Cara Terbaik Mengonsumsi Sayuran Bagi yang Baru Sembuh dari Kanker

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 2 November 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Sayuran merupakan salah satu sumber vitamin dan dapat memberikan serat yang cukup bagi tubuh. Makan sayuran sangat dianjurkan untuk siapa saja, terutama bagi orang yang baru saja sembuh dari kanker. Namun, cara makan sayuran yang seperti apa yang baik untuk cancer survivors? Yang sudah dimasak atau dimakan mentah langsung? Simak di bawah ini.

Makan sayuran baik untuk orang yang baru sembuh dari kanker

kanker pada anak

Sayuran umumnya mengandung nutrisi  bermanfaat, yaitu fitokimia dan nutrisi yang disebut dengan nutraceuticals atau fitonutrien. Zat ini juga bermanfaat bagi tubuh untuk melawan kanker.

Penelitian menyebutkan mengonsumsi lebih banyak sayuran dapat menurunkan risiko kanker paru-paru, mulut, faring atau laring, kerongkongan, dan usus. Perlu diingat pula bahwa masing-masing sayuran memiliki zat fitokimia yang berbeda-beda dan dapat bertindak dengan cara yang berbeda dalam mengurangi risiko kanker.

Penelitian juga menunjukkan bahwa survivor kanker payudara yang mengonsumsi minimal lima porsi sayur dan buah setiap harinya, serta rajin berolahraga (30 menit berjalan, sebanyak 5-6 kali seminggu) memiliki risiko yang lebih rendah untuk terkena kanker payudara untuk kedua kalinya.

Lebih baik makan sayuran mentah atau dimasak?

menu buka puasa sehat dengan sayur

Sayuran mentah ataupun dimasak umumnya masih sama-sama mengandung gizi yang baik. Semakin sebentar dimasaknya, semakin banyak nutrisi yang masih terjaga. Namun, tergantung jenis sayuran apa juga yang dikonsumsi dan diolah.

Beberapa sayuran lebih mudah dicerna tubuh setelah melalui proses memasak. Maka, makanan matang mungkin lebih baik dibandingkan makanan mentah. Beberapa penelitian pun telah menunjukkan bahwa memasak sayuran dapat meningkatkan kadar antioksidan yang dikandungnya, seperti betakaroten dan lutein.

Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry tahun 2002 menunjukkan bahwa wortel yang dimasak mempunyai kadar betakaroten yang lebih tinggi daripada wortel mentah.

Antioksidan likopen yang banyak dikandung tomat juga lebih mudah diserap tubuh jika tomat dimasak terlebih dahulu, bukan memakannya dalam kondisi mentah. Ya, tomat yang sudah dimasak memiliki kandungan likopen yang lebih besar dua kali lipat dibandingkan tomat mentah.

Hal ini karena panas dapat menghancurkan dinding sel tebal dalam tomat, sehingga memudahkan tubuh dapat menyerap nutrisi yang terikat pada dinding sel tersebut. Selain itu, kandungan antioksidan total dalam tomat meningkat lebih dari 60 persen setelah proses memasak.

Walaupun memasak makanan memberikan manfaat tersendiri pada makanan, nilai gizi dalam makanan juga bisa saja berkurang. Hal inilah yang membuat beberapa sayuran mentah lebih baik daripada sayuran yang dimasak.

Sayuran yang lebih baik dimakan mentah

Beberapa sayuran yang lebih baik dimakan mentah adalah:

  • Brokoli. Panas dapat mengurangi kandungan sulforaphane dalam brokoli. Padahal, senyawa ini dapat menghambat pertumbuhan sel kanker.
  • Kol. Pemasakan dapat menghancurkan enzim myrosinase, yang juga dapat mencegah kanker.
  • Bawang putih. Juga mengandung senyawa sulfur (yaitu allicin) yang dapat mencegah pertumbuhan kanker. Senyawa allicin ini rentan terhadap panas.
  • Bawang bombai. Mengonsumsi bawang bombai mentah dapat membantu Anda dalam mencegah penyakit jantung karena kandungan antiplateletnya. Suhu panas dapat mengurangi kandungan ini.

Sayuran yang lebih baik dimasak dulu

Sebelum makan sayuran ini, lebih baik dimasak terlebih dahulu:

  • Tomat. Memasak tomat dapat meningkatkan kandungan likopen, di mana likopen ini berhubungan dengan penurunan risiko kanker dan serangan jantung.
  • Wortel. Memasak dapat meningkatkan betakaroten yang dikandungnya.
  • Bayam. Nutrisi dalam bayam seperti zat besi, magnesium, kalsium, dan zinc lebih mudah diserap tubuh saat bayam dimasak.
  • Asparagus. Asam ferulat, folat, vitamin A, C, dan E, lebih mudah diserap tubuh jika asparagus dimasak.
  • Kentang. Memasak bisa memudahkan kentang dimakan dan dicerna tubuh.
  • Jamur. Memasak bisa menurunkan kadar agaritine (zat berbahaya dalam jamur) dan ergothioneine (antioksidan dalam jamur yang kuat).

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengenal Kalori: Pengertian, Sumber, Kebutuhan Harian, dan Jenis-Jenisnya

Kalori adalah asupan penting yang dibutuhkan tiap orang, bahkan saat sedang diet. Namun, sebenarnya apa itu kalori dan berapa kebutuhan yang harus dipenuhi?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Brigitta Maharani
Olahraga Lainnya, Kebugaran 18 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

10 Makanan Penyubur Sperma agar Pasangan Cepat Hamil

Penelitian membuktikan, bahkan pria berumur 80 tahun pun masih mungkin memiliki kualitas sperma yang baik jika mengonsumis makanan penyubur sperma berikut.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Kesuburan, Kehamilan 18 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Mengenali Jenis-jenis Penyakit Degeneratif yang Umum Terjadi

Penyakit degeneratif adalah penyakit kronis yang memengaruhi saraf, pembuluh darah, hingga tulang. Cari tahu informasi lengkapnya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan Lansia, Masalah Kesehatan pada Lansia 18 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Beras Merah vs Beras Shirataki, Mana yang Efektif untuk Diet?

Bagi yang sedang diet, konsumsi beras atau nasi mungkin akan dibatasi. Beras merah atau beras shirataki dapat menjadi pilihan, tapi mana yang lebih efektif?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Tips Berat Badan Turun, Nutrisi 18 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

makanan yang tidak boleh dimakan saat perut kosong

7 Makanan dan Minuman yang Tidak Boleh Dimakan Saat Perut Kosong

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
strategi menahan lapar

Cara Menahan Rasa Lapar Saat Melakukan Diet

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
resep oatmeal sehat

7 Resep Oatmeal Sehat dan Mudah untuk di Rumah

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
pertolongan pertama keracunan makanan

Pertolongan Pertama untuk Mengatasi Keracunan Makanan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Ivena
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit