Chlorphenamine

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 10 menit
Bagikan sekarang

Chlorphenamine Obat Apa?

Untuk apa CTM?

CTM, yang disebut juga dengan chlorpheniramine atau chlorphenamine maleate, adalah obat untuk mengurangi gejala-gejala alergi.

Berikut adalah kondisi-kondisi yang dapat diatasi dengan obat ini:

Chlorphenamine maleate termasuk dalam kelas obat yang disebut antihistamin. Ia bekerja dengan menghalangi aksi histamin, suatu zat dalam tubuh yang menyebabkan gejala alergi.

Bagaimana cara penggunaan CTM?

Ikuti aturan minum obat yang diberikan oleh dokter atau apoteker sebelum Anda mulai menggunakan obat ini. Jika Anda memiliki pertanyaan mengenai obat alergi ini, tanyakan kepada dokter atau apoteker.

CTM atau chlorphenamine maleate adalah obat tersedia dalam bentuk tablet, kapsul, tablet dan kapsul penggunaan diperpanjang, tablet kunyah, dan cairan minum. Kapsul, tablet, tablet kunyah, dan bentuk cair biasanya digunakan setiap 4 sampai 6 jam sesuai kebutuhan. Tablet dan kapsul extended release biasanya digunakan dua kali sehari pada pagi hari dan sore hari. Ikuti petunjuk pada label obat Anda dengan hati-hati, dan tanyakan kepada dokter atau apoteker untuk menjelaskan bagian yang tidak Anda mengerti.

CTM adalah obat yang sebaiknya digunakan  sesuai yang diarahkan oleh dokter. Jangan gunakan obat ini melebihi dosis yang dianjurkan, lebih sedikit, atau lebih lama dari yang disarankan.

CTM adalah obat yang dapat digunakan sendiri maupun  digunakan dengan obat pereda demam dan nyeri, ekspektoran, pereda batuk, dan dekongestan. Tanyakan kepada dokter atau apoteker untuk saran tentang produk mana yang terbaik untuk gejala yang Anda alami.

Periksa kembali label obat batuk dan flu non resep Anda dengan saksama sebelum menggunakan 2 produk atau lebih pada waktu yang sama. Produk-produk ini mungkin berisi bahan aktif yang sama dan menggunakan mereka bersamaan dapat menyebabkan overdosis. Hal ini penting terutama jika Anda akan memberikan obat batuk dan flu untuk anak.

Obat batuk dan flu non resep, termasuk produk-produk yang mengandung chlorphenamine, dapat menyebabkan efek samping yang serius atau kematian pada anak-anak. Jangan memberikan produk ini kepada anak-anak yang lebih muda dari usia 4 tahun. Jika Anda memberikan produk ini kepada anak-anak pada usia 4-11 tahun, gunakan dengan hati-hati dan ikuti petunjuk dengan hati-hati.

Jika Anda memberikan CTM atau obat kombinasi lainnya yang mengandung chlorphenamine maleate untuk anak, bacalah label pada obat dengan hati-hati untuk memastikan bahwa obat itu adalah produk yang tepat untuk anak pada usia yang sesuai. Jangan memberikan produk chlorphenamine maleate yang dibuat untuk orang dewasa kepada anak-anak.

Sebelum Anda memberikan produk chlorphenamine untuk anak, periksa label kemasan untuk mengetahui berapa banyak obat harus anak konsumsi. Berikan dosis yang cocok dengan usia anak Anda. Tanyakan kepada dokter anak Anda jika Anda tidak tahu berapa banyak jumlan obat untuk diberikan ke anak.

Jika Anda menggunakan obat cair, jangan gunakan sendok rumah tangga untuk mengukur dosis Anda. Gunakan sendok ukur atau cangkir yang diberikan dengan obat atau menggunakan sendok yang dibuat khusus untuk mengukur obat.

Jika Anda menggunakan tablet atau kapsul extended release, telanlah secara keseluruhan. Jangan merusak, menghancurkan, mengunyah, atau membukanya.

Ikuti aturan yang diberikan oleh dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan. Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Bagaimana cara penyimpanan obat ini?

CTM (chlorphenamine maleate) adalah obat yang paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan.

Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.                            

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlaku obat telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi.

Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang obat Anda.

Dosis Chlorphenamine

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis CTM untuk orang dewasa?

Gunakan 4 mg setiap 4-6 jam. Max: 24 mg sehari (tablet).

Penggunaan bersamaan dengan pengobatan syok anafilaksis darurat bisa menggunakan 10-20 mg IM, SC, atau injeksi IV secara lambat selama 1 menit. Max dosis: 40 mg sehari (intravena, Injeksi).

Bagaimana dosis CTM untuk anak-anak?

Dosis biasa untuk anak adalah:

Kondisi alergi

1-2 tahun: 1 mg 2 kali sehari,

2-5 tahun: 1 mg setiap 4-6 jam,

6-11 tahun: 2 mg setiap 4-6 jam (Max: 16 mg setiap hari)

12 tahun atau lebih tua: 4 mg setiap 4-6 jam (Max: 32mg / hari) (tablet)

Penggunaan bersamaan dengan pengobatan syok anafilaksis darurat

Anak: 87,5 mcg / kg SC 4 kali sehari (injeksi)

Dalam dosis apakah obat ini tersedia?

Chlorphenamine  maleate adalah obat yang tersedia dalam sediaan tablet, oral dengan dosis 4 mg

Efek samping Chlorphenamine

Efek samping apa yang dapat dialami karena CTM?

Chlorphenamine adalah obat yang dapat menyebabkan efek samping. Beri tahu dokter jika ada gejala yang parah atau tidak hilang seperti:

  • kantuk
  • mulut kering, hidung, dan tenggorokan
  • mual
  • muntah
  • kehilangan selera makan
  • sembelit
  • sakit kepala
  • peningkatan pada sesak dada

Beberapa efek samping dapat menjadi serius. Jika Anda mengalami salah satu dari gejala berikut, segera hubungi dokter Anda:

  • masalah penglihatan
  • kesulitan buang air kecil

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Peringatan dan Perhatian Obat Chlorphenamine

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan chlorphenamine?

Sebelum menggunakan Chlorphenamine, baiknya Anda simak pencegahan dan peringatan berikut ini:

  • beri tahu dokter dan apoteker jika Anda alergi terhadap obat CTM, obat lain, atau salah satu bahan dalam produk chlorphenamine maleate yang akan Anda gunakan. Periksa label obat untuk daftar bahan
  • beri tahu dokter dan apoteker tentang obat resep dan obat non resep, vitamin, suplemen gizi, dan produk herbal yang Anda gunakan atau yang akan Anda gunakan. Pastikan untuk menyebutkan hal berikut: obat lain untuk pilek, demam, atau obat alergi; obat untuk kecemasan, depresi, atau kejang; relaksan otot; obat narkotika untuk nyeri; obat penenang; obat tidur; dan obat penenang
  • beri tahu dokter Anda jika Anda memiliki atau pernah menderita asma, emfisema, bronkitis kronis, atau jenis lain dari penyakit paru-paru; glaukoma (suatu kondisi dimana peningkatan tekanan dalam mata dapat menyebabkan hilangnya penglihatan secara bertahap); bisul; diabetes; kesulitan buang air kecil (karena pembesaran kelenjar prostat); penyakit jantung; tekanan darah tinggi; kejang; atau kelenjar tiroid yang terlalu aktif
  • beri tahu dokter Anda jika Anda sedang hamil, berencana untuk hamil, atau menyusui. Jika Anda hamil sewaktu menggunakan chlorphenamine, hubungi dokter Anda
  • jika Anda menjalani operasi, termasuk operasi gigi, beritahu dokter atau dokter gigi tentang penggunaan chlorphenamine
  • Anda harus tahu bahwa obat ini dapat membuat Anda mengantuk. Jangan mengendarai mobil atau mengoperasikan mesin sampai Anda tahu bagaimana obat ini berpengaruh terhadap Anda
  • mintalah petunjuk dari dokter Anda tentang bagaimana penggunaan alkohol yang aman saat Anda menggunakan chlorphenamine. Alkohol dapat membuat efek samping dari chlorphenamine semakin buruk

Apakah obat ini aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan chlorphenamine pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori B (tidak berisiko menurut beberapa penelitian) menurut US Food and Drugs Administration (FDA)

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA:

  •      A=Tidak berisiko,
  •      B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian,
  •      C=Mungkin berisiko,
  •      D=Ada bukti positif dari risiko,
  •      X=Kontraindikasi,
  •      N=Tidak diketahui

Interaksi Obat Chlorphenamine

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan CTM?

Chlorphenamine maleate adalah obat yang bisa berinteraksi dengan obat, makanan atau minumana tertentu. Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius.

Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini. Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep atau nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Menurut RxList, berikut adalah daftar obat yang mungkin berinteraksi dengan chlorpheniramine:

  • eluxadoline
  • idelalisib
  • isocarboxazid
  • ivacaftor
  • sodium oxybate
  • tranylcypromine

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan obat ini?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dengan makanan dapat terjadi.

Merokok tembakau atau mengonsumsi alkohol dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi.

Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan dokter, tim medis, atau apoteker.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan obat ini?

Adanya masalah kesehatan lain di tubuh Anda dapat mempengaruhi penggunaan obat ini. Beri tahukan dokter Anda bila Anda memiliki masalah kesehatan lain.

Overdosis Chlorphenamine

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (118/119) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis obat.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Tes Alergi: Jenis, Persiapan, dan Efek Samping

    Alergi adalah kondisi yang harus didiagnosis melalui serangkaian tes tertentu. Apa saja tesnya dan bagaimana prosedurnya?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Alergi 28 Agustus 2020 . Waktu baca 8 menit

    Alergi: Definisi, Gejala, Penyebab, Obat, Mencegah, dll.

    Alergi adalah reaksi sistem kekebalan tubuh yang abnormal. Cari tahu gejala, penyebab, diagnosis, dan pengobatannya di Hello Sehat.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Diah Ayu
    Alergi 27 Agustus 2020 . Waktu baca 15 menit

    Cegah Munculnya Reaksi Alergi Pada Kulit dengan Cara Tepat Ini

    Mencegah reaksi alergi pada kulit dapat dilakukan dengan menghindari penyebabnya. Meski terdengar mudah, ternyata cukup sulit dilakukan. Begini caranya.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Nabila Azmi
    Alergi, Alergi Kulit 19 Agustus 2020 . Waktu baca 7 menit

    Hati-hati Penggunaan Obat Kortikosteroid Berlebihan

    Sering disebut "obat dewa" karena bisa menyembuhan alergi, gatal-gatal, hingga flu, obat kortikosteroid juga bisa berbahaya jika dipakai berlebihan.

    Ditulis oleh: dr. Angga Maulana
    Hidup Sehat, Tips Sehat 28 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    trikiasis

    Alergi Mata (Konjungtivitis Alergi)

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
    Dipublikasikan tanggal: 10 September 2020 . Waktu baca 7 menit
    alergi susu

    Alergi Susu, Bisakah Muncul Saat Dewasa dan Bagaimana Gejalanya?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Dipublikasikan tanggal: 1 September 2020 . Waktu baca 5 menit
    alergi makanan

    Alergi Makanan

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Dipublikasikan tanggal: 1 September 2020 . Waktu baca 14 menit
    gejala alergi kulit

    Selain Gatal, Ini Gejala Alergi Pada Kulit Lainnya yang Perlu Anda Ketahui

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Nabila Azmi
    Dipublikasikan tanggal: 31 Agustus 2020 . Waktu baca 6 menit