Nama Generik: Asam Salisilat Merek: Hanya generik. Tidak ada merek.

Penggunaan

Untuk apa asam salisilat?

Asam salisilat adalah obat dengan fungsi untuk mengobati kulit yang kasar dan kutil di kaki. Asam salisilat akan membuat kutil terkelupas secara bertahap. Obat ini juga digunakan untuk membantu menghilangkan kapalan. Produk ini tidak boleh digunakan pada wajah atau pada tahi lalat, tanda lahir, kutil dengan rambut yang tumbuh, atau kutil di kelamin atau anus.

Asam salisilat adalah keratolytic. Obat ini masuk dalam kelas obat yang sama dengan aspirin.Asam salisilat bekerja dengan cara meningkatkan kelembapan di kulit dan melarutkan zat penyebab sel-sel kulit saling melekat, membuat sel-sel kulit lebih mudah dilepaskan. Kutil disebabkan oleh virus. Salicylic Acid tidak memengaruhi virus tersebut.

Dosis asam salisilat dan efek samping asam salisilat akan dijelaskan lebih lanjut di bawah ini.

Bagaimana cara penggunaan asam salisilat?

Gunakan asam salisilat sesuai arahan dokter Anda. Cek label dalam obat untuk melihat instruksi dosisnya.

  • Rendam daerah target dengan air hangat sekitar 5 menit. Bersihkan kulit mati dengan menggosok lembut menggunakan sikat, kain lap, atau papan amril. Keringkan dengan benar. Gunakan sikat aplikator yang disediakan dengan cairan asam salisilat kemudian oleskan pada seluruh permukaan kutil. Jika dokter Anda meminta Anda untuk mengoleskan asam salisilat cair dua kali ke daerah tersebut, biarkan olesan pertama kering sebelum mengoles untuk kedua kalinya
  • Pastikan cuci tangan setelah mengaplikasikan obat ini, kecuali jika daerah yang diobati adalah di tangan
  • Jika Anda melewatkan dosis asam salisilat cair, gunakan sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis

Konsultasikan dengan dokter dan apoteker untuk info lebih lanjut mengenai cara pemakaian asam salisilat cair.

Bagaimana cara penyimpanan asam salisilat?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis asam salisilat untuk orang dewasa?

Dosis untuk dewasa dengan jerawat

Asam salisilat topikal 1%:

Bersihkan area yang terpengaruh. Gunakan 2-3 kali setiap hari. Jika terjadi kekeringan, kurangi jadi sehari sekali.

Dosis untuk dewasa dengan gangguan dermatologis

Asam salisilat topikal 16.7% cairan:

Cuci dan keringkan area sepenuhnya. Gunakan secukupnya untuk menutup setiap kutil 1-2 kali setiap hari.

Asam salisilat topikal 3% sabun:

Gunakan pada area yang terpengaruh dua kali setiap minggu. Diamkan pada luka atau kulit selama dua menit kemudian bilas. Ulang bila perlu.

Asam salisilat topikal 6% cream:

Gunakan pada area yang terpengaruh sekali setiap hari. Lembapkan area selama 5 menit sebelumnya jika mungkin. Tutup areanya saat malam. Cuci saat pagi.

Asam salisilat topikal 6% lotion:

Gunakan pada area yang terpengaruh sekali setiap hari. Lembapkan area selama 5 menit sebelumnya jika mungkin. Tutup areanya saat malam. Cuci saat pagi.

Asam salisilat topikal 6% foam:

Gunakan pada area yang terpengaruh sekali setiap hari saat mau tidur. Lembapkan area selama 5 menit sebelumnya jika mungkin. Tutup areanya saat malam. Cuci saat pagi.

Bagaimana dosis asam salisilat Acid untuk anak-anak?

Asam salisilat topikal 1% bantalan:12 tahun atau lebih: bersihkan area yang terinfeksi. Gunakan 2-3 kali setiap hari. Jika terjadi kekeringan, kurangi pemakaian sekali sehari.

Dalam dosis apakah asam salisilat tersedia?

  • Sabun
  • Lotion
  • Cairan
  • Foam
  • Minyak
  • Gel/jelly
  • Solution
  • Cream
  • Pad
  • Paste
  • Shampoo
  • Sressing
  • Stick

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena asam salisilat?

Jika ada efek samping berikut terjadi ketika Anda menggunakan asam salisilat topikal, segera periksakan ke dokter.

Efek samping yang jarang atau kurang umum terjadi:

  • Iritasi kulit yang tidak terjadi sebelum menggunakan obat ini
  • Masalah kesehatan yang tidak diketahui
  • Sulit bernafas
  • Kulit kering dan terkelupas
  • Pingsan
  • Gatal-gatal
  • Kulit merah
  • Mata, muka, bibir, atau lidah bengkak
  • Tenggorokan tebal
  • Kulit panas

Beberapa efek samping asam salisilat topikal mungkin tidak memerlukan perhatian medis. Saat tubuh Anda sudah terbiasa dengan obat ini, efek sampingnya mungkin akan menghilang. Perawat kesehatan profesional Anda dapat membantu Anda mencegah atau mengurangi efek samping, tapi periksakan diri jika efek samping berikut berlanjut, atau jika Anda merasa khawatir.

Efek samping yang lebih umum:

  • Iritasi kulit yang tidak ada sebelum menggunakan obat ini
  • Kulit terasa tersengat

Tidak semua orang mengalami efek samping ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan asam salisilat?

Sebelum menggunakan obat tertentu, pertimbangkan risiko dan manfaatnya terlebih dahulu. Ini adalah keputusan yang harus dibuat Anda dan dokter Anda. Untuk obat ini, perhatikan hal berikut:

Alergi

Beri tahu dokter jika Anda mengalami reaksi tak biasa atau alergi pada obat ini atau obat lain. Beri tahu dokter juga jika Anda memiliki alergi tipe lain seperti pada makanan, pewarna, pengawet, atau alergi hewan. Untuk produk tanpa resep, baca label pada kemasan secara saksama.

Anak-anak

Anak-anak yang lebih muda mungkin memiliki risiko efek samping yang lebih tinggi karena meningkatnya penyerapan asam salisilat melalui kulit. Anak-anak yang lebih muda juga dapat lebih mudah terkena iritasi kulit dari obat ini. Asam salisilat sebaiknya tidak digunakan pada area yang terlalu luas, tidak digunakan pada waktu lama, dan tidak digunakan dengan baju ketat (termasuk balutan plastik ketat) pada anak-anak. Penggunaan asam salisilat topikal pada anak-anak kurang dari 2 tahun tidak direkomendasikan.

Lansia

Studi yang tepat dilakukan saat ini belum menunjukkan masalah pada anak-anak khusus yang akan membatasi kegunaan asam salisilat topikal pada orang tua. Namun, pasien orang tua lebih mudah terkena penyakit pembuluh darah, yang dapat memerlukan perhatian pada pasien yang memerlukan asam salisilat topikal.

Apakah asam salisilat aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C menurut US Food and Drugs Administration (FDA).

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA:

  •  A= Tidak berisiko
  •  B= Tidak berisiko pada beberapa penelitian
  •  C= Mungkin berisiko
  •  D= Ada bukti positif dari risiko
  •  X= Kontraindikasi
  •  N= Tidak diketahui

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan asam salisilat?

Walau beberapa obat tidak boleh dikonsumsi bersamaan sama sekali, pada kasus lain beberapa obat juga bisa digunakan bersamaan meskipun interaksi mungkin saja terjadi. Pada kasus seperti ini, dokter mungkin akan mengganti dosisnya, atau melakukan hal-hal pencegahan lain yang dibutuhkan. Beri tahu dokter jika Anda sedang mengonsumsi obat lain baik yang dijual bebas maupun dari resep dokter.

Mengonsumsi obat ini dengan obat-obatan berikut tidak direkomendasikan. Dokter Anda mungkin tak akan meresepkan obat ini kepada Anda atau akan mengganti beberapa obat yang sudah Anda konsumsi.

  • Ketorolac

Menggunakan obat ini dengan beberapa obat-obatan di bawah ini biasanya tidak direkomendasikan, tapi pada beberapa kasus mungkin dibutuhkan. Jika kedua obat ini diresepkan untuk Anda, dokter biasanya akan mengubah dosisnya atau menentukan seberapa sering Anda harus mengonsumsi obat-obatan tersebut.

  • Abciximab
  • Anagrelide
  • Apixaban
  • Ardeparin
  • Argatroban
  • Beta Glucan
  • Bivalirudin
  • Certoparin
  • Cilostazol
  • Citalopram
  • Clopidogrel
  • Clovoxamine
  • Cyclosporine
  • Dabigatran Etexilate
  • Dalteparin
  • Danaparoid
  • Desirudin
  • Dipyridamole
  • Duloxetine
  • Enoxaparin
  • Eptifibatide
  • Erlotinib
  • Escitalopram
  • Femoxetine
  • Feverfew
  • Flesinoxan
  • Fluoxetine
  • Fondaparinux
  • Ginkgo
  • Gossypol
  • Heparin
  • Lepirudin
  • Levomilnacipran
  • Meadowsweet
  • Methotrexate
  • Milnacipran
  • Nadroparin
  • Nefazodone
  • Parnaparin
  • Paroxetine
  • Pemetrexed
  • Pentosan Polysulfate Sodium
  • Pentoxifylline
  • Pralatrexate
  • Prasugrel
  • Protein C
  • Reviparin
  • Rivaroxaban
  • Sibutramine
  • Tacrolimus
  • Ticlopidine
  • Tinzaparin
  • Tirofiban
  • Venlafaxine
  • Vilazodone
  • Vortioxetine
  • Zimeldine

Mengonsumsi obat ini dengan obat di bawah ini dapat meningkatkan risiko efek sampingnya, namun pada beberapa kasus, kombinasi dua obat ini mungkin merupakan pengobatan terbaik. Jika kedua obat ini diresepkan untuk Anda, dokter biasanya akan mengubah dosisnya atau menentukan seberapa sering Anda harus mengonsumsi obat-obatan tersebut.

  • Acebutolol
  • Acenocoumarol
  • Acetohexamide
  • Alacepril
  • Alprenolol
  • Amiloride
  • Amlodipine
  • Anisindione
  • Arotinolol
  • Atenolol
  • AzilsartanMedoxomil
  • Azosemide
  • Befunolol
  • Bemetizide
  • Benazepril
  • Bendroflumethiazide
  • Benzthiazide
  • Bepridil
  • Betaxolol
  • Bevantolol
  • Bisoprolol
  • Bopindolol
  • Bucindolol
  • Bumetanide
  • Bupranolol
  • Buthiazide
  • Candesartan Cilexetil
  • Canrenoate
  • Captopril
  • Carteolol
  • Carvedilol
  • Celiprolol
  • Chlorothiazide
  • Chlorpropamide
  • Chlorthalidone
  • Cilazapril
  • Clopamide
  • Cyclopenthiazide
  • Delapril
  • Desvenlafaxine
  • Dicumarol
  • Dilevalol
  • Diltiazem
  • Enalaprilat
  • Enalapril Maleate
  • Eprosartan
  • Esmolol
  • Ethacrynic Acid
  • Felodipine
  • Flunarizine
  • Fosinopril
  • Furosemide
  • Gallopamil
  • Gliclazide
  • Glimepiride
  • Glipizide
  • Gliquidone
  • Glyburide
  • Hydrochlorothiazide
  • Hydroflumethiazide
  • Imidapril
  • Indapamide
  • Irbesartan
  • Isradipine
  • Labetalol
  • Lacidipine
  • Landiolol
  • Levobunolol
  • Lidoflazine
  • Lisinopril
  • Losartan
  • Manidipine
  • Mepindolol
  • Methyclothiazide
  • Metipranolol
  • Metolazone
  • Metoprolol
  • Moexipril
  • Nadolol
  • Nebivolol
  • Nicardipine
  • Nifedipine
  • Nilvadipine
  • Nimodipine
  • Nipradilol
  • Nisoldipine
  • Nitrendipine
  • OlmesartanMedoxomil
  • Oxprenolol
  • Penbutolol
  • Pentopril
  • Perindopril
  • Phenindione
  • Phenprocoumon
  • Pindolol
  • Piretanide
  • Polythiazide
  • Pranidipine
  • Probenecid
  • Propranolol
  • Quinapril
  • Ramipril
  • Sotalol
  • Spirapril
  • Spironolactone
  • Talinolol
  • Tamarind
  • Tasosartan
  • Telmisartan
  • Temocapril
  • Tertatolol
  • Timolol
  • Tolazamide
  • Tolbutamide
  • Torsemide
  • Trandolapril
  • Triamterene
  • Trichlormethiazide
  • Valsartan
  • Verapamil
  • Warfarin
  • Xipamide
  • Zofenopril

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan asam salisilat?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan asam salisilat?

Kondisi kesehatan lain yang Anda miliki bisa memengaruhi penggunaan obat ini. Selalu beri tahu dokter jika Anda memiliki masalah kesehatan lain, terutama:

  • Penyakit pembuluh darah
  • Diabetes – Gunakan dengan hati-hati. Dapat menyebabkan kemerahan atau borok parah, khususnya pada tangan atau kaki
  • Peradangan, iritasi, atau infeksi kulit – Penggunaan obat ini mungkin menyebabkan iritasi parah jika digunakan pada area kulit yang radang, iritasi, atau infeksi
  • Flu
  • Varicella – menggunakan obat ini untuk waktu yang lama di area besar bisa menghasilkan efek yang tidak diinginkan

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Gejala overdosis, meliputi:

  • Kebingungan
  • Diare
  • Pusing
  • Nafas cepat atau dalam
  • Sakit kepala (parah atau berlanjut)
  • Pendengaran berkurang
  • Puyeng
  • Mual
  • Nafas cepat
  • Telinga berdengung (berkelanjutan)
  • Ngantuk parah
  • Sakit perut
  • Muntah-muntah

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Desember 14, 2016 | Terakhir Diedit: Desember 14, 2016

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan