home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Panduan Memenuhi Kebutuhan Gizi Pemain Basket

Panduan Memenuhi Kebutuhan Gizi Pemain Basket

Sama seperti olahraga lainnya, olahraga basket adalah jenis olahraga yang menuntut pemainnya menggelontorkan banyak energi untuk tetap bergerak dan berlari selama pertandingan. Oleh karena itu, asupan nutrisi yang tepat perlu diperhatikan para pemain basket agar tidak mudah lemas saat bermain. Asupan gizi pemain basket harus mencakup berbagai macam makanan bergizi yang membantu membangun dan memelihara kekuatan otot tubuh. Simak panduannya di bawah ini.

Seperti apa nutrisi pemain basket yang tepat?

Kebutuhan gizi atlet bola basket sebenarnya sama dengan orang biasa, mulai dari karbohidrat, lemak, protein, vitamin, mineral, air, hingga serat. Yang penting, semua harus tetap seimbang. Makanan bisa dibilang gizinya seimbang ketika mengandung jumlah kalori dengan proporsi 60-70%, karbohidrat 10-15 %, protein 20-25 % lemak, serta cukup vitamin, mineral dan air.

Bedanya, menu makan atlet harus diatur ketat sedemikian rupa setiap saat, termasuk sebelum, selama, dan sesudah pertandingan. Ini karena pemain basket harus selalu memerhatikan kondisi fisik dan mentalnya agar dapat selalu tampil prima dalam setiap pertandingan. Menu makan yang bergizi seimbang memegang peranan penting untuk mempertahankan serta meningkatkan status gizi dan kondisi fisik pemain sebelum dan selama bertanding.

Kebutuhan asupan kalori atlet bola basket cukup tinggi. Pemenuhan gizi untuk pemain basket akan sangat bervariasi sesuai dengan umur, status gizi, serta periode pelatihan atau pertandingan. Semakin besar dan tinggi badannya pun semakin besar kebutuhan kalorinya. Jika Anda bermain secara profesional dan berlatih lebih dari 90 menit per hari, Anda mungkin membutuhkan asupan 23 kalori per 0,5 kilogram berat badan Anda.

Mengapa pengaturan makan untuk pemain basket itu penting?

Pemenuhan pemain basket dan pemilihan menu makanannya perlu diatur sedemikian rupa sehingga sebelum pertandingan dimulai, proses pencernaan makanan sudah selesai agar aliran darah terkonsentrasi menuju otot rangka. Aliran darah ke otot rangka ini bertujuan untuk menyalurkan zat gizi dan oksigen yang dibutuhkan pada saat otot berkontraksi untuk bergerak cepat, misalnya menembak bola.

Tapi kecukupan nutrisi tentu tak hanya membicarakan soal makanan. Pemain bola tetap harus mengawasi asupan cairannya. Sementara bertanding dan setelahnya, Anda tetap perlu tambahan cairan dengan air putih, jus buah, atau minuman olahraga yang diperkaya dengan elektrolit untuk mengganti cairan tubuh yang keluar melalui keringat guna mencegah dehidrasi di lapangan.

Sedangkan pengaturan makan setelah pertandingan harus mengandung energi yang cukup terutama berkarbohidrat tinggi untuk mengganti cadangan glikogen yang telah dipakai selama latihan dan pertandingan, yang penting untuk percepatan proses pemulihan.

Panduan menu makanan pemain bola yang ideal

Mengikuti penjelasan di atas, kira-kira begini gambaran menu makanan pemain basket yang ideal untuk sebelum, selama, dan setelah tanding

Makanan pagi dan makanan ringan

Sarapan dengan makanan yang tinggi karbohidrat baik untuk memulai hari dengan stamina yang kuat. Makanan yang mengandung karbohidrat tinggi contohnya roti gandum dengan telur, atau pisang dengan secangkir susu rendah lemak. Untuk menjaga energi otot-otot Anda tetap kuat dan mampu menjalani aktivitas, makanlah makanan ringan sebagai makanan tambah beberapa jam setelah makan.

Makanan siang dan makanan ringan

Jika Anda akan memulai pertandingan basket sekitar tiga sampai empat jam lagi, luangkan waktu Anda untuk makan siang. Makan makanan yang tinggi karbohidrat dan beberapa protein. Misalnya konsumsi pasta gandum yang dicampur dengan brokoli, wortel, kembang kol bisa dijadikan menu makan siang pemain basket.

Satu sampai dua jam sebelum pertandingan dimulai, makanlah makanan rendah lemak, rendah serat, dan karbohidrat tinggi yang bisa Anda dapatkan dari roti gandum dengan selai atau pisang dengan susu rendah lemak. Jangan lupa juga untuk terus menjaga asupan cairan Anda.

Makan malam

Apa yang Anda makanan setelah pertandingan sama pentingnya dengan apa yang Anda makan saat atau sebelum pertandingan dimulai. Untuk meningkatkan pemulihan otot Anda, makan makanan ringan yang karbohidrat, protein dan lemak 30 menit setelah selesai pertandingan. Kemudian makan malam dengan menu yang sehat setelah tiga sampai empat jam mengonsumsi makanan ringan.

Hal ini akan membantu membangun dan memperbaiki kinerja otot Anda. Makan malam yang sehat untuk pemain basket mungkin termasuk ayam, kentang, kacang polong, salad tumis dan segelas susu rendah lemak.

Penting juga tetap menjaga tubuh Anda agar tetap terhidrasi. Minum minuman yang tidak hanya menggantikan cairan tapi juga elektrolit, terutama setelah pertandingan.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

The 5 Nutrition Habits of Explosive Basketball Players http://www.stack.com/a/basketball-nutrition-habits diakses 31 Oktober 2017.

Nutrition and Hydration https://www.usab.com/youth/development/nutrition-and-hydration.aspx diakses 31 Oktober 2017.

Basketball https://www.sportsdietitians.com.au/factsheets/food-for-your-sport/food-for-your-sport-basketball/ diakses 31 Oktober 2017.

Meal Plan for Basketball Players https://www.livestrong.com/article/210711-meal-plan-for-basketball-players/ diakses 31 Oktober 2017.


Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Andisa Shabrina
Tanggal diperbarui 03/11/2017
x