lebih lama dari yang dianjurkan.

    Untuk itu, sebaiknya tidak mengonsumsi kedua obat ini secara bersamaan agar terhindar dari berbagai risiko dan efek samping yang ditimbulkannya.

    aturan minum obat

    Bagaimana jika perlu mengonsumsi keduanya?

    Jika dalam kondisi tertentu Anda perlu mengonsumsi keduanya, berikut anjuran dari FDA yang perlu diperhatikan:

    • Jika Anda memerlukan satu dosis ibuprofen, konsumsilah 8 jam sebelum atau 30 menit setelah minum aspirin dosis rendah.
    • Jika Anda membutuhkan konsumsi ibuprofen lebih sering sementara tetap perlu minum aspirin, maka bicarakan dengan dokter tentang alternatif pengobatan lainnya. Biasanya, dokter akan merekomendasikan obat penghilang rasa sakit lainnya yang tidak menganggu kerja aspirin.

    Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

    Was this article helpful for you ?
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Berapa Banyak Dosis Aman Minum Obat Pereda Nyeri?

    Obat pereda nyeri memang efektif, tapi juga memiliki sederet efek samping. Lalu, berapa banyak dosis aman minum obat pereda nyeri?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Diah Ayu Lestari
    Obat A-Z, Obat-obatan & Suplemen A-Z 14 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

    Terlalu Sering Minum Obat Pereda Nyeri, Bikin Obat Jadi Tak Mempan Lagi

    Seberapa sering Anda minum obat pereda nyeri untuk menghilangkan rasa sakit Anda? Hati-hati jika terlalu sering, malah rasa sakit tidak hilang. Mengapa?

    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Obat A-Z, Obat-obatan & Suplemen A-Z 12 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

    Orangtua Perlu Tahu, Ini Persiapan Menjelang Sekolah Tatap Muka

    Keputusan mengenai sekolah tatap muka di masa New Normal membuat orangtua khawatir. Berikut adalah persiapan yang bisa Anda lakukan untuk lindungi si Kecil.

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Nadhila Erin
    Anak 6-9 tahun, Parenting 22 Desember 2020 . Waktu baca 7 menit

    Pilihan Obat Sakit Gigi Antibiotik dan Apotek yang Ampuh untuk Anda

    Obat apa yang Anda andalkan ketika sakit gigi menyerang? Berikut adalah obat sakit gigi paling ampuh yang bisa dijadikan pilihan!

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 16 Oktober 2020 . Waktu baca 13 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    obat batuk untuk bayi

    Obat Batuk untuk Bayi, Mulai dari Alami Hingga Resep Dokter

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Fidhia Kemala
    Dipublikasikan tanggal: 5 Februari 2021 . Waktu baca 13 menit
    ibuprofen demam

    Ibuprofen, Si Pereda Demam dan Nyeri yang Aman untuk Anak-anak

    Ditulis oleh: Nadhila Erin
    Dipublikasikan tanggal: 3 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
    obat masuk angin

    5 Pilihan Obat Masuk Angin yang Manjur Meredakan Gejalanya

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini
    Dipublikasikan tanggal: 28 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit
    obat pilek bayi

    Pilihan Obat Pilek yang Bisa Diberikan pada Anak dan Bayi

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini
    Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit