Calcium Sandoz

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 12 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Penggunaan

Calcium Sandoz obat apa?

Calcium Sandoz adalah suplemen kalsium yang digunakan untuk menangani kadar kalsium rendah pada tubuh Anda.

Suplemen ini membantu menurunkan atau menghentikan hilangnya kalsium pada kondisi osteoporosis (penipisan tulang), mengobati yang tidak mendapat cukup kalsium melalui makanan, serta menangani bayi dengan level kalsium rendah.

Suplemen ini dapat diresepkan untuk kegunaan lain; tanyakan dokter atau apoteker Anda untuk informasi lebih lanjut.

Seperti apa cara pemakaian obat Calcium Sandoz?

Karena suplemen ini tersedia dalam 2 bentuk yang berbeda, cara pakainya pun berbeda. Berikut adalah aturan pakai obat ini:

Calcium Sandoz effervescent tablet

Tablet harus dilarutkan sepenuhnya pada gelas penuh air dan hasil larutannya harus dikonsumsi secepatnya.

Calcium Sandoz sirup

Calcium Sandoz sirup harus dikonsumsi melalui mulut baik secara langsung atau setelah dicampur dengan sirup BP. Jika dicampur harus dikonsumsi dalam 14 hari.

Untuk bayi baru lahir, sirup dapat dicampur dengan susu pertama (sebagian kecil).

Tanyakan pada dokter Anda pertanyaan apapun yang Anda miliki mengenai bagaimana mengkonsumsi obat ini.

Bagaimana cara menyimpan suplemen?

Calcium Sandoz paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan.

Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.                            

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlaku obat telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi.

Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang obat Anda.

Dosis

Informasi berikut ini tidak bisa dijadikan pengganti resep dokter. Anda HARUS berkonsultasi dengan dokter atau apoteker sebelum menggunakan suplemen ini.

Berapa dosis Calcium Sandoz untuk orang dewasa?

Berikut adalah dosis yang dianjurkan untuk orang dewasa:

Dosis umum Calcium Sandoz sirup:

  • Osteoporosis: dosis umumnya adalah 11 hingga 15 sendok berisi 5ml per hari.
  • Level kalsium rendah: dosis umumnya adalah 3 hingga 15 sendok berisi 5ml per hari.

Dosis umum Calcium Sandoz tablet effervescent:

  • Untuk kondisi yang disebabkan oleh kurangnya kalsium, dosis umumnya adalah antara 2 dan 5 tablet per hari.
  • Untuk mencegah kerusakan tulang yang disebabkan osteoporosis, dosis 1 hingga 3 tablet diperlukan per hari.
  • Sebagai suplemen kalsium pada makanan Anda, dosisnya hingga 3 tablet per hari.

Berapa dosis Calcium Sandoz untuk anak?

Berikut adalah dosis yang dianjurkan untuk anak-anak:

Dosis umum Calcium Sandoz sirup:

  • Level kalsium rendah: dosis umum adalah 6-9 sendok sebanyak 5ml per hari
  • Level kalsium rendah pada bayi baru lahir: 1,85ml sirup per kg berat badan per hari
  • Makanan rendah kalsium: dosis umum adalah 2-6 sendok berisi 5ml per hari

Dosis umum Calcium Sandoz tablet effervescent:

  • 6 hingga 10 tahun: 1 tablet per hari (500 mg per hari)
  • Di atas 10 tahun: 2 tablet per hari (1 g per hari)

Dalam bentuk apa saja suplemen ini tersedia?

Suplemen ini tersedia dalam dosis dan kekuatan berikut:

  • Calcium Sandoz 500mg tablet effervescent
  • Calcium Sandoz sirup tersedia dalam botol 300ml

Peringatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Apa yang harus saya perhatikan sebelum menggunakan Calcium Sandoz?

Berikut adalah beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan sebelum menggunakan suplemen ini:

Obat-obatan dan kondisi kesehatan

Sebelum mengonsumsi suplemen ini, pastikan Anda memberi tahu dokter mengenai obat-obatan apa saja yang sedang dikonsumsi. Hal ini penting untuk mencegah terjadinya interaksi, keracunan obat, serta efek samping yang berbahaya.

Selain obat-obatan, informasikan pula ke dokter atau tenaga medis mengenai penyakit atau kondisi kesehatan yang sedang Anda derita. Suplemen ini berpotensi memicu terjadinya interaksi dengan kondisi kesehatan tertentu.

Sedang hamil atau menyusui

Beri tahu dokter jika Anda hamil, khusunya jika Anda berada pada bulan terakhir kehamilan, Anda berencana untuk hamil, atau menyusui. Jika Anda hamil ketika menggunakan Calcium Sandoz, segera hubungi dokter.

Riwayat alergi

Anda juga perlu menginformasikan dokter jika Anda memiliki riwayat alergi terhadap kalsium atau bahan lain yang terkandung di dalam obat ini. Informasi lebih jelas ada dalam brosur.

Apakah suplemen ini aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Calcium Sandoz sirup dan tablet effervescent dapat dikonsumsi pada pasien yang hamil atau menyusui.

Namun, menurut MIMS, obat ini tergolong dalam kategori risiko kehamilan C berdasarkan standar Food and Drug Administrations (FDA) di Amerika, yang setara dengan BPOM di Indonesia.

Ini artinya, obat ini menunjukkan adanya efek berbahaya ketika diuji coba pada hewan. Namun, belum ada penelitian yang menunjukkan adanya efek pada janin manusia.

Selalu konsultasikan pada dokter Anda sebelum mengkonsumsi suplemen ini jika Anda hamil dan menyusui.

Efek Samping

Apa efek samping Calcium Sandoz yang mungkin terjadi?

Daftar ini bukan merupakan daftar lengkap dari efek samping yang dapat muncul. Hubungi dokter Anda untuk nasihat medis tentang efek samping.

Suplemen ini dapat menyebabkan efek samping seperti:

  • Reaksi alergi obat: ruam, gatal, kesulitan bernapas atau pembengkakan pada wajah, bibir, tenggorokan, atau lidah
  • Mual, nyeri perut, diare, konstipasi, angina, ruam kulit, dan gatal, tinggi konsentrasi kalsium pada darah (hiperkalsemia) atau urin (hiperkalsiuria)

Interaksi Obat

Obat apa saja yang tak boleh dikonsumsi bersamaan dengan Calcium Sandoz?

Interaksi obat Calcium Sandoz dapat terjadi, tergantung pada obat-obatan apa yang sedang Anda konsumsi.

Agar terhindar dari reaksi obat apapun, Anda harus menyimpan daftar dari seluruh obat yang Anda konsumsi (termasuk obat resep dan non-resep dan produk herbal) dan beritahukan kepada dokter dan apoteker Anda.

Demi keamanan Anda, jangan memulai, menghentikan, atau mengubah dosis dari obat tanpa persetujuan dokter.

Berikut adalah beberapa interaksi yang dapat terjadi ketika mengkonsumsi suplemen ini dengan obat lain:

  • Vitamin D
  • Obat jantung seperti digoxin dan cardiac glycosides
  • Antibiotic tetracycline
  • Thiazide diuretics (tablet air)
  • Bisphosphonates dan sodium fluoride (obat yang digunakan untuk menangani kelainan tulang)

Apakah ada makanan dan minuman yang tak boleh dikonsumsi saat menggunakan Calcium Sandoz?

Suplemen ini dapat berinteraksi dengan makanan atau alkohol dengan mengubah cara kerja obat atau meningkatkan risiko efek samping serius.

Diskusikan dengan dokter atau apoteker Anda tentang makanan atau alkohol yang berpotensi menimbulkan interaksi obat.

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan dalam keadaan darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (119) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Sangatlah penting untuk membawa daftar tertulis dari semua resep obat dan non resep yang sedang Anda konsumsi pada saat darurat.

Apa yang harus saya lakukan kalau saya lupa minum/pakai obat?

Apabila Anda melupakan satu dosis Calcium Sandoz, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Sistem Gerak Pada Manusia dan Gangguannya

Tahukah Anda apa yang dimaksud sistem gerak pada manusia? Lalu,, apa saja masalah kesehatan yang terkait dengan sistem ini? Berikut penjelasannya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesehatan Muskuloskeletal 25 Oktober 2020 . Waktu baca 13 menit

Apakah Lansia Masih Perlu Minum Susu? Berapa Banyak yang Dibutuhkan?

Minum susu biasanya dianjurkan untuk anak-anak. Lalu, jika sudah lanjut usia, apakah masih perlu minum susu? Berapa banyak susu yang harus diminum?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kesehatan Lansia, Gizi Lansia 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Kenali Faktor Risiko Sejak Dini untuk Cegah Osteoporosis di Usia Lanjut

Sebelum terlambat, segera kenali apa faktor risiko, penyebab dan cara mencegah osteoporosis usia lanjut selengkapnya di artikel ini.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Konten Bersponsor
mencegah osteoporsis usia lanjut
Osteoporosis, Kesehatan Muskuloskeletal 1 Oktober 2020 . Waktu baca 12 menit

Cari 3 Kandungan Suplemen Ini untuk Cegah Osteoporosis

Mengonsumsi suplemen dapat menjadi cara untuk cegah osteoporosis. Kenali tiga kandungan yang manjur membantu Anda terhindar dari masalah ini.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Konten Bersponsor
wanita aktif karena rutin berolahraga dan mengonsumsi suplemen cegah osteoporosis
Nutrisi, Hidup Sehat 1 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mencegah tulang keropos

3 Kebiasaan Buruk yang Harus Ditinggalkan Supaya Tulang Tetap Kuat Sampai Tua

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 8 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
Konten Bersponsor
hormon oksitosin dan kesehatan tulang

Peran “Hormon Bahagia Cinta” dalam Mendukung Kesehatan Tulang

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 1 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
penyakit degeneratif

Penyakit Degeneratif

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit
osteopenia adalah

Osteopenia

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 1 Desember 2020 . Waktu baca 8 menit