Methotrexate obat apa?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Nama Generik: Methotrexate Merek: Methotrexat Ebewe, Methotrexate Kalbe, Sanotrexat, Texorate, Emthexate Combiphar/Pharmachemie, Methotrexate DBL dan Methotrexate Lederle.

Penggunaan

Untuk apa Methotrexate?

Methotrexate adalah obat yang digunakan untuk mengobati penyakit kanker. Obat ini bekerja dengan cara menghambat pertumbuhan sel-sel tertentu dari tubuh, terutama sel yang berkembang biak dengan cepat. Meliputi sel kanker, sel sumsum tulang, dan sel-sel kulit.

Biasanya dokter meresepkan obat ini untuk terapi pengobatan kanker payudara, kanker kulit, kanker kepala dan leher, atau kanker paru-paru. Obat ini juga digunakan untuk mengobati psoriasis dan rheumatoid arthritis yang parah yang tidak berhasil diobati dengan obat-obatan lain.

Methotrexate adalah obat keras dan dapat menimbulkan efek samping serius yang berakibat fatal. Oleh karena itu, obat ini harus digunakan secara hati-hati dan diawasi secara ketat oleh dokter.

Bagaimana cara penggunaan Methotrexate?

Minum obat ini sesuai dengan yang diresepkan dokter atau yang tertera pada label kemasan produk. Jangan ragu untuk bertanya langsung ke apoteker atau dokter bila Anda belum paham betul tentang aturan pakai obat ini.

Obat ini dapat digunakan sekali atau dua kali per minggu. Tanyakan pada dokter seberapa sering dan kapan saja Anda harus menggunakan obat ini. Pastikan Anda menggunakan obat sesuai dengan takaran atau dosis yang dianjurkan dokter.

Anda tidak dianjurkan untuk menambahkan atau mengurangi dosis obat sendiri karena dapat memengaruhi kinerjanya dalam tubuh. Dosis obat mungkin dapat berbeda-beda pada setiap orang.

Gunakan obat ini secara teratur untuk mendapatkan manfaat terbaik. Supaya tidak lupa, gunakan obat ini di waktu yang sama setiap hari.

Penting untuk diperhatikan bahwa obat ini dapat menurunkan sel-sel darah yang membantu tubuh melawan infeksi dan menggumplkan darah. Oleh sebab itu, pasien yang menggunakan obat mungkin akan diminta untuk menjalani tes kesehatan secara berkala, terutama tes darah. Dalam kasus tertentu, Anda mungkin perlu melakukan biopsi hati.

Pada intinya, ikuti aturan yang diberikan oleh dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan. Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Anda juga sebaiknya segera berobat ke dokter bila kondisi Anda tidak juga membaik atau semakin memburuk. Dokter mungkin akan meresepkan obat lain yang lebih ampuh dan aman untuk membantu mengendalikan penyakit Anda.

Bagaimana cara penyimpanan Methotrexate?

Methotrexate adalah salah satu obat yang sebaiknya disimpan pada suhu ruangan. Jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan.

Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi.

Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis Methotrexate untuk orang dewasa?

Pemberian dosis obat ini disesuaikan dengan kondisi medis dan respon pasien terhadap pengobatan. Itu sebabnya, setiap orang mungkin akan mendapatkan dosis yang berbeda. Tanyakan pada dokter dosis yang aman dan cocok untuk kondisi Anda.

Mikosis fungiodes

Dosis yang dianjurkan 50 gram (g) per minggu diberikan lewat suntikan ke otot dengan dosis tunggal atau 2 dosis terbagi. Alternatif dosis lainnya, 1,5-10 mg diminum per hari.

Leukemia limfosit akut

Dosis obat sebanyak 15 mg/m2 lewat suntikan ke otot, diberikan satu atau dua kali dalam seminggu. Obat ini juga bisa diberikan dengan dosis 2,5 mg/kg lewat infus digunakan setiap 2 minggu sekali. Atau, 15 mg/m2 diminum satu atau dua kali dalam seminggu.

Leukemia meningeal

Dosis yang direkomendasikan 12 mg/m2 lewat suntikan ke saraf tulang belakang sebanyak satu kali seminggu selama 2-3 minggu. Selanjutnya obat diberikan satu kali sebulan. Maksimal dosis yang diberikan 15 mg.

Obat ini juga bisa diberikan dengan dosis 200-500 mcg/kg digunakan setiap 2-5 hari, atau sampai jumlah sel darah merah dan sel darah putih dalam kondisi normal.

Kariokarsinoma

Dosis berkisar dari 15 sampai 30 miligram (mg) per hari, diberikan lewat suntikan ke otot selama 5 hari. Ulangi pemakaian obat ini kira-kira satu minggu setelahnya, untuk 3-5 kali.

Alternatif lainnya, 0,25 sampai 1 mg/kg (maksimal pemberian dosis 60 mg) diberikan setiap 48 jam sekali untuk 4 dosis, disertai dengan folinic acid. Ulangi pemakaian dengan interval 7 hari, untuk 4 kali atau lebih.

Psoriasis

Untuk mengatasi psoriasis pada orang dewasa, dosis obat yang dianjurkan sebanyak 10-25 mg seminggu, diminum sebagai dosis tunggal.

Rheumatoid arthritis

Pada kasus penyakit rematik, dosis yang diberikan sebanyak 7,5 mg diminum sekali seminggu. Dosis maksimal 20 mg per minggu.

Osteosarkoma

Dalam perawatan awal, dosis yang dianjurkan sebanyak 12 g/m2, diberikan lewat infus selama 4 jam. Obat ini dapat dikombinasikan dengan folicid acid. Bila diperlukan, dosis bisa ditambahkan hingga 15 mg/m2.

Bagaimana dosis Methotrexate untuk anak-anak?

Dosis obat untuk anak-anak disesuaikan dengan berat badan mereka. Silakan tanyakan pada dokter untuk mengetahui dosis obat yang aman dan cocok untuk buah hati Anda.

Dalam dosis apakah Methotrexate tersedia?

Obat ini tersedia dalam bentuk larutan injeksi dengan kekuatan 25 mg/mL.

Efek Samping

Apa saja efek samping obat Methotrexate?

Sama seperti obat lainnya, obat ini juga berpotensi menyebabkan efek samping. Beberapa efek samping paling umum dari obat Methotrexate adalah:

  • Mual
  • Muntah
  • Sakit perut
  • Pusing
  • Sakit kepala
  • Badan terasa lemas dan tidak bertenaga
  • Gusi mudah berdarah
  • Penglihatan kabur
  • Kemerahan di area bekas suntukan

Beberapa orang yang menggunakan obat ini ada yang mengalami reaksi terhadap infus (bila obat disuntikkan ke dalam vena). Beri tahu perawat Anda segera jika Anda merasa mual, pusing, berkeringat, atau sesak napas selama atau setelah disuntik obat Methotrexate.

Hentikan penggunaan obat Methotrexate dan segera hubungi dokter jika Anda memiliki salah satu dari efek samping yang serius berikut ini:

  • Batuk kering
  • Sesak napas
  • Muntah terus-terusan
  • Ada bercak putih atau luka di dalam mulut atau bibir
  • Urin dan feses bercampur darah
  • Frekuensi buang air kecil menurun
  • Gejala mau flu seperti demam, tubuh menggigil, dan badan pegal-pegal
  • Sakit tenggorokan
  • Sakit kepala yang disertai dengan kulit melepuh parah, mengelupas, dan ruam kulit merah
  • Kulit bewarna pucah
  • Nafsu makan menurun
  • Urin lebih gelap dan feses berwarna seperti tanah liat
  • Sakit kuning (menguningnya kulit atau mata)

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas.

Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan Methotrexate?

Sebelum menggunakan Methotrexate, ada baiknya:

  • Beri tahu dokter dan apoteker jika Anda alergi terhadap Methotrexate, obat lain, atau salah satu bahan dalam tablet Methotrexate. Tanyakan kepada dokter atau apoteker tentang komposisi bahan yang digunakan dalam obat ini.
  • Beri tahu dokter dan apoteker tentang semua obat-obatan yang sedang rutin Anda konsumsi. Entah itu obat resep nonresep, vitamin, suplemen gizi, dan produk-produk herbal.
  • Beri tahu dokter bila Anda berencana hamil, sedang hamil, atau menyusui. Sebab, obat ini terbukti dapat menyebabkan efek negatif pada janin yang ada di kandungan.
  • Beri tahu dokter bila dalam waktu dekat Anda akan menjalani operasi, termasuk operasi gigi.
  • Obat ini dapat membuat kulit Anda sensitif terhadap sinar matahari atau sinar ultraviolet. Maka itu, gunakan tabir surya, payung, kacamata hitam, dan pakaian pelindung bila Anda ingin berkegiatan di luar ruangan.
  • Jika Anda memiliki psoriasis, luka Anda mungkin menjadi lebih buruk bila terpapar sinar matahari. Sebisa mungkin hindari keluar ruangan saat cuaca sedang terik. Gunakan pakaian lengan panjang, topi, dan payung untuk melindungi kulit Anda dari paparan sinar matahari.
  • Jangan melakukan vaksinasi selama pengobatan dengan Methotrexate tanpa berbicara dengan dokter Anda.

Apakah Methotrexate aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini.

Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori X menurut Food and Drugs Administration (FDA) di Amerika Serikat, atau setara dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Indonesia.

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

  • A = Tidak berisiko,
  • B = Tidak berisiko pada beberapa penelitian,
  • C = Mungkin berisiko,
  • D = Ada bukti positif dari risiko,
  • X = Kontraindikasi,

Selain berbahaya bagi ibu hamil, obat ini juga sebaiknya tidak digunakan pada ibu yang menyusui. Sebab, studi pada wanita menyusui telah menunjukkan adanya bahaya pada bayi. Alternatif lain untuk obat ini harus diresepkan atau Anda harus berhenti menyusui saat menggunakan obat ini.

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan Methotrexate?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini.

Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Beberapa obat-obatan yang dapat berinteraksi dengan obat Methotrexate adalah:

  • Antibiotik tertentu seperti kloramfenikol (Chloromycetin), penisilin, tetrasiklin
  • Asam folat (baik yang terkandung dalam makanan/minuman maupun multivitamin)
  • Obat-obatan untuk rheumatoid arthritis
  • Fenitoin (Dilantin)
  • Probenesid (Benemid)
  • Sulfonamid seperti kotrimoksazol (Bactrim, Septra),ulfadiazin, sulfamethizole (Urobiotic), dan sulfisoxazole (Gantrisin)
  • Teofilin (Theochron, Theolair).

Mungkin masih banyak obat lain yang bisa berinteraksi dengan obat ini. Maka dari itu, pastikan Anda memberi tahu dokter perihal semua obat-obatan yang sedang rutin diminum belakangan ini. Hal sederhana ini membantu dokter untuk menentukan jenis obat lain yang cocok dan aman untuk kondisi Anda. Dengan begitu, Anda pun dapat terhindar dari efek samping berbahaya yang bisa berakibat fatal. 

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan Methotrexate?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi.

Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan Methotrexate?

Adanya masalah kesehatan lain di tubuh Anda dapat mempengaruhi penggunaan obat ini. Beritahukan dokter Anda bila Anda memiliki masalah kesehatan lain.:

  • Sedang atau pernah mengalami penyalahgunaan alkohol
  • Anemia
  • Leukopenia (sel darah putih rendah)
  • Penyakit hati kronis
  • Trombositopenia (tingkat darah trombosit rendah)
  • Sistem kekebalan tubuh yang lemah
  • Ascites (cairan ekstra di daerah perut)
  • Penyakit ginjal
  • Efusi pleura (cairan ekstra dalam paru-paru)
  • Diabetes
  • Obesitas
  • Ulkus peptikum
  • Ulseratif kolitis (radang usus besar)
  • Infeksi baik yang disebabkan oleh bakteri, jamur, dan virus

Mmasih banyak obat lain yang mungkin saja bisa berinteraksi dengan obat ini. Oleh sebab itu,, pastikan Anda memberi tahu dokter semua riwayat kesehatan yang pernah Anda alami. Bila diperlukan, dokter dapat meresepkan obat lain yang lebih aman dan cocok dengan kondisi Anda.

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (119) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Ketika seseorang mengalami overdosis, biasanya mereka akan mengalami gejala khas seperti:

  • Tekanan darah yang terlalu rendah (hipotensi) yang membuat kepala menjadi pusing
  • Pingsan
  • Detak jantung cepat dan tidak teratur
  • Detak jantung lebih lambat dari kondisi normal

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Direview tanggal: Januari 1, 1970 | Terakhir Diedit: November 1, 2019

Sumber