Nama Generik: Chlortalidone Merek: Hygroton dan chlortalidone.

Penggunaan

Untuk apa chlortalidone?

 

Chlortalidone adalah obat yang dikategorikan dalam kelompok obat thiazide diuretics. Thiazide diuretics berfungsi untuk mengurangi kadar air dalam tubuh Anda dengan cara meningkatkan jumlah air dalam air seni Anda. Chlortalidone adalah obat yang disebut juga dengan ‘tablet air’.

Chlortalidone adalah obat yang digunakan untuk:

  • mengobati tekanan darah tinggi (hipertensi)
  • mengobati gagal jantung
  • mengurangi penampungan cairan yang menyebabkan penyakit ginjal dan hati
  • mengobati diabetes insipidus (kondisi di mana volume air seni seseorang terlalu banyak dan sering haus).

Bagaimana cara menggunakan Chlortalidone?

Chlortalidone adalah obat yang paling baik digunakan pada pagi hari dengan makanan. Telan tablet dengan meminum segelas air putih. Anda sebaiknya menghindari makanan dengan kadar garam rendah karena chlortalidone dapat mengurangi jumlah garam dalam tubuh Anda. Jika Anda sedang berada dalam diet dengan makanan yang mengandung sedikit garam, beri tahu dokter Anda sebelum menggunakan Chlortalidone.

Bagaimana cara menyimpan Chlortalidone?

Chlortalidone adalah obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.                            

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis chlortalidone untuk orang dewasa?

  • Tekanan darah tinggi:

Dimulai dengan dosis awal 25 mg (setengah tablet) sehari. Dokter Anda mungkin akan meningkatkan dosis menjadi 50 mg (satu tablet)per hari jika dibutuhkan.

  • Gagal jantung:

Dimulai dengan dosis awal 25 mg (Setengah tablet) sehari. Dokter Anda mungkin akan meningkatkan dosis hingga 200 mg (4 tablet) sehari jika dibutuhkan.

Retensi cairan yang dihubungkan dengan penyakit ginjal atau hat: hingga 50 mg (1 tablet) sehari.

  • Diabetes insipidus:

Dosis awal 100 mg (2 tablet) dua kali sehari. Dokter Anda mungkin akan mengurangi dosis Anda menjadi 50 mg (1 tablet) sehari.

  • Pasien lansia dengan masalah ginjal:

Dokter Anda mungkin akan memberikan obat dengan dosis yang lebih rendah karena tubuh Anda mungkin tidak dapat mengonsumsi Chlortalidone secepat tubuh normal.

Jika Anda tidak yakin dengan jumlah tablet yang seharusnya Anda gunakan, tanyakan pada dokter atau apoteker. Jangan hentikan penggunaan obat secara mendadak. Tanyakan pada dokter Anda terlebih dahulu.

Dalam dosis apakah chlortalidone tersedia?

Chlortalidone adalah obat diuretik yang dapat tersedia dalam sediaan tablet

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena chlortalidone?

Chlortalidone adalah obat yang dapat menimbulkan efek samping. Efek samping yang sangat sering terjadi (mempengaruh lebih dari 1 dari 10 orang):

  • rendahnya kandungan potassium dalam darah yang dapat menyebabkan lemahnya otot, otot berkedut, atau detak jantung tidak wajar
  • meningkatnya kandungan asam urat pada darah
  • meningkatnya level kolesterol dalam darah

Efek samping yang cukup umum terjadi (kurang dari 1 orang dari 10):

  • rendahnya kadar sodium yang dapat menyebabkan rasa lelah, bingung, otot berkedut, koma
  • rendahnya kadar magnesium dalam darah
  • tingginya kadar gula dalam darah yang dapat menyebabkan lelah, lemah atau merasa haus.
  • gatal-gatal
  • ruam pada kulit
  • tekanan darah rendah yang dapat membuat Anda merasa pusing saat berdiri
  • pusing
  • hilangnya napsu makan
  • perut terasa tidak enak
  • impoten bagi pria

Efek samping yang tidak biasa (mempengaruhi 1 dari 100 orang)

  • encok yang dapat menyebabkan rasa sakit dan bengkak pada ruas tulang.

Efek samping yang jarang (mempengaruhi kurang dari 1 dalam 1000 orang):

  • meningkatnya jumlah kalsium dalam darah yang dapat menyebabkan rasa gelisah, sakit pada mata, dan sakit pada perut
  • terdapat kandungan gula dalam urin (hal ini baru dapat ditentukan ketika dokter atau suster menguji urin Anda)
  • memburuknya diabetes
  • warna mata atau kulit menguning karena masalah liver atau darah
  • kulit Anda sensitif pada matahari
  • detak jantung tidak normal termaksuk palpitasi dan pingsan
  • sakit kepala
  • merasa sakit
  • sakit perut
  • susah buang air besar
  • diare
  • kurangnya platelet dalam darah yang dapat meningkatkan risiko memar atau berdarah
  • turunnya jumlah sel darah putih yang dapat membuat infeksi
  • tingginya jumlah eosinophils (tipe sel darah putih)
  • masalah pernafasan
  • masalah dengan ginjal

Tidak semua orang mengalami efek samping ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan chlortalidone?

Chlortalidone adalah obat yang dapat bereaksi pada kondisi tertentu. Jangan gunakan chlortalidone jika:

  • Anda alergi terhadap chlortalidone, sulphonamides seperti sulfamethoxazole atau apapun dengan komposisi Chlortalidone (lihat bagian 6 untuk informasi lebih lanjut)
  • jika Anda tidak buang air kecil sama sekali
  • jika Anda memiliki masalah ginjal atau hati yang akut
  • jika kadar potassium dalam darah Anda rendah dimana dapat menyebabkan lemahnya otot, otot berkedut, atau detak jantung tidak normal
  • jika kandungan sodium dalam darah Anda rendah karena dapat menyebabkan rasa lelah, bingung, otot berkedut, koma
  • jika Anda memiliki kandungan kalsium yang tinggi dalam darah sehingga menyebabkan tidak napsu makan, lelah, atau otot terasa lemah
  • jika Anda merasa mengalami encok atau batu ginjal
  • jika Anda memiliki penyakit Addison (kondisi di mana kelenjar adrenal tidak dapat memproduksi cukup steroid)

Pastikan Anda memberi tahu dokter atau apoteker jika Anda mengalami hal-hal seperti diatas atau Anda merasa mengalami hal tersebut.

Apakah Chlortalidone aman bagi ibu hamil dan menyusui?

Belum ada informasi yang memadai tentang keamanan dalam menggunakan obat ini selama masa kehamilan dan menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini.

Interaksi

Obat-obatan apa yang dapat berinteraksi dengan Chlortalidone?

Walau beberapa obat tidak boleh dikonsumsi bersamaan sama sekali, pada kasus lain beberapa obat juga bisa digunakan bersamaan meskipun interaksi mungkin saja terjadi. Pada kasus seperti ini, dokter mungkin akan mengganti dosisnya, atau melakukan hal-hal pencegahan lain yang dibutuhkan. Beri tahu dokter jika Anda sedang mengonsumsi obat lain baik yang dijual bebas maupun dari resep dokter.

Apakah Chlortalidone dapat berinteraksi dengan makanan atau alkohol?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan  penyedia layanan kesehatan Anda.

Apakah Chlortalidone berinteraksi dengan kondisi kesehatan tertentu?

Kondisi kesehatan lain yang Anda miliki bisa memengaruhi penggunaan obat ini. Selalu beri tahu dokter jika Anda memiliki masalah kesehatan lain, terutama:

 

  • Anda menderita penyakit hati atau ginjal
  • jika Anda berada dalam diet rendah garam
  • jika Anda menderita diabetes mellitus (meningkatnya gula dalam darah)
  • jika Anda memiliki kandungan kolesterol tinggi
  • jika Anda baru saja menerima anestesi
  • jika Anda lansia

 

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Direview tanggal: April 18, 2018 | Terakhir Diedit: April 18, 2018

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan