5 Trik Cerdas untuk Mencegah Makan Berlebihan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Kebiasaan makan banyak tanpa terkendali bisa jadi alasan utama mengapa berat badan Anda tidak juga turun, bahkan bertambah terus-terusan. Mungkin Anda tahu, jika selama ini Anda memiliki kebiasaan makan banyak, namun tetap saja tidak bisa menghentikannya. Bila Anda ingin menghentikan kebiasaan buruk tersebut, Anda bisa mencoba ikuti tips dan trik ini.

1. Kenali rasa lapar palsu

Anda mungkin merasa lapar setiap saat sehingga Anda ingin makan terus menerus dan akhirnya makan dengan porsi yang berlebihan. Padahal, bisa saja rasa lapar itu hanya sekadar lapar mata saja atau disebut juga dengan false hunger. Rasa lapar yang seperti ini bisa datang ketika Anda sedang merasa bosan, marah, atau sedih. Jadi, otak Anda menjadikan makanan sebagai pelarian. Alhasil, Anda makan berlebihan dan semakin jauh dengan berat badan ideal yang Anda inginkan.

Anda bisa bikin catatan kapan Anda mulai terasa lapar dan makan dengan porsi yang banyak, kemudian tulis juga apa yang Anda rasakan saat itu, apakah merasa sedih, stres, atau tertekan. Dengan begitu, Anda akan tahu dengan benar apa yang memicu rasa lapar itu datang dan Anda dapat mengatasinya di kemudian hari.

2. Makan dengan perlahan

Saat lapar datang – entah itu lapar palsu atau memang perut Anda sedang keroncongan – Anda mungkin akan makan dengan lahap dan cepat. Justru, kebiasaan makan seperti ini membuat porsi makan Anda menjadi berlipat-lipat lebih banyak.

Pasalnya, perut Anda butuh waktu sekitar 12-20 menit untuk tahu memberi tanda pada otak apakah ia sudah penuh atau belum. Oleh karena itu, jika Anda mengisi perut Anda dengan makanan terus-terusan, maka perut akan kebingungan kapan ia harus mengirimkan sinyal tanda kenyang. Akhirnya, Anda malah akan terus merasa lapar.

3. Jangan melewatkan waktu makan

Nah, anggapan ini yang sering salah. Banyak yang menghindari waktu makan agar mereka tak mengonsumsi makanan berlebihan. Bila ini Anda lakukan, malah yang terjadi adalah hal sebaliknya, nafsu makan Anda akan meningkat ketika bertemu waktu makan selanjutnya, sehingga Anda tak tahan untuk tidak makan banyak. Bisa dibilang Anda ‘balas dendam’ karena tidak makan sebelumnya.

Hal ini juga telah dibuktikan oleh penelitian yang diterbitkan dalam British Journal of Nutrition yang mengungkapkan jika orang yang makan 3 kali dalam sehari memiliki kepuasan terhadap makanannya dan punya rasa kenyang hingga 24 jam. Sementara, orang yang makan hanya 2 kali sehari, rasa kenyangnya tak akan berlangsung lama.

makan sehat untuk orang sibuk

4. Sediakan snack sehat

Trik lain yang bisa bikin Anda tidak makan banyak adalah dengan mengonsumsi camilan. Tak sembarang camilan, tentunya Anda harus memilih camilan yang sehat dan juga mengenyangkan. Dalam hal ini, Anda dapat mengonsumsi snack 2 jam sebelum makan, sehingga saat makan besar, Anda tak akan mengonsumsi karbohidrat dalam jumlah yang berlebihan.

Pilihlah snack yang terbuat dari kedelai yang mengandung serat dan protein tinggi ini,dicerna perlahan, sehingga Anda akan merasa kenyang lebih lama dan tak perlu khawatir perut akan cepat keroncongan

5. Atur porsi dan jadwal makan yang rutin

Memiliki jadwal makan yang rutin membantu Anda mengendalikan nafsu makan, sehingga lambung Anda sudah terbiasa dengan waktu-waktu makan tertentu. Hal ini menghindari munculnya lapar palsu yang bisa saja bikin Anda makan banyak.

Selain itu, Anda dapat mengatur porsi makan dengan cara menggunakan wadah makanan yang lebih kecil dari biasanya. Jadi, wadah makanan Anda hanya dapat menampung sedikit makanan saja dan mencegah Anda untuk makan berlebihan.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

7 Hal yang Bisa Terjadi Pada Tubuh Jika Anda Berhenti Minum Pil KB

Pil KB berhubungan dengan hormon. Itu sebabnya, saat Anda memutuskan untuk berhenti minum pil KB akan muncul berbagai efek samping. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan Seksual, Kontrasepsi 4 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

Kenali Tanda dan Cara Mengatasi Anak Hiperaktif

Sebagai orangtua, Anda perlu tau bedanya anak yang aktif dan hiperaktif. Yuk, kenali tanda dan cara mengatasi anak hiperaktif!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Kesehatan Anak, Parenting 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit

Mengapa Sebagian Orang Mudah Dihipnotis, Sementara yang Lain Tidak?

Anda mungkin waspada ketika berjalan sendirian, takut dihipnotis oleh orang tak dikenal. Tahukah Anda tidak semua orang mudah dihipnotis?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Penyakit Saraf Lainnya 4 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

7 Manfaat Kesehatan yang Bisa Anda Dapat dari Buah Mangga

Kandungan mangga yang manis dan asam menyegarkan menjadikan buah musiman ini bintangnya rujak. Apa saja manfaat mangga untuk kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Fakta Gizi, Nutrisi 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara pakai termometer

Mengenal 4 Jenis Termometer yang Paling Umum, dan Cara Pakainya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit
apa itu lucid dream

Sedang Mimpi Tapi Sadar? Begini Penjelasan Fenomena Lucid Dream

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

Mata Kucing Pada Anak? Waspada Gejala Kanker Mata

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
manfaat goji berry

5 Manfaat Goji Berry untuk Kesehatan, Termasuk untuk Diet

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit