8 Kebiasaan Penyebab Metabolisme Tubuh Anda Lambat

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Apakah Anda memiliki tubuh gemuk? Sudah banyak mencoba berbagai hal untuk menurunkan berat badan tapi tak kunjung turun juga.  Banyak orang yang memiliki keluhan seperti itu, tapi lihat dulu bagaimana cara Anda menurunkan berat badan, apakah sudah benar? Kesulitan dalam menurunkan berat badan dan sangat mudah untuk naik berat badan adalah salah satu tanda metabolisme tubuh Anda sedang melambat. Metabolisme tubuh lambat ini bisa disebabkan oleh berbagai kebiasaan yang sering Anda lakukan, tetapi mungkin Anda tidak menyadarinya.

BACA JUGA: Lemak Berlebih di Dalam Tubuh, Disimpan di Mana?

Apa saja penyebab metabolisme tubuh lambat?

Beberapa kebiasaan yang dapat menyebabkan metabolisme Anda berjalan lambat adalah:

1. Anda tidak banyak melakukan aktivitas

Energi yang diterima oleh tubuh dari makanan akan digunakan oleh tubuh sebagai energi untuk menjalankan aktivitas. Lalu, bagaimana jika Anda hanya duduk saja satu hari penuh? Tubuh akan lebih sedikit membakar energi yang masuk, sehingga metabolisme Anda dapat berjalan lebih lambat.

Ya, gaya hidup yang hanya kebanyakan duduk atau biasa disebut sedenter dapat menyebabkan tingkat metabolisme Anda menurun. Saat Anda tidak berolahraga, tubuh Anda mampu menyimpan lemak lebih banyak dan metabolisme Anda akan berjalan lebih lambat. Jadi, tidak salah, jika Anda makan banyak sedangkan aktivitas Anda sedikit dan Anda memiliki berat badan berlebih.

2. Kalori yang masuk ke tubuh Anda terlalu sedikit

Mungkin Anda mengira jika Anda membatasi jumlah asupan makanan Anda, Anda mampu untuk menurunkan berat badan. Namun, di sisi lain, makan terlalu sedikit juga dapat menyebabkan metabolisme Anda menurun. Saat Anda menurunkan total asupan kalori Anda menjadi sangat sedikit dari biasanya, tubuh akan menganggap Anda sedang kelaparan, sehingga tubuh akan memperlambat pembakaran kalori dalam tubuh Anda.

BACA JUGA: Berapa Minimal Kalori yang Harus Dipenuhi Saat Diet?

Tingkat metabolisme Anda akan menurun jika Anda mengonsumsi jumlah kalori yang sangat sedikit, kurang dari 1200 kalori untuk perempuan (jumlah minimal kalori untuk mempertahankan fungsi tubuh normal). Sebuah penelitian menunjukkan bahwa wanita gemuk yang hanya mengonsumsi 420 kalori per hari selama 4-6 bulan memiliki tingkat metabolisme yang lebih lambat. Bahkan, ketika ia meningkatkan asupan kalorinya lagi selama 5 minggu, tingkat metabolisme mereka masih tetap lebih lambat dibandingkan dengan tingkat metabolisme yang dimiliki sebelum diet.

3. Anda membatasi asupan protein

Protein merupakan salah satu zat gizi yang Anda butuhkan untuk menjaga fungsi normal tubuh Anda. Banyak orang yang bilang bahwa saat diet sebaiknya asupan protein Anda ditingkatkan. Namun, tidak sedikit dari orang diet yang berusaha hanya memakan sangat sedikit makanan, sehingga asupan proteinnya juga kurang. Padahal, protein dapat meningkatkan metabolisme Anda sekitar 20-30%, dibandingkan karbohidrat yang hanya dapat meningkatkan metabolisme sebesar 5-10%, dan  lemak sebesar 3% atau kurang,

Walaupun diet yang sangat membatasi asupan makan dapat menurunkan tingkat metabolisme Anda, namun asupan protein yang tinggi dapat meminimalkan hal ini. Penelitian menunjukkan bahwa protein dapat membantu Anda merasa kenyang dan meningkatkan kemampuan tubuh Anda dalam membakar kalori.

4. Terlalu banyak konsumsi makanan berlemak

Lemak yang banyak masuk ke dalam tubuh Anda dan menumpuk dapat menyebabkan metabolisme Anda berjalan lebih lambat. Metabolisme yang berjalan lambat ini bertujuan untuk menyimpan lebih banyak cadangan lemak dalam tubuh. Akibatnya, hal ini menyebabkan Anda mengalami kenaikan berat badan.

BACA JUGA: 5 Hal yang Akan Terjadi Jika Tubuh Kekurangan Lemak

5. Terlalu banyak konsumsi minuman manis

Minuman manis memang mengandung gula yang diperlukan oleh tubuh kita sebagai sumber energi. Namun, terlalu banyak konsumsi minuman manis juga dapat berdampak buruk untuk kesehatan, diabetes mellitus tipe 2 misalnya. Selain itu, sering konsumsi minuman manis juga dapat menurunkan tingkat metabolisme Anda. Sebuah penelitian tahun 2012 yang diterbitkan oleh European Journal of Clinical Nutrition sudah membuktikan hal ini. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa orang dengan kelebihan berat badan yang mengonsumsi minuman manis dalam kemasan mengandung gula fruktosa selama 10 minggu mengalami penurunan tingkat metabolisme.

6. Anda kurang tidur

Anda mungkin sudah mengetahui bahwa kurang tidur dapat meningkatkan risiko Anda terhadap berbagai macam penyakit dan juga kelelahan di keesokan harinya. Selain itu, beberapa penelitian juga telah menunjukkan bahwa kurang tidur dapat memperlambat metabolisme Anda dan dapat menyebabkan Anda mengalami kenaikan berat badan.

Penelitian yang dilakukan Spaeth dan kawan-kawan tahun 2015, misalnya. Penelitian ini menunjukkan bahwa kurang tidur dapat menurunkan tingkat metabolisme istirahat orang dewasa sehat pada pagi hari. Kurang tidur dapat membuat metabolisme karbohidrat dalam tubuh Anda terganggu, sehingga saat bangun tidur tubuh Anda masih mempunyai kadar gula darah yang tinggi.

7. Anda sering mengalami stres

Stres dapat meningkatkan produksi hormon kortisol Anda. Hal ini kemudian membuat nafsu makan Anda meningkat. Jika hal ini terjadi terus menerus, maka Anda dapat mengalami kenaikan berat badan. Kenaikan berat badan ini pada akhirnya dapat menyebabkan metabolisme tubuh Anda menurun.

8. Konsumsi obat-obatan tertentu

Ya, obat-obatan tertentu dapat memperlambat metabolisme dalam tubuh Anda. Beberapa di antaranya adalah antidepresan, obat diabetes, steroid, dan terapi hormon. Jika Anda merasa mengalami kenaikan berat badan setelah mengonsumsi obat tersebut, mungkin obat tersebut mempunyai dampak terhadap metabolisme tubuh Anda. Jika Anda merasa terganggu dengan hal ini, sebaiknya konsultasikan dengan dokter Anda.

BACA JUGA: Tips Mengatasi Kegemukan Akibat Metabolisme Lambat

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Ragam Minuman Pengganjal Perut yang Bisa Bikin Kenyang

    Sedang diet tapi lapar terus? Tenang, Anda bisa menekan nafsu makan dengan minuman yang mengenyangkan berikut ini. Tak usah takut gemuk!

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Tips Berat Badan Turun, Nutrisi 10 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

    Mengulik Serba-serbi Diet South Beach untuk Menurunkan Berat Badan

    Hampir serupa dengan diet Atkins, diet south beach menekankan pola makan dengan mengurangi konsumsi karbohidrat dan perbanyak protein.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Diet, Nutrisi 9 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

    Plastik Wrap untuk Diet, Benarkah Bisa Mengecilkan Perut Buncit?

    Hati-hati, jangan sembarangan menggunakan plastik wrap untuk diaet. Bukannya cepat kurus, Anda malah bisa terkena risiko berbahaya ini.

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Tips Berat Badan Turun, Nutrisi 4 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

    Turun Berat Badan Hanya dengan Jalan Kaki? Ini Rahasianya

    Ingin menurunkan berat badan tapi tak suka olahraga yang berat? Tenang, jalan kaki bisa membantu menurunkan berat badan. Ini tipsnya.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Olahraga Kardio, Kebugaran 3 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    berat badan naik setelah diet

    3 Penyebab Berat Badan Anda Naik Setelah Diet

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
    Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
    mie instan atau nasi

    Mie Instan atau Nasi Putih, Mana yang Lebih Sehat untuk Dikonsumsi?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Monika Nanda
    Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
    buah plum kering untuk diet

    Benarkah Makan Buah Plum Bisa Melangsingkan Badan?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Gladys Mangkuliguna
    Dipublikasikan tanggal: 18 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
    cara meningkatkan leukosit lewat makanan penambah sel darah putih

    Daftar Makanan untuk Atasi Kekurangan Sel Darah Putih

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Fajarina Nurin
    Dipublikasikan tanggal: 16 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit