Selain dengan obat dan olahraga, kadar gula darah juga dapat dikontrol melalui pola makan yang tepat. Beberapa jenis makanan diketahui memiliki indeks glikemik rendah, tinggi serat, serta mengandung senyawa yang membantu meningkatkan sensitivitas insulin.
Makanan penurun gula darah
Sebenarnya tidak ada makanan yang langsung menurunkan gula darah ketika pasien diabetes sedang mengalami kenaikan gula darah.
Namun, beberapa jenis makanan dapat membantu mengontrol kadar gula darah jika dikonsumsi secara rutin sebagai bagian dari pola makan sehat.
Hal yang perlu digaris bawahi juga yaitu cara pengolahan makanan yang akan dikonsumsi. Makanan olahan tinggi atau ultra processed diketahui meningkatkan risiko penyakit kronis. Selain itu, pembatasan asupan gula perlu diperhatikan.
Berikut ini adalah beberapa makanan untuk penderita diabetes yang diketahui baik untuk membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.
1. Ikan yang kaya omega-3
Ikan berlemak seperti salmon, sarden, dan tuna kaya akan asam lemak omega-3 yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.
Kandungan zat gizi ini diketahui dapat membantu mengurangi peradangan, meningkatkan sensitivitas insulin, serta menjaga kesehatan jantung, yang sering menjadi perhatian pada penderita diabetes.
Selain itu, ikan berlemak juga merupakan sumber protein berkualitas tinggi yang tidak menyebabkan lonjakan gula darah setelah dikonsumsi.
Protein membantu memperlambat proses pencernaan dan penyerapan karbohidrat sehingga kadar gula darah dapat lebih stabil.
Makanan untuk menurunkan gula darah selanjutnya yaitu kacang almon. Kacang ini mengandung serat, protein, dan lemak sehat yang dapat memperlambat penyerapan gula ke dalam aliran darah.
Selain itu, kacang almon juga kaya akan magnesium, yaitu mineral yang berperan penting dalam membantu kerja insulin dalam tubuh.
Asupan magnesium yang cukup dapat membantu meningkatkan kontrol gula darah, terutama pada penderita diabetes tipe 2.
Mengonsumsi kacang almon dalam jumlah wajar juga dapat membantu meningkatkan rasa kenyang sehingga mencegah makan berlebihan. Anda bisa mengonsumsinya sebagai camilan sehat atau menambahkannya ke dalam oatmeal, yogurt, maupun salad.
Apel merupakan salah satu buah yang baik dikonsumsi untuk membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil. Buah ini mengandung serat larut yang disebut pektin, yang dapat memperlambat proses pencernaan dan penyerapan gula dalam tubuh.
Selain itu, apel juga memiliki indeks glikemik yang relatif rendah sehingga tidak menyebabkan lonjakan gula darah secara cepat.
Kandungan antioksidan di dalamnya juga dapat membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat stres oksidatif yang sering terjadi pada penderita diabetes.
Untuk mendapatkan manfaatnya secara optimal, apel sebaiknya dikonsumsi secara utuh bersama kulitnya karena sebagian besar serat terdapat pada bagian tersebut.
Siapa sangka pop corn juga termasuk dalam makanan penurun gula darah karena membuat kadar gula darah tetap stabil.
Dikutip dari salah satu penelitian dalam jurnal Critical Reviews in Food Science and Nutrition, popcorn termasuk dalam whole grain yang memiliki indeks glikemik relatif rendah jika diolah dengan cara yang sehat.
Kandungan seratnya juga dapat membantu memberikan rasa kenyang lebih lama sehingga dapat mencegah konsumsi makanan berlebihan.
Namun, pop corn yang dikonsumsi sebaiknya tidak diberi tambahan mentega, lemak, atau garam. Sebagai pilihan yang lebih sehat, popcorn dapat dibuat dengan cara dipanggang atau menggunakan air fryer.
Telur rebus merupakan salah satu makanan penurun gula darah alami karena mengandung sumber protein berkualitas tinggi yang baik untuk membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.
Kandungan protein dalam telur dapat memperlambat proses pencernaan dan penyerapan karbohidrat, sehingga lonjakan gula darah setelah makan dapat diminimalkan.
Selain itu, telur juga mengandung berbagai nutrisi penting seperti vitamin B, kolin, dan antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Mengonsumsi telur juga dapat memberikan rasa kenyang lebih lama, sehingga membantu mengontrol nafsu makan dan mencegah makan berlebihan.
Biji chia merupakan salah satu makanan untuk diabetes karena mengandung serat, protein, dan lemak sehat yang dapat membantu mengelola kadar gula darah serta mengontrol nafsu makan.
Kandungan seratnya yang tinggi dapat memperlambat proses pencernaan dan penyerapan gula sehingga kadar gula darah tidak mudah melonjak setelah makan.
Salah satu penelitian dalam jurnal Diabetes & Metabolic Syndrome, menunjukkan bahwa konsumsi biji chia dapat membantu menurunkan respons gula darah setelah seseorang mengonsumsi makanan tinggi gula.
Selain itu, biji chia juga diketahui dapat mengurangi rasa lapar setelah makan. Hal ini diduga berkaitan dengan kandungan seratnya yang tinggi, sehingga membuat tubuh merasa kenyang lebih lama.

Oatmeal merupakan salah satu makanan pengontrol gula darah karena membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.
Makanan ini kaya akan serat larut, terutama beta-glukan, yang dapat memperlambat proses pencernaan dan penyerapan gula ke dalam aliran darah.
Berkat kandungan seratnya yang tinggi, oatmeal juga dapat membantu meningkatkan rasa kenyang lebih lama sehingga mencegah makan berlebihan.
Hal ini tentu bermanfaat bagi penderita diabetes atau orang yang ingin mengontrol kadar gula darah.
Kacang edamame merupakan sumber protein nabati dan serat yang baik untuk membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.
Kombinasi protein dan serat dalam edamame dapat memperlambat proses pencernaan serta penyerapan gula dalam tubuh sehingga mencegah lonjakan gula darah setelah makan.
Selain itu, edamame juga mengandung berbagai zat gizi penting seperti magnesium, folat, dan antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.
Kandungan tersebut dapat membantu mendukung metabolisme serta meningkatkan sensitivitas insulin.
Greek yogurt dapat menjadi pilihan makanan yang baik untuk diet penurun gula darah. Jenis yogurt ini memiliki kandungan protein yang lebih tinggi dibandingkan yogurt biasa sehingga dapat membantu memperlambat proses pencernaan dan penyerapan gula dalam tubuh.
Selain itu, Greek yogurt juga mengandung probiotik yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan saluran pencernaan.
Kesehatan mikrobiota usus diketahui berperan dalam metabolisme tubuh, termasuk dalam membantu mengontrol kadar gula darah.
Untuk mendapatkan manfaatnya secara optimal, pilih Greek yogurt plain tanpa tambahan gula atau pemanis buatan.
Seafood atau makanan laut, seperti udang, kerang, dan kepiting, juga dapat menjadi pilihan makanan yang baik untuk membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.
Seafood termasuk dalam makanan rendah karbohidrat dan kaya akan protein, sehingga tidak menyebabkan lonjakan gula darah setelah dikonsumsi. Perlu diperhatikan bahwa, khusus untuk seafood sebaiknya dikonsumsi maksimal dua kali dalam seminggu, tidak setiap hari.
Selain itu, beberapa jenis seafood juga mengandung nutrisi penting seperti omega-3, selenium, dan zinc yang bermanfaat untuk mendukung metabolisme tubuh serta menjaga kesehatan jantung.
Hal ini penting karena penderita diabetes memiliki risiko lebih tinggi mengalami penyakit jantung.
Brokoli merupakan salah satu makanan penurun gula darah karena membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.
Sayuran hijau ini kaya akan serat, vitamin C, serta berbagai antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.
Brokoli juga mengandung senyawa aktif bernama sulforaphane yang diketahui dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin serta mendukung pengendalian kadar gula darah.
Selain itu, kandungan serat dalam brokoli dapat memperlambat proses penyerapan gula dalam tubuh sehingga lonjakan gula darah setelah makan dapat diminimalkan.
Menjaga kadar gula darah tetap stabil dapat dilakukan dengan memilih makanan yang tepat sebagai bagian dari pola makan sehat.
Merskipun berbagai makanan di atas dapat membantu mengontrol gula darah, tetapi penderita diabetes tetap disarankan untuk rutin memantau kadar gula darah.
Selain itu, lakukan konsultasi rutin dengan dokter guna mendapatkan penanganan yang sesuai.