4 Aturan Penting yang Harus Diperhatikan Sebelum Minum Suplemen Zat Besi

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 2 November 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Tak hanya orang yang mengalami kekurangan zat besi, orang yang terkena anemia, ibu hamil, dan ibu menyusui juga membutuhkan suplemen zat besi. Jika Anda termasuk ke dalam kelompok orang yang perlu minum suplemen zat besi, maka Anda mesti tahu dulu aturan saat meminumnya. Lalu, apa saja aturan yang harus diperhatikan?

Aturan penting saat minum suplemen zat besi

Berikut ini beberapa aturan penting yang harus Anda perhatikan sebelum minum suplemen zat besi, di antaranya:

1. Perhatikan dosis dan waktu minum suplemen

suplemen vitamin D lansia

Suplemen zat besi dapat dikonsumsi dalam bentuk kapsul, tablet, tablet kunyah, atau cairan. Apa pun bentuknya, selalu perhatikan dosis dan waktu minum suplemen sesuai anjuran dokter.

Untuk mengatasi anemia defisiensi besi pada orang dewasa, biasanya diperlukan dosis 100-200 miligram (mg) suplemen per hari. Suplemen ini harus diminum 2 kali sehari, tergantung dari masing-masing pasien. Kalau masih bingung dengan aturannya, jangan ragu menanyakannya pada dokter.

2. Hindari makanan tertentu

tinggi serat

Suplemen zat besi memiliki beberapa efek samping seperti sakit perut, mual, muntah, diare, BAB warna hitam, atau sembelit. Sebagai solusinya, perbanyaklah makan makanan tinggi serat, seperti biji-bijian, sayuran, atau buah-buahan, untuk meringankan efek sampingnya.

Akan tetapi, Anda tidak boleh mengonsumsi makanan berserat tinggi bersamaan dengan jadwal minum suplemen, ya. Pasalnya, hal ini dapat menghambat penyerapan zat besi dalam tubuh sekaligus menghilangkan manfaatnya.

Efek serupa juga akan terjadi bila Anda mengonsumsi jenis makanan berikut:

  • Keju dan yogurt
  • Telur
  • Susu
  • Sayur bayam
  • Teh, kopi, atau minuman berkafein lainnya
  • Roti gandum dan sereal
  • Obat maag

Ada baiknya, berikan jeda minimal 2 jam setelah Anda makan makanan tersebut. Dengan begitu, penyerapan zat besi tidak akan terganggu dan Anda bisa merasakan khasiatnya dengan maksimal.

3. Barengi dengan minum suplemen vitamin C

memilih jus jeruk sehat

Selain dengan air putih, Anda boleh minum suplemen zat besi dengan jus jeruk atau suplemen vitamin C lainnya, lho! Kandungan vitamin C dapat mempercepat penyerapan zat besi di dalam tubuh, sehingga manfaatnya pun bisa Anda raih secara maksimal.

4. Konsultasikan ke dokter

penyebab sirosis hati

Bila Anda sudah minum suplemen zat besi tapi justru merasakan mual, muntah, sembelit, atau efek samping lainnya, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter

Hal ini kemungkinan disebabkan oleh dosis suplemen zat besi yang terlalu besar. Dokter biasanya akan menurunkan dosisnya sedikit demi sedikit sesuai dengan kebutuhan Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mie Instan atau Nasi: Mana yang Bikin Lebih Cepat Gemuk?

Saat ingin menjaga atau menurunkan berat badan, Anda mungkin bingung memilih mana yang lebih baik: nasi putih atau mie instan. Simak di sini!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Tips Berat Badan Turun, Nutrisi 20 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

5 Sumber Makanan Sehari-hari yang Mengandung Biotin

Biotin (vitamin B7) bermanfaat untuk menghasilkan energi pada tubuh. Apa saja makanan sehat yang mengandung biotin? Cari tahu di sini!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Fakta Gizi, Nutrisi 19 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Rasanya Memang Lezat, Tapi Apakah Selai Cokelat Kacang Sehat?

Banyak orang suka makan roti dengan olesan selai kacang cokelat saat sarapan. Namun, apa dampaknya untuk kesehatan? Apakah menyehatkan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Fakta Gizi, Nutrisi 17 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Daftar Makanan untuk Atasi Kekurangan Sel Darah Putih

Leukosit yang rendah bisa membuat Anda rentan kena infeksi. Makanan penambah sel darah putih bisa menjadi salah satu cara untuk meningkatkan leukosit Anda.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Penyakit Kelainan Darah, Kelainan Sel Darah Putih 16 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

bakteri asam laktat

5 Makanan dan Minuman Sehat yang Mengandung Bakteri Asam Laktat

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
daging angsa

Belum Banyak Diketahui, Inilah Manfaat Daging Angsa dan Kandungan Gizinya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
resep membuat bakwan

Ragam Resep Membuat Bakwan di Rumah yang Enak Tapi Sehat

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
dampak buruk minum bubble tea

Masalah Kesehatan yang Mungkin Muncul Akibat Doyan Minum Bubble Tea

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Ivena
Dipublikasikan tanggal: 22 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit