Candesartan obat apa?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Nama Generik: Candesartan Merek: Blopress, Canderin, Candotens dan Candesartan TI.

Fungsi

Untuk apa Candesartan digunakan?

Candesartan adalah obat yang digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi (hipertensi) pada orang dewasa maupun anak-anak. Obat Candesartan adalah obat yang termasuk dalam kelas obat angiotensin receptor blockers (ARBs). Obat tersebut bekerja dengan cara memblokir reseptor angiotensin, yang melemaskan pembuluh darah sehingga darah dapat mengalir lebih mudah.

Selain itu, obat Candesartan adalah obat yang juga biasa dipakai untuk melindungi ginjal dari kerusakan karena diabetes, dan mengobati gagal jantung.

Bagaimana cara penggunaan obat ini?

Ikuti aturan yang diberikan oleh dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan. Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Minumlah obat ini dengan atau tanpa makanan seperti yang dianjurkan oleh dokter Anda, biasanya sekali atau dua kali sehari. Dosis yang digunakan berdasarkan kondisi kesehatan Anda dan respon pada pengobatan. Pada anak-anak, dosis juga tergantung pada berat badan.

Gunakan obat ini secara rutin untuk mendapat hasil terbaik. Untuk membantu Anda mengingat, minum obat pada waktu yang sama setiap hari. Penting untuk melanjutkan pengobatan ini meskipun Anda sudah merasa lebih baik. Kebanyakan orang yang memiliki tekanan darah tinggi tidak merasa sakit. Untuk pengobatan tekanan darah tinggi, mungkin akan memakan waktu sekitar 6 minggu hingga Anda merasakan manfaat dari obat ini.

Hubungi dokter apabila kondisi Anda tidak membaik atau apabila semakin parah (seperti misalnya tekanan darah terus naik).

Bagaimana cara penyimpanan Candesartan?

Cara penyimpanan yang terbaik ketika menggunakan obat candesartan adalah dengan menyimpannya pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan.

Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.                            

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis Candesartan untuk orang dewasa?

Dosis yang diberikan akan berbeda, tergantung dengan kondisi pasien saat itu.

Hipertensi

  • Dosis awal: 16 mg oral sekali sehari.
  • Dosis lanjutan: sehari 8-32 mg, dikonsumsi sekali atau dua kali sehari.

Gagal jantung

Dosis awal: 4 mg oral sekali sehari. Dosis target adalah 32 mg sekali sehari, dicapai dengan menggandakan dosis dalam interval dua minggu, berdasarkan toleransi pasien terhadap obat.

Bagaimana dosis candersatan untuk anak-anak?

Semua dosis dapat diberikan sekali sehari atau dibagi ke dalam 2 dosis yang sama:

Usia kurang dari 6 tahun:

  • Dosis awal: 0.20 mg/kg (suspensi oral)
  • Dosis lanjutan: 0.05 hingga 0.4 mg/kg oral sehari.

Usia 6-17 tahun, kurang dari 50 kg:

  • Dosis awal: 4-8 mg oral sehari.
  • Dosis lanjutan: 2-16 mg oral sehari.

Usia 6 sampai kurang dari 17 tahun, lebih dari 50 kg:

  • Dosis awal: 8-16 mg oral sehari.
  • Dosis lanjutan: 4-32 mg oral sehari.

Dosis di atas 0.4 mg/kg (usia 1 sampai kurang dari 6 tahun) atau 32 mg (usia 6 sampai kurang dari 17 tahun) belum diteliti pada pasien anak-anak.

Dalam dosis apakah Candesartan tersedia?

Sediaan dari obat Candesartan adalah tablet oral dengan dosis berbeda-beda, yaitu 4mg, 8mg, 16mg, dan 32mg.

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena Candesartan?

Efek samping yang mungkin terjadi saat penggunaan candesartan adalah alergi dengan tanda seperti gatal-gatal, kesulitan bernapas, pembengkakan pada wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.

Pada kasus yang jarang terjadi, Candesartan dapat menyebabkan kondisi yang mengakibatkan kerusakan jaringan otot dan gagal ginjal. Hubungi dokter Anda segera apabila Anda mengalami nyeri otot, sakit bila disentuh, atau keletihan khususnya apabila ada demam, kelelahan yang tidak biasa, dan warna urin yang gelap.

Segera hubungi dokter apabila Anda memiliki:

  • Perasaan ringan pada kepala, seperti mau pingsan
  • Nyeri dada
  • Buang air kecil hanya sedikit atau tidak sama sekali
  • Pembengkakan, kenaikan berat badan yang cepat
  • Kalium tinggi (detak jantung yang lambat, denyut nadi yang lemah, otot yang lemah, dan kesemutan)

Efek samping juga dapat termasuk:

  • Pilek atau hidung tersumbat, sakit tenggorokan, batuk
  • Sakit punggung
  • Nyeri sendi
  • Sakit perut, diare
  • Sakit kepala, pusing
  • Kelelahan.

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan obat ini?

Jangan gunakan obat ini bila Anda memiliki alergi terhadap Candesartan.

Apabila Anda menderita diabetes, jangan gunakan Candesartan bersamaan dengan obat-obatan apapun yang mengandung aliskiren (Amturnide®, Tekturna®, Tekamlo®, Valturna®).

Anda juga mungkin harus menghindari penggunaan Candesartan dengan aliskiren apabila Anda menderita penyakit ginjal.

Apakah obat ini aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori  D menurut US Food and Drugs Administration (FDA).

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

  •     A= Tidak berisiko,
  •     B=Tidak berisiko menurut beberapa penelitian,
  •     C=Mungkin berisiko,
  •     D=Ada bukti positif dari risiko,
  •     X=Kontraindikasi,
  •     N=Tidak diketahui

Interaksi

Obat lain apa yang mungkin berinteraksi dengan obat ini?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini. Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Penggunaan obat ini dengan obat-obat yang terlampir di bawah umumnya tidak direkomendasikan, namun mungkin dibutuhkan pada beberapa kasus. Apabila kedua obat diresepkan bersamaan, dokter Anda mungkin akan mengganti dosisnya atau mengubah seberapa sering penggunaan obat satu atau lainnya.

  • Benazepril
  • Captopril
  • Enalapril
  • Enalaprilat
  • Fosinopril
  • Lisinopril
  • Lithium
  • Moexipril
  • Perindopril Erbumine
  • Quinapril
  • Ramipril
  • Trandolapril
  • Trimethoprim

Penggunaan obat ini dengan obat-obatan yang terlampir di bawah dapat menyebabkan peningkatan risiko dari beberapa efek samping tertentu, namun penggunaan kedua obat tersebut mungkin dapat menjadi pengobatan terbaik untuk Anda. Apabila kedua obat-obatan diresepkan bersama, dokter Anda mungkin akan mengganti dosisnya atau mengganti seberapa sering penggunaan obat satu dan yang lainnya.

  • Aceclofenac
  • Acemetacin
  • Amtolmetin Guacil
  • Aspirin
  • Bromfenac
  • Bufexamac
  • Celecoxib
  • Choline Salicylate
  • Clonixin
  • Dexibuprofen
  • Dexketoprofen
  • Diclofenac
  • Diflunisal
  • Dipyrone
  • Etodolac
  • Etofenamate
  • Etoricoxib
  • Felbinac
  • Fenoprofen
  • Fepradinol
  • Feprazone
  • Floctafenine
  • Flufenamic Acid
  • Flurbiprofen
  • Ibuprofen
  • Ibuprofen Lysine
  • Indomethacin
  • Ketoprofen
  • Ketorolac
  • Lornoxicam
  • Loxoprofen
  • Lumiracoxib
  • Meclofenamate
  • Mefenamic Acid
  • Meloxicam
  • Morniflumate
  • Nabumetone
  • Naproxen
  • Nepafenac
  • Niflumic Acid
  • Nimesulide
  • Oxaprozin
  • Oxyphenbutazone
  • Parecoxib
  • Phenylbutazone
  • Piketoprofen
  • Piroxicam
  • Pranoprofen
  • Proglumetacin
  • Propyphenazone
  • Proquazone
  • Rofecoxib
  • Salicylic Acid
  • Salsalate
  • Sodium Salicylate
  • Sulindac
  • Tenoxicam
  • Tiaprofenic Acid
  • Tolfenamic Acid
  • Tolmetin
  • Valdecoxib

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan obat ini?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan obat ini?

Adanya masalah kesehatan lain dapat mempengaruhi penggunaan obat ini. Beritahu dokter apabila Anda memiliki masalah kesehatan lain, khususnya:

  • Penyakit ginjal
  • Penyakit hati
  • Gagal jantung
  • Ketidakseimbangan elektrolit
  • Apabila Anda sedang menjalani diet rendah garam
  • Apabila Anda mengalami dehidrasi

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Gejala-gejala overdosis termasuk:

  • Pusing
  • Pingsan
  • Detak jantung yang cepat atau lambat

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Gejala-gejala overdosis termasuk:

  • Pusing
  • Pingsan
  • Detak jantung yang cepat atau lambat

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Direview tanggal: Januari 1, 1970 | Terakhir Diedit: Februari 27, 2018

Sumber