Tomat dikenal kaya akan zat gizi dan umum digunakan sebagai bahan masakan untuk berbagai hidangan. Namun, ada perdebatan sengit mengenai asal-usul tomat. Beberapa orang bilang tomat adalah sayur, ada juga yang menyebut tomat sebagai buah. Mana yang benar? Simak jawabannya berikut ini.
Apakah tomat itu buah atau sayur?
Sebenarnya, akar perdebatan antara tomat termasuk buah atau sayur berkaitan dengan perbedaan pengelompokan dalam ilmu botani atau dunia kuliner.
Dalam ilmu botani, tomat adalah buah yang tumbuh dari bunga pohon tomat. Namun, tomat sering dianggap sebagai sayuran di dunia kuliner.
Berikut penjelasan lengkap mengenai definisi tomat berdasarkan ilmu botani dan kuliner.
1. Berdasarkan ilmu botani

Botani adalah ilmu yang mempelajari tentang tumbuh-tumbuhan. Dalam klasifikasi ilmiah, tomat sebenarnya termasuk ke dalam kategori buah.
Tomat berasal dari bunga dari pohon tomat dan mengandung banyak biji yang menjadi cikal bakal pohon tomat.
Biji yang terkandung dalam buah tomat ini dapat dipanen dan dijadikan benih untuk memproduksi lebih banyak tanaman tomat lainnya.
Meskipun secara ilmiah termasuk ke dalam kategori buah, tomat dikenal sebagai sayuran dalam dunia kuliner.
Ini karena tomat umumnya diolah sebagai bahan masakan untuk melengkapi hidangan sayuran. Dari rasa dan kandungan air, tomat juga lebih mendekati karakteristik sayuran ketimbang buah.
Rasa tomat cenderung asam, tidak semanis seperti buah-buahan lainnya. Maka dari itu, tomat sering dipadukan dengan bahan masakan lain yang bercita rasa gurih.
Tomat juga mengandung banyak air seperti sejumlah sayuran, misalnya selada, bayam, dan buncis. Kandungan air dalam 100 gram tomat yaitu sekitar 90 gram.
Namun, tahukah Anda? tomat bukanlah satu-satunya buah yang dianggap sebagai sayuran dalam dunia kuliner.
Mengutip The European Food Information Council (EUFIC), beberapa buah lain yang dikategorikan sebagai sayuran antara lain labu, jagung, timun, atau terong.
Kategorisasi buah atau sayur

Agar Anda lebih memahami perbedaan buah atau sayur, simak penjelasan mengenai pengelompokan buah dan sayur berikut ini.
Secara botani, buah didefinisikan sebagai tanaman dengan biji di dalamnya yang terbentuk dari proses penyerbukan dan pembuahan.
Dengan demikian, berbagai jenis tanaman yang memiliki biji di dalamnya seperti apel, semangka, timun, ceri, atau paprika termasuk ke dalam kategori buah-buahan.
Namun, ada juga jenis tumbuhan yang diproses secara khusus untuk menghilangkan bagian dalam bijinya, misalnya semangka.
Meski begitu, secara alami semangka masih tergolong buah-buahan.
Dalam dunia kuliner, buah-buahan biasanya dikonsumsi sebagai makanan pencuci mulut atau dikonsumsi secara mentah.
Berbeda dengan buah yang merupakan hasil reproduksi tanaman, sayuran berasal dari bagian tanaman itu sendiri.
Sayuran adalah bagian dari tumbuhan seperti daun, batang, dan akar yang bisa dikonsumsi atau digunakan sebagai bahan makanan, misalnya daun singkong, bayam, buncis, wortel, atau kentang.
Dalam dunia kuliner, sayuran sering kali dikategorikan berdasarkan rasa dan penggunaanya dalam makanan.
Sayuran umumnya memiliki rasa yang netral sehingga sering dimasak sebagai bahan utama atau pelengkap daripada dijadikan makanan penutup seperti buah-buahan.
Nah, itulah pembahasan mengenai klasifikasi tomat termasuk buah atau sayur. Namun, terlepas dari perdebatan ini, tomat termasuk bahan makanan yang kaya zat gizi.
Tomat mengandung vitamin C yang baik untuk kekebalan tubuh serta beta-karoten yang mendukung kesehatan mata.
Secara ilmiah, tomat termasuk ke dalam kategori buah bukan sayuran karena terbentuk dari hasil reproduksi tanaman serta memiliki biji di dalamnya. Namun, dalam dunia kuliner, tomat dikenal sebagai sayuran.