Isoprinosine

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020 . 1 menit baca
Bagikan sekarang

Kegunaan

Untuk apa obat isoprinosine?

Isoprinosine atau isoprinosin adalah obat untuk mengobati berbagai jenis infeksi virus seperti:

Obat antivirus yang punya nama lain methisoprinol ini bekerja meningkatkan sistem kekebalan tubuh sekaligus menghambat pertumbuhan virus di dalam tubuh.

Obat ini tidak akan berpengaruh pada infeksi bakteri atau jamur. Mengonsumsi antivirus di luar kebutuhan justru membuat tubuh Anda lebih rentan terhadap infeksi yang kebal terhadap pengobatan antivirus di kemudian hari. Gunakan obat ini sesuai dengan instruksi dokter Anda.

Bagaimana cara pakai obat isoprinosine?

Gunakan obat ini sesuai yang diresepkan dokter. Ikuti semua petunjuk pemakaian yang tertera pada label kemasan atau resep. Jangan gunakan obat ini terlalu banyak, sedikit, lebih lama dari yang disarankan. Kondisi Anda mungkin tidak akan membaik lebih cepat, dan risiko efek samping Anda dapat meningkat.

Gunakan obat secara teratur agar hasil pengobatan dapat bekerja secara maksimal. Agar membantu Anda mengingat, gunakan obat ini pada waktu yang sama setiap hari. Terus gunakan obat ini bahkan jika gejala hilang setelah beberapa hari. Menghentikan pengobatan terlalu dini dapat memungkinkan virus untuk terus tumbuh, yang dapat menyebabkan kembalinya infeksi.

Beri tahu dokter jika infeksi kulit Anda berlanjut atau justru memburuk.

Bagaimana cara penyimpanan obat isoprinosine?

Isoprinosine adalah salah satu obat yang sebaiknya disimpan pada suhu ruangan. Jauhkan obat ini dari paparan sinar matahari langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda.

Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan. Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan.

Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang obat Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis obat ini untuk orang dewasa?

Berikut adalah dosis isoprinosine yang dianjurkan untuk orang dewasa:

  • Dosis rata-rata isoprinosine untuk orang dewasa adalah 50 mg/kgBB/hari dalam 3-4 dosis terbagi ketika pasien tersadar.
  • Pada infeksi berat, fase akut: 100 mg/kg/hari dalam 4-6 dosis terbagi.

Durasi pemberian obat yang umum adalah 7-10 hari. Lanjutkan pengobatan hingga setidaknya 2 hari setelah gejala menghilang.

Secara umum dosis obat setiap orang berbeda-beda tergantung usia, tingkat keparahan penyakit, respon tubuh terhadap obat, dan kondisi Anda secara menyeluruh. Mungkin ada beberapa dosis yang tidak disebutkan di atas. Jika Anda ragu dengan dosis obat ini, maka silakan konsultasi ke dokter untuk informasi lebih lanjut.

Bagaimana dosis obat ini untuk anak-anak?

Berikut adalah dosis isoprinosine yang dianjurkan untuk anak-anak:

  • Dosis rata-rata isoprinosine untuk anak-anak adalah 50 mg/kgBB/hari dalam 3-4 dosis terbagi ketika pasien tersadar.
  • Pada infeksi berat, fase akut: 100 mg/kg/hari dalam 4-6 dosis terbagi.

Durasi pemberian obat yang umum adalah 7-10 hari. Lanjutkan pengobatan hingga setidaknya 2 hari setelah gejala menghilang.

Secara umum dosis obat setiap orang berbeda-beda tergantung usia, tingkat keparahan penyakit, respon tubuh terhadap obat, dan kondisi Anda secara menyeluruh. Jika Anda ragu dengan takaran dosis obat ini, sebaiknya konsultasi ke dokter untuk informasi lebih lanjut.

Dalam dosis apakah obat ini tersedia?

Ketersediaan obat isoprinosine adalah:

  • Tablet 500 mg
  • Sirup 250 mg/5 mL

Efek Samping

Apa efek samping obat isoprinosine?

Beberapa efek samping paling umum dari obat isoprinosine adalah:

  • Mual dan muntah
  • Merasa tidak enak badan
  • Lemas, lesu, tidak berenergi
  • Ruam atau gatal pada kulit
  • Sakit perut
  • Sakit kepala
  • Sering buang air kecil
  • Kadar asam urat tinggi
  • Diare

Efek samping obat ini mungkin berbeda-beda pada setiap pasien. Jadi, tidak semua orang mengalami efek samping tersebut. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan obat isoprinosine?

Isoprinosine tidak boleh digunakan secara sembarangan. Maka sebelum pakai obat ini, penting bagi Anda untuk mempertimbangkan segala manfaat dan risiko yang ada.

Beberapa hal yang penting untuk Anda ketahui sebelum menggunakan obat isoprinosine adalah:

  • Beri tahu dokter jika Anda memiliki alergi atau gejala tidak biasa dari penggunaan obat ini atau obat-obatan lainnya.
  • Beri tahu dokter jika Anda memiliki riwayat penyakit hati dan ginjal, penyakit jantung, asam urat (gout), hiperurisemia (tingginya kadar asam urat dalam darah)
  • Beri tahu dokter terkait semua obat yang sedang Anda konsumsi, termasuk vitamin, suplemen, dan herbal.
  • Hindari penggunaan obat ini dalam jangka panjang. Gunakan sesuai jangka waktu yang sudah diresepkan dokter.

Mungkin ada hal-hal lain yang tidak disebutkan di atas. Jika ada pertanyaan lain, sebaiknya langsung konsultasikan ke dokter untuk informasi lebih lanjut. Dokter mungkin akan menjelaskan secara lebih rinci mengenail takaran dosis, keamanan, serta interaksi obat ini.

Simak dengan baik semua informasi yang dijelaskan dokter agar pengobatan yang Anda lakukan berjalan optimal.

Apakah obat ini aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat isoprinosin untuk ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini.

Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C menurut FDA di Amerika Serikat (badan pengawas obat dan makanan setara dengan BPOM Indonesia). Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA:

  • A = Tidak berisiko
  • B = Tidak berisiko pada beberapa penelitian
  • C = Mungkin berisiko
  • D = Ada bukti positif dari risiko
  • X = Kontraindikasi
  • N = Tidak diketahui

Tidak diketahui apakah obat ini dapat diserap ASI atau dapat membahayakan bayi. Jangan gunakan obat ini tanpa memberi tahu dokter jika Anda sedang menyusui.

Interaksi

Obat lain apa yang mungkin berinteraksi dengan obat ini?

Interaksi obat dapat mengubah kerja obat isoprinosin atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini.

Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Menurut DrugBank, berikut adalah obat-obatan yang mungkin berinteraksi dengan isoprinosine:

  • acetaminophen
  • aceclofennac
  • acyclovir
  • warfarin
  • tetracycline
  • ranitidine
  • prednisone

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan obat ini?

Obat-obatan tertentu tidak bisa digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi.

Merokok tembakau atau mengonsumsi alkohol dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan obat ini?

Adanya masalah medis lainnya mungkin mempengaruhi penggunaan obat ini. Pastikan Anda memberitahu dokter kalau Anda memiliki masalah medis, khususnya:

  • Penyakit ginjal
  • Penyakit asam urat
  • Penyakit jantung
  • Hiperurisemia

Mungkin ada beberapa kondisi kesehatan yang tidak disebutkan di atas. Jika Anda ragu dengan kondisi kesehatan Anda, maka jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter. Dokter mungkin akan meresepkan obat lain yang sesuai dengan kondisi Anda.

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun, bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Bahan-bahan Alami untuk Mengusir Kulit Kepala Gatal

    Ada banyak penyebab kulit kepala gatal, tapi banyak juga bahan-bahan alami dan sederhana yang ampuh mengusir kulit kepala gatal.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Hidup Sehat, Tips Sehat 09/06/2020 . 5 menit baca

    Benarkah Gerimis Lebih Bikin Sakit Daripada Hujan?

    Waktu kecil Anda mungkin sering diingatkan bahwa gerimis bikin sakit. Namun, benarkah lebih aman main hujan-hujanan daripada kena gerimis? Cek di sini, yuk!

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Hidup Sehat, Fakta Unik 31/05/2020 . 5 menit baca

    Kena Flu Saat Puasa Itu Baik! Kok Bisa? Ini Penjelasan Ilmiahnya

    Menyebalkan memang jika terkena flu saat puasa. Namun, tahukah Anda jika kena flu saat puasa justru akan membuat tubuh lebih baik dan Anda cepat pulih?

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Widya Citra Andini
    Hari Raya, Ramadan 04/05/2020 . 3 menit baca

    Jangan Sembarangan, Berikut Cara Menyimpan Obat Padat yang Benar

    Obat-obatan padat atau pil yang terdiri dari beragam jenis tentunya membutuhkan cara menyimpan yang sesuai agar tidak merusak kualitasnya.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Hidup Sehat, Tips Sehat 17/04/2020 . 4 menit baca

    Direkomendasikan untuk Anda

    Batuk ke arah siku etika batuk

    Etika Batuk yang Benar untuk Mencegah Penularan Penyakit

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Fidhia Kemala
    Dipublikasikan tanggal: 02/07/2020 . 7 menit baca
    makanan untuk herpes oral

    Makanan yang Baik Dikonsumsi untuk Pasien Herpes Oral

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Dipublikasikan tanggal: 26/06/2020 . 5 menit baca
    mencegah ruam popok

    Tips Mencegah Ruam Popok Pada Pantat Bayi

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
    Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 4 menit baca
    pro kontra antidepresan

    Pro dan Kontra Mengonsumsi Obat Antidepresan

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 18/06/2020 . 5 menit baca