Nama Generik: Erythromycin Merek: Dothrocyn, Erysanbe, Narlecin, Opithrocin, Pharothrocin, Trovilon, Arsitrocin, Cetathrocin, Corsatrocin, Erphathrocin, Erycoat Forte, Eryderm, Erymed, Erythrin, Erythrocin Erythrocin/Er, Erythromycin Indo Farma, JeracindanKonithrocin.

Penggunaan

Untuk apa Erythromycin?

Erythromycin adalah obat dengan fungsi untuk mengobati berbagai macam infeksi bakteri. Obat ini juga digunakan untuk mencegah infeksi bakteri tertentu. Obat ini dikenal dengan antibiotik makrolide. Obat ini bekerja dengan menghentikan pertumbuhan bakteri. Antibiotik ini hanya mengobati atau mencegah infeksi bakteri saja. Obat ini tidak bekerja untuk infeksi virus (seperti pilek, flu). Penggunaan antibiotik yang tidak tepat atau salah dapat menyebabkan penurunan efektivitas.

PENGGUNAAN LAIN: Section ini berisi penggunaan obat yang tidak disebutkan di label yang disetujui profesional namun dapat diresepkan oleh dokter Anda. Gunakan obat ini pada kondisi yang disebutkan pada section ini hanya bila diresepkan oleh dokter Anda.

Obat ini juga dapat digunakan untuk mengobati jenis kondisi lambung tertentu seperti pencernaan yang melambat (gastroparesis).

Dosis erythromycin dan efek samping erythromycin akan dijelaskan lebih lanjut di bawah ini.

Bagaimana cara penggunaan Erythromycin?

Minum obat ini sesuai anjuran dokter, biasanya sebelum makan, obat ini diserap paling baik saat lambung kosong. Jika timbul mual, Anda dapat mengonsumsinya bersama makanan atau susu.

Obat ini terasa pahit jika digerus. Telan obat langsung seluruhnya. Jangan dikunyah atau digerus.

Dosis berdasarkan kondisi kesehatan dan respon terapi Anda. Untuk anak, dosis dapat juga berdasarkan usia dan berat badan.

Antibiotik bekerja dengan baik saat jumlah obat di tubuh Anda tetap dalam kadar yang konstan. Jadi, gunakan obat ini dengan interval yang kurang lebih sama. Untuk membantu Anda, gunakan pada waktu yang sama setiap hari.

Jika Anda menggunakan obat ini untuk infeksi, lanjutkan penggunaan obat ini hingga yang diresepkan habis, walapun gejala menghilang setelah beberapa hari. Menghentikan obat terlalu cepat dapat membuat bakteri lanjut berkembang, yang akhirnya kembali terinfeksi. Beri tahukan dokter jika kondisi Anda menetap atau memburuk.

Jika Anda menggunakan obat ini untuk mencegah infeksi bakteri tertentu, gunakan sesuai anjuran dokter dengan tepat. Jangan menghentikan pengobatan tanpa persetujuan dokter.

Ikuti aturan yang diberikan oleh dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan. Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Bagaimana cara penyimpanan Erythromycin?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis Erythromycin untuk orang dewasa?

Dosis Dewasa untuk Gastroenteritis Campylobacter: Infeksi ringan hingga sedang: 250-500 mg (base, estolate, stearate) atau 400-800 mg (ethylsuccinate) diminum setiap 6 jam.
Indeksi berat: 1-4 g/hari IV dalam dosis terbagi setiap 6 jam atau dengan infus berkelanjutan.

Dosis Dewasa untuk Chancroid: infeksi ringan hingga berat: 250-500 mg (base, estolate, stearate) atau 400 to 800 mg (ethylsuccinate) diminum setiap 6 jam.
Infeksi berat: 1-4 g/hari IV dalam dosis terbagi setiap 6 jam atau dengan infus berkelanjutan.

Dosis Dewasa untuk Lymphogranuloma Venereum: infeksi ringan hingga berat: 250-500 mg (base, estolate, stearate) atau 400 to 800 mg (ethylsuccinate) diminum setiap 6 jam.

Infeksi berat: 1-4 g/hari IV dalam dosis terbagi setiap 6 jam atau dengan infus berkelanjutan.

Dosis Dewasa untuk Mycoplasma Pneumonia: infeksi ringan hingga berat: 250-500 mg (base, estolate, stearate) atau 400 to 800 mg (ethylsuccinate) diminum setiap 6 jam.

Infeksi berat: 1-4 g/hari IV dalam dosis terbagi setiap 6 jam atau dengan infus berkelanjutan.

Dosis Dewasa untuk Uretritis Nongonococcal: infeksi ringan hingga berat: 250-500 mg (base, estolate, stearate) atau 400 to 800 mg (ethylsuccinate) diminum setiap 6 jam.

Infeksi berat: 1-4 g/hari IV dalam dosis terbagi setiap 6 jam atau dengan infus berkelanjutan.

Dosis Dewasa untuk Otitis Media: infeksi ringan hingga berat: 250-500 mg (base, estolate, stearate) atau 400 to 800 mg (ethylsuccinate) diminum setiap 6 jam.

Infeksi berat: 1-4 g/hari IV dalam dosis terbagi setiap 6 jam atau dengan infus berkelanjutan.

Dosis Dewasa untuk Faringitis: infeksi ringan hingga berat: 250-500 mg (base, estolate, stearate) atau 400 to 800 mg (ethylsuccinate) diminum setiap 6 jam.

Infeksi berat: 1-4 g/hari IV dalam dosis terbagi setiap 6 jam atau dengan infus berkelanjutan.

Dosis Dewasa untuk Pneumonia: infeksi ringan hingga berat: 250-500 mg (base, estolate, stearate) atau 400 to 800 mg (ethylsuccinate) diminum setiap 6 jam.

Infeksi berat: 1-4 g/hari IV dalam dosis terbagi setiap 6 jam atau dengan infus berkelanjutan.

Dosis Dewasa untuk infeksi kulit atau jaringan lunak: infeksi ringan hingga berat: 250-500 mg (base, estolate, stearate) atau 400 to 800 mg (ethylsuccinate) diminum setiap 6 jam.

Infeksi berat: 1-4 g/hari IV dalam dosis terbagi setiap 6 jam atau dengan infus berkelanjutan.

Dosis Dewasa untuk Sifilis – Awal: infeksi ringan hingga berat: 250-500 mg (base, estolate, stearate) atau 400 to 800 mg (ethylsuccinate) diminum setiap 6 jam.

Infeksi berat: 1-4 g/hari IV dalam dosis terbagi setiap 6 jam atau dengan infus berkelanjutan.

Dosis Dewasa untuk Infeksi Saluran Pernapasan Atas: infeksi ringan hingga berat: 250-500 mg (base, estolate, stearate) atau 400 to 800 mg (ethylsuccinate) diminum setiap 6 jam.

Infeksi berat: 1-4 g/hari IV dalam dosis terbagi setiap 6 jam atau dengan infus berkelanjutan.

Dosis Dewasa untuk Bronkitis: infeksi ringan hingga berat: 250-500 mg (base, estolate, stearate) atau 400 to 800 mg (ethylsuccinate) diminum setiap 6 jam.

Infeksi berat: 1-4 g/hari IV dalam dosis terbagi setiap 6 jam atau dengan infus berkelanjutan.

Dosis Dewasa untuk infeksi Chlamydia: infeksi ringan hingga berat: 250-500 mg (base, estolate, stearate) atau 400 to 800 mg (ethylsuccinate) diminum setiap 6 jam.

Infeksi berat: 1-4 g/hari IV dalam dosis terbagi setiap 6 jam atau dengan infus berkelanjutan.

Dosis Dewasa untuk Penyakit Lyme: infeksi ringan hingga berat: 250-500 mg (base, estolate, stearate) atau 400 to 800 mg (ethylsuccinate) diminum setiap 6 jam.

Infeksi berat: 1-4 g/hari IV dalam dosis terbagi setiap 6 jam atau dengan infus berkelanjutan.

Dosis Dewasa untuk Legionella Pneumonia: Walaupun dosis belum ditentukan, penelitian menggunakan 1-4 g/hari secara oral atau IV dalam dosis terbagi setiap 6 jam atau dengan infus berkelanjutan.

Dosis Dewasa untuk Profilaksis Endokarditis Bakterial: 1 g (stearate) atau 800 mg (ethylsuccinate) diminum 2 jam sebelum prosedur, lalu minum 1.5 kali dosis awal 6 jam setelah dosis awal.

Dosis Dewasa untuk Bowel Preparation: 1 g (base) diminum jam 1, 2, dan 11 siang di hari sebelum operasi (anggap waktu operasi jam 8 pagi); berikan dengan neomycin oral 1 g dan pengosong usus.

Dosis dewasa untuk Profilaksis Demam Rheumatic: 250 mg diminum 2 kali sehari.

Bagaimana dosis Erythromycin untuk anak-anak?

Dosis Anak untuk Profilaksis Endokarditis Bakterial: 20 mg/kg (ethylsuccinate or stearate) diminum 2 jam sebelum prosedur, lalu minum 1.5 kali dosis awal 6 jam setelah dosis awal.

Dosis Anak untuk Bowel Preparation: 20 mg/kg (base) diminum jam 1, 2, dan 11 siang di hari sebelum operasi (anggap waktu operasi jam 8 pagi); berikan dengan neomycin oral 1 g dan pengosong usus.

Dosis Anak untuk Pneumonia: Konjungtivitis chlamydial neonatal dan pneumonia: 50 mg/kg/hari diminum dalam dosis terbagi setiap 6 jam selama minimal 2 minggu.

Dosis Anak untuk infeksi Chlamydia: Konjungtivitis chlamydial neonatal dan pneumonia: 50 mg/kg/hari diminum dalam dosis terbagi setiap 6 jam selama minimal 2 minggu.

Dosis Anak untuk Profilaksis Demam Rheumatic: 250 mg diminum 2 kali sehari.

Dosis Anak untuk Pertussis: 40-50 mg/kg/hari, diminum , dibagi setiap 6 jam selama 14 hari; dosis maksimal: 2 g/hari (tidak direkomendasikan untuk bayi kurang dari 1 bulan).

Dalam dosis apakah Erythromycin tersedia?

Erythromycin tersedia dalam dosis-dosis sebagai berikut.

Capsule Delayed Release Particles, Oral, sebagai dasar: 250 mg
Solution Reconstituted, Intravenous, sebagai lactobionate: 500 mg, 1000 mg
Suspension Reconsituted, Oral, sebagai ethylsuccinate: 200 mg/5 mL (100 mL); 400 mg/5 mL (100 mL)
Tablet, Oral, sebagai dasar: 250 mg, 500 mg
Tablet, Oral, sebagai ethylsuccinate: 400 mg
Tablet, Oral, sebagai stearate: 250 mg
Tablet, Delayed Release, Oral, sebagai dasar: 250 mg, 333mg, 500 mg

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena Erythromycin?

Segera cari bantuan medis darurat jika Anda mengalami tanda reaksi alergi: gatal-gatal, sulit bernapas; bengkak wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.

Berhenti menggunakan Erythromycin topikal dan hubungi dokter jika Anda mengalami efek samping serius berikut ini:

  • Rasa terbakar, perih atau merah yang berat
  • Luka bernanah atau tanda infeksi kulit lain
  • Kondisi kulit yang memburuk atau
  • Diare air atau darah

Efek samping yang lebih ringan yaitu:

  • Iritasi kulit ringan atau nyeri
  • Kulit kering atau berminyak
  • Gatal
  • Mengelupas
  • Iritasi mata ringan

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan Erythromycin?

Sebelum menggunakan Erythromycin,

  • Beri tahukan dokter dan apoteker jika Anda alergi Erythromycin, azithromycin (Zithromax), clarithromycin (Biaxin), dirithromycin (Dynabac), atau obat lain
  • Beri tahukan dokter dan apoteker Anda obat resep dan non resep yang Anda konsumsi, khususnya antibiotik lain, antikoagulan (‘pengencer darah’), astemizole (Hismanal), carbamazepine (Tegretol), cisapride (Propulsid), clozapine (clozaril), cyclosporine (Neoral, Sandimmune), digoxin (Lanoxin), disopyramide (Norpace), ergotamine, felodipine (Plendil), lovastatin (Mevacor), phenytoin (Dilantin), pimozide (Orap), terfenadine (Seldane), theophylline (Theo-Dur), triazolam (Halcion), and vitamin
  • Beri tahu dokter jika Anda menderita atau pernah menderita penyakit hati, kulit atau mata menguning, kolitis, atau masalah lambung
  • Beri tahu dokter jika Anda hamil, berencana hamil, atau sedang menyusui. Jika Anda akan hamil dan sedang konsumsi Erythromycin, hubungi dokter segera
  • Jika Anda akan melakukan operasi, seperti operasi gigi, beri tahu dokter atau dokter gigi bahwa Anda menggunakan Erythromycin

Apakah Erythromycin aman untuk ibu hamil dan menyusui?

c

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan Erythromycin?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini. Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Banyak obat dapat berinteraksi dengan Erythromycin. Tidak semua interaksi yang mungkin disebutkan di sini.

Beritahukan dokter mengenai semua obat Anda dan kapan Anda mulai atau berhenti menggunakan selama terapi dengan Erythromycin, khususnya:

  • Obat antivirus (obat untuk mengobati hepatitis, atau HIV/AIDS)
  • Obat antijamur
  • Obat antibiotic lain
  • Obat kanker
  • Obat penurun kolesterol atau trigliserida
  • Obat untuk mengobati atau mencegah malaria
  • Obat untuk mengobati hipertensi arteri pulmonal
  • Obat jantung atau tekanan darah
  • Obat untuk mencegah penolakan transplantasi organ atau
  • Obat untuk mengobati depresi atau penyakit mental

Daftar ini tidak lengkap dan banyak obat lain dapat berinteraksi dengan Erythromycin. Termasuk obat resep dan nonresep, vitamin, dan produk herbal. Berikan daftar seluruh obat Anda pada pelayan kesehatan yang mengobati Anda.

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan Erythromycin?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

Interaksi berikut dipilih berdasarkan perbedaan potensial obat dan belum tentu semua termasuk di dalamnya.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan Erythromycin?

Adanya masalah kesehatan lain di tubuh Anda dapat mempengaruhi penggunaan obat ini. Beritahukan dokter Anda bila Anda memiliki masalah kesehatan lain, khususnya:

  • Bradikardia (denyut jantung lambat)
  • Masalah ritme jantung (misalnya long QT)
  • Hipokalemia (kadar kalium rendah dalam darah), tidak terkoreksi
  • Hipomagnesemia (kadar magnesium rendah dalam darah), tidak terkoreksi—tidak dianjurkan untuk menggunakan obat pada pasien ini
  • Gagal jantung kongestif—bentuk granul dan tablet mengandung sodium, yang dapat memperparah kondisi
  • Peningkatan enzim hati
  • Penyakit hati (termasuk hepatitis kolestatik)
  • Myasthenia gravis (lemah otot berat)—gunakan dengan hati-hati. Dapat memperburuk kondisi

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Desember 14, 2016 | Terakhir Diedit: Desember 14, 2016