backup og meta
Kategori
Cek Kondisi
Tanya Dokter
Simpan

Hati-Hati Makanan Creamy dan Susu Full Cream Bikin Gemuk!

Ditinjau secara medis oleh dr. Carla Pramudita Susanto · General Practitioner · Klinik Laboratorium Pramita


Ditulis oleh Adelia Dwitasari · Tanggal diperbarui 27/06/2023

Hati-Hati Makanan Creamy dan Susu Full Cream Bikin Gemuk!

Bagi pecinta tekstur creamy, makanan-makanan seperti es krim, olahan pasta berbahan dasar krim, santapan tradisional seperti opor ayam, soto Betawi, dan gulai daging  merupakan kuliner favorit yang memanjakan lidah. Namun sayangnya, perpaduan rasa creamy yang bikin makan lahap itu harus diwaspadai, karena konsumsi makanan dan minuman  bertekstur creamy atau berlemak secara berlebihan memiliki kaitan dengan risiko kegemukan, bahkan sakit jantung. Susu full cream kerap menjadi salah satu bahan dalam makanan dan minuman bertekstur creamy. Namun, tahukah Anda kalau susu full cream bisa bikin gemuk? Bagaimana bisa?

Kaitan rasa dan tekstur lemak dengan risiko kegemukan

Makanan creamy, termasuk susu full cream, kalau dikonsumsi berlebihan bisa bisa bikin gemuk. 

Berdasarkan sebuah studi di Perancis yang dipublikasikan dalam International Journal of Behavioral Nutrition and Physical Activity tahun 2016, ada kaitan antara tingkat kesukaan terhadap rasa tekstur lemak dengan risiko kegemukan. 

Subjek yang lebih menyukai rasa dan tekstur lemak diketahui setidaknya dua  kali lebih berisiko menderita obesitas. 

Setelah ditelusuri lebih lanjut, ternyata hal ini juga berkaitan dengan pola makan yang tidak sehat, seperti:

  • lebih tingginya asupan kalori harian (lemak memiliki kalori lebih tinggi dibanding protein dan karbohidrat), 
  • daging dan olahan daging, 
  • cemilan manis yang berlemak, serta 
  • minuman manis yang mengandung gula. 
  • Selain itu, konsumsi buah dan bijian utuh juga lebih rendah pada kelompok subjek ini. 

    Bahaya obesitas dan kelebihan lemak bagi tubuh

    Jika dilihat dari indikator indeks massa tubuh atau body mass index (BMI) untuk Asia, kelebihan berat badan dapat didefinisikan ketika BMI berada di angka 23-24.9. 

    Sedangkan obesitas sendiri didefinisikan saat BMI menyentuh angka 25 atau lebih tinggi.

    Untuk cara perhitungan indeks massa tubuh atau body mass index (BMI), Anda bisa menggunakan rumus:

      berat badan (kg)

    ––––––––––––––––

      tinggi badan (m)² 

    Individu yang memiliki kondisi kelebihan berat badan ataupun obesitas, berisiko lebih tinggi mengalami banyak penyakit dan kondisi kesehatan yang serius, seperti:

    • Tekanan darah tinggi (hipertensi)
    • Penyakit jantung koroner
    • Diabetes tipe 2
    • Osteoarthritis
    • Kanker

    Berbagai kebiasaan makan dan makanan yang kurang sehat dan dikonsumsi berlebihan itulah yang bisa menyebabkan masalah kesehatan tersebut. Salah satunya yaitu susu full cream yang bisa bikin gemuk dan memicu obesitas.

    Rekomendasi makanan rendah lemak

    Setelah membaca fakta di atas, apakah pecinta tekstur creamy harus meninggalkan makanan tersebut selamanya? Tentu tidak! 

    Hal yang perlu dilakukan adalah memberi perhatian ekstra terhadap pola makan harian. Hindari  asupan kalori harian berlebih dengan cara mengurangi konsumsi makanan berlemak yang tinggi kalori.

    Secara sederhana, acuan praktis yang dapat digunakan untuk menilai makanan rendah lemak adalah dengan membaca label makanan.

    Menu makanan creamy pun masih boleh dijadikan pilihan dengan porsi yang dibatasi, serta memerhatikan asupan nutrisi yang lain seperti sayuran dan buah-buahan. 

    Adapun rekomendasi sumber lemak baik yang aman bagi kesehatan antara lain:

  • Salmon
  • Alpukat
  • Biji-bijian
  • Kacang-kacangan
  • Minyak zaitun
  • Nah, solusi lainnya adalah memilih produk-produk yang tetap enak namun lebih rendah lemak, menggantikan susu full cream yang bisa bikin gemuk dengan produk susu rendah lemak.

    Untuk para pecinta makanan atau olahan lain yang creamy, mulai sekarang tak perlu khawatir lagi.

    Kini tersedia banyak pilihan makanan rendah lemak serta susu rendah lemak yang lebih baik untuk kesehatan dengan rasa yang tetap memuaskan lidah tanpa khawatir bikin gemuk.

    Catatan

    Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Ditinjau secara medis oleh

    dr. Carla Pramudita Susanto

    General Practitioner · Klinik Laboratorium Pramita


    Ditulis oleh Adelia Dwitasari · Tanggal diperbarui 27/06/2023

    advertisement iconIklan

    Apakah artikel ini membantu?

    advertisement iconIklan
    advertisement iconIklan