Nama Generik: Apidra Merek: Apa itu Apidra?.

Kegunaan

Obat apakah Apidra?

Apidra adalah obat yang diperuntukkan bagi pasien dengan diabetes mellitus, baik tipe 1 maupun tipe 2. Pengobatan ini mengandung insulin glulisine yang termasuk ke dalam golongan insulin long acting atau rapid acting insulin. Injeksi insulin ini dilakukan pada 15 menit sebelum makan atau 20 menit setelah makan. Karena mengandung insulin glulisine, Apidra merupakan insulin buatan yang menyerupai insulin alami manusia. Satu unit Apidra memiliki kemampuan menurunkan gula darah sama dengan insulin alami manusia.

Apidra merupakan injeksi subkutan yang bekerja lebih cepat dan dalam durasi yang lebih singkat dibandingkan insulin manusia. Kebutuhan atau dosis insulin ini disesuaikan dengan kebutuhan  masing-masing individu. Penggunaan obat ini pada anak-anak dianjurkan hanya jika sudah berumur minimal empat tahun. Kerja Apidra mencapai puncaknya setelah satu jam disuntikkan dan memiliki masa kerja yang bertahan 2-4 jam. Penggunaannya yang diimbangi dengan olahraga, diet, dan konsumsi obat-obatan secara rutin akan membantu kadar gula darah Anda tetap berada dalam kadar normal.

Aturan pakai Apidra

Lakukanlah injeksi insulin ini sesuai dengan yang telah diresepkan oleh dokter Anda. Jangan mengurangi atau menambah dosisnya melewati apa yang telah dianjurkan oleh dokter. Apidra merupakan insulin yang diinjeksi pada lapisan subkutan atau pembuluh darah melalui intravena. Praktisi kesehatan Anda akan menunjukkan cara melakukannya secara mandiri. Jangan melakukan injeksi tanpa mengetahui cara penggunaannya.

Lakukan injeksi insulin ini pada titik injeksi yang berbeda pada setiap suntik untuk menghindari terjadinya lipodistrofi. Jangan melakukan penyuntikkan pada tempat yang sama dua kali berturut-turut. Jika Anda melakukan suntik dengan menggunakan pena suntik, gunakanlah pena suntik bawaan Apidra.

Selalu gunakan jarum baru setiap kali hendak melakukan penyuntikkan. Jangan berbagi suntikan sekalipun jarumnya sudah diganti. Hal itu akan memperbesar risiko kemungkinan menularkan infeksi atau penyakit lainnya. Gunakan jarum disposal hanya untuk sekali suntik, dan jangan gunakan secara berulang sekalipun kondisinya masih tampak baik.

Dokter Anda mungkin akan meresepkan suntikan glukagon sebagai antisipasi jika Anda menderita hipoglikemia yang parah hingga tidak dapat makan dan minum untuk memasukkan gula ke dalam tubuh. Pastikan keluarga atau orang terdekat Anda mengetahui penggunaannya untuk membantu Anda.

Bagaimana cara penyimpanan Apidra?

Simpanlah obat ini pada wadah aslinya dan terlindung dari panas dan cahaya langsung. Jangan mengeluarkan insulin dari botol vial jika Anda belum akan menggunakannya. Letakkan insulin yang belum dibuka di lemari es dengan suhu 2-8 derajat Celcius.  Jangan menyimpan insulin ini di kulkas dekat mesin pendingin. Jangan menggunakan insulin ini dan segera buang jika telah membeku.

Apidra yang masih tersegel dapat disimpan di dalam kulkas dan digunakan sampai batas masa kedaluwarsanya (rata-rata dua tahun). Anda juga dapat menyimpannya di luar lemari es, yaitu pada suhu ruang di bawah 25 derajat Celcius, namun jangan menggunakannya jika sudah melebihi 28 hari.

Untuk insulin yang telah digunakan dan sudah dibuka, simpan botol vial pada kulkas atau ruangan bersuhu dingin dan gunakan dalam 28 hari. Sementara, untuk penyimpanan Apidra SoloStar prefilled pen yang telah dibuka, jangan menyimpannya di kulkas namun simpanlah di ruangan bersuhu di bawah 25 derajat Celcius. Gunakan dalam waktu 28 hari.

Bacalah semua petunjuk dan instruksi penggunaan pada lembar yang tersedia. Jangan menggunakan obat ini jika terlihat keruh, berubah warna, atau terdapat partikel lain di dalamnya dan segera hubungi dokter Anda untuk menggantinya dengan yang baru.

Dosis

Informasi yang diberikan berikut ini bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan dengan dokter atau apoteker Anda sebelum mulai melakukan pengobatan.

Dosis Apidra bagi orang dewasa

Total kebutuhan setiap orang terhadap insulin ini dapat berbeda-beda. Biasanya dosisnya berada pada kisaran 0,5 sampai 1 unit/mL per kilogram berat badan per hari. Untuk penggunaan intravena biasanya membutuhkan 0,05 unit hingga 1 unit/mL per kilogram berat badan per hari.

Dalam sediaan apa sajakah Apidra tersedia?

Apidra 100 unit/mL (IU/mL) tersedia dalam dua kemasan, yaitu:

  • Botol vial kemasan 100 IU/mL
  • Apidra SoloStar 100 IU/mL

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat muncul akibat injeksi Apidra?

Penggunaan insulin glulisine (zat aktif yang terkandung dalam Apidra) mungkin membawa dampak atau efek samping yang tidak diinginkan. Meski belum tentu terjadi pada setiap orang, beberapa efek samping perlu penanganan serius. Beberapa efek samping yang umum terjadi adalah:

  • Rasa cemas
  • Penglihatan kabur
  • Nyeri pada tubuh
  • Keringat dingin
  • Linglung
  • Batuk, hidung berair, bersin (seperti gejala flu)
  • Sesak napas
  • Sakit kepala
  • Kehilangan suara
  • Rasa lapar yang meningkat
  • Gemetar
  • Kehilangan kesadaran
  • Sakit tenggorokan
  • Rasa lelah yang tidak biasa

Beberapa efek samping yang kurang umum terjadi adalah:

  • Telinga yang berdesir
  • Detak jantung melemah atau cepat

Efek samping lain mungkin terjadi dan belum tertera pada daftar di atas. Konsultasikan dengan dokter Anda jika Anda menemukan kejanggalan yang terjadi setelah melakukan injeksi insulin ini dan diskusikan setiap kemungkinan efek samping yang mungkin terjadi dengan mereka.

 

Peringatan dan Pencegahan

Apa yang harus saya perhatikan sebelum melakukan injeksi Apidra?

Memantau kadar gula darah sangat penting bagi pasien yang akan menerima terapi insulin. Konsumsi obat oral diabetes juga perlu diinformasikan kepada dokter Anda untuk menghindari kemungkinan terjadinya hipoglikemia akibat penggunaan obat ini.

Informasikan pula kepada dokter Anda mengenai alergi obat yang Anda miliki. Beberapa produk insulin, termasuk Apidra, dapat menimbulkan reaksi alergi.

Apakah Apidra aman untuk ibu hamil?

Studi pada hewan telah menunjukkan tidak adanya efek samping pada janin, namun belum ada uji coba yang komprehensif pada manusia. Menurut Badan POM Amerika Serikat, FDA, obat ini masuk ke dalam kategori C (mungkin berisiko). Obat ini hanya akan digunakan pada ibu hamil jika manfaat yang diberikan lebih besar daripada risikonya terhadap janin.

Kategori risiko kehamilan menurut FDA:

A = Tidak berisiko

B = Tidak berisiko pada beberapa penelitian

C = Mungkin berisiko

D = Ada bukti positif dari risiko

X = Kontraindikasi

N = Tidak diketahui

 

Interaksi Obat

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan Apidra?

Terdapat cukup banyak obat-obatan yang berinteraksi dengan obat ini, namun yang paling umum menimbulkan interaksi obat adalah sebagai berikut:

  • Amlodipine
  • Aspirin
  • Atorvastatin
  • Gabapentin
  • Humalog (insulin lispro)
  • Lantus (insulin glargine)
  • Levemir (insulin detemir)
  • Novolog (insulin aspart)
  • Omeprazole
  • Potasium klorida
  • Simvastatin
  • Crestor
  • Cymbalta
  • ACE Inhibitor
  • Disopiramid
  • Propoksifen
  • Salisilat
  • Sulfonamid
  • Kortikosteroid
  • Danazol
  • Diazoksid
  • Diuretik
  • Somatropin
  • Estrogen

Penggunaan alkohol juga dapat menimbulkan interaksi. Konsultasikan dengan dokter Anda terkait penggunaan seluruh obat-obatan yang sedang Anda konsumsi.

 

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan jika mengalami overdosis Apidra?

Jika Anda mengalami overdosis pada obat ini gejala yang muncul adalah hipoglikemia. Atasi dengan pemberian minuman gula ke dalam tubuh. Pada beberapa kasus hipoglikemia yang membuat pasien kehilangan kesadaran, obati dengan  suntik glukagon melalui lapisan subkutan (0.5-1 mg) atau glukosa intravena. Ketika pasien telah sadar, berikan karbohidrat tambahan untuk mencegah kembali pingsan.

Bagaimana jika saya melupakan suntik Apidra?

Insulin glulisine harus disuntik dalam jangka waktu 15 menit sebelum makan, atau 20 menit setelah proses makan dimulai. Jika Anda terlupa, ikuti instruksi yang diberikan oleh dokter Anda. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Oktober 11, 2018 | Terakhir Diedit: Oktober 11, 2018

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan