Susu Sapi vs Susu Kedelai, Mana yang Lebih Bernutrisi?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Setiap jenis susu memiliki keunggulan dan kekurangan, tergantung pola makan, selera, kesehatan, dan tentunya kebutuhan nutrisi Anda. Begitu pula halnya dengan susu sapi dan susu kedelai.

Guna menentukan mana yang lebih unggul, Anda perlu mencermati dan membandingkan kandungan nutrisi keduanya terlebih dulu.

Sebagai jenis susu yang paling umum dikonsumsi, susu sapi identik dengan kandungan nutrisi yang beragam. Akan tetapi, nutrisi pada susu sapi sebenarnya juga terkandung dalam susu alternatif berbahan kedelai. Jika demikian, mana dari kedua jenis susu ini yang lebih kaya kandungan nutrisinya?

Perbandingan nutrisi susu sapi dan susu kedelai

Susu sapi adalah hasil produksi langsung dari hewan sehingga komposisi nutrisinya kompleks dan mengandung setiap jenis nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Di sisi lain, susu kedelai mengandung berbagai zat gizi nabati dengan beragam manfaat bagi kesehatan.

Berikut perbedaan nutrisi susu sapi dan susu kedelai berdasarkan jumlah dan jenisnya.

1. Energi

Susu merupakan salah satu sumber energi terbaik bagi tubuh. Energi pada susu sapi dan kedelai berasal dari kandungan protein, karbohidrat, dan lemak. Pengecualian ada pada susu skim yang hampir tidak mengandung lemak sama sekali.

Segelas susu sapi whole milk (244 mL) mengandung sekitar 146 kkal energi. Susu sapi rendah kalori mengandung 102 kkal energi. Sementara itu, susu skim yang kandungan lemaknya paling sedikit hanya memberikan tubuh Anda energi sebanyak 83 kkal.

Kalori pada susu kedelai lebih rendah dibandingkan susu hewani. Segelas susu kedelai (200 mL) mengandung 80-100 kkal energi sehingga cocok bagi Anda yang sedang menurunkan berat badan.

2. Karbohidrat

Susu sapi mengandung karbohidrat dengan jumlah yang berbeda tergantung jenisnya. Segelas susu murni (whole milk) mengandung 11 gram karbohidrat. Sementara susu rendah lemak dan susu skim mengandung karbohidrat lebih tinggi, yakni 12 gram.

Karbohidrat pada susu kedelai lebih sedikit daripada susu sapi. Pasalnya, produk ini tidak memiliki laktosa, yakni karbohidrat yang ada pada susu sapi. Segelas susu kedelai mengandung 8 gram karbohidrat, tapi karbohidrat pada susu kedelai dengan gula tambahan biasanya lebih tinggi.

3. Protein

susu untuk osteoporosis

Protein adalah salah satu nutrisi yang paling banyak terkandung dalam susu. Segelas susu murni mengandung 7,9 gram protein, susu rendah lemak 8,2 gram protein, dan susu skim mengandung hampir 8,3 gram protein. Jumlah ini dapat memenuhi 11-15 persen kebutuhan protein harian Anda.

Tidak kalah dari susu sapi, susu kedelai tanpa gula mengandung 7 gram protein. Protein nabati dari susu kedelai juga sangat bermanfaat bagi kesehatan jantung dan peredaran darah, seperti dilansir dari Cleveland Clinic.

4. Lemak dan kolesterol

Segelas susu murni mengandung 7,9 gram lemak. Sementara itu, kandungan lemak pada susu rendah lemak tak sampai 3 gram. Jika Anda mencari susu dengan lemak paling sedikit, susu skim yang mengandung 0,2 gram lemak tentu menjadi juaranya.

Susu kedelai juga mengandung lemak seperti halnya susu sapi. Namun, lemak pada susu kedelai terbilang rendah, yakni sekitar 4 gram. Minuman ini juga tidak memiliki kolesterol dan hanya mengandung sedikit lemak jenuh sehingga baik bagi jantung.

5. Mineral

Susu sapi mengandung vitamin dan mineral yang amat beragam, tapi yang terkandung dalam jumlah banyak antara lain vitamin B2, vitamin B12, kalsium, dan fosfor. Susu sapi terkadang juga diperkaya vitamin D untuk memenuhi kebutuhan vitamin harian.

Susu kedelai juga mengandung vitamin B kompleks, kalsium, dan fosfor, tetapi dengan jumlah yang lebih sedikit. Maka dari itu, produk ini sering kali perlu diperkaya dengan vitamin dan mineral yang secara alamiah terdapat pada susu sapi.

Mana yang lebih bernutrisi, susu sapi atau susu kedelai?

susu UHT adalah

Susu kedelai sering digunakan sebagai alternatif dari susu sapi. Hal ini bukan tanpa alasan, sebab kandungan nutrisi kedua minuman ini bisa dibilang cukup setara. Guna memilih mana yang lebih unggul, Anda perlu menyesuaikannya dengan kebutuhan.

Susu sapi lebih unggul dalam kandungan protein, lemak, serta berbagai vitamin dan mineral. Susu sapi cocok untuk anak dalam masa tumbuh kembang dan merupakan sumber nutrisi yang sangat baik bagi orang dewasa.

Namun, susu sapi mengandung lemak jenuh dan kolesterol. Orang yang alergi protein susu sapi atau mempunyai intoleransi laktosa juga tidak dapat mengonsumsinya.

Anda perlu lebih cermat memilih jenis susu sapi atau menggantinya dengan susu alternatif.

Susu kedelai mengandung lebih sedikit kalori dan proteinnya cukup tinggi untuk ukuran produk nabati. Banyak produk susu kedelai kini diperkaya dengan vitamin A, B, D, serta mineral. Minuman ini pun tidak mengandung lemak jenuh dan kolesterol.

Selain itu, susu kedelai juga kaya akan antioksidan, fitoestrogen, serta senyawa sejenis yang hanya terkandung dalam produk nabati.

Senyawa-senyawa dalam susu kedelai tersebut mampu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas, memelihara kesehatan tulang dan otak, hingga membantu mengurangi risiko kanker.

Setelah menilik perbandingan antara susu sapi dan susu kedelai, ternyata keduanya memiliki kandungan nutrisi yang sama-sama baik. Pilihlah jenis susu yang sesuai dengan kebutuhan keseharian Anda.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Cara Memilih Susu Soya yang Tepat untuk Kebutuhan Anak

Susu soya dapat menjadi sumber nutrisi anak. Namun, tetap teliti sebelum memilih susu soya untuk anak dan lakukan tips berikut ini.

Ditulis oleh: Roby Rizki
Anak 1-5 Tahun, Gizi Balita, Parenting 3 Juni 2020 . Waktu baca 6 menit

Panduan Seputar Kebutuhan Protein untuk Balita Usia 2-5 Tahun

Memenuhi kebutuhan nutrisi balita sangat penting untuk tumbuh kembangnya, termasuk asupan protein. Berikut panduan seputar kebutuhan protein anak.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Anak 1-5 Tahun, Gizi Balita, Parenting 10 April 2020 . Waktu baca 7 menit

Susu Almond vs Susu Kedelai, Mana yang Lebih Baik?

Susu almond dan susu kedelai merupakan alternatif susu sapi. Namun, apakah perbedaan dan kandungan nutrisi antara susu almond dan susu kedelai?

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Fakta Gizi, Nutrisi 23 Maret 2020 . Waktu baca 4 menit

5 Manfaat Susu Kedelai untuk Ibu Hamil dan Bayinya

Untuk ibu hamil yang memiliki intoleransi laktosa, minum susu kedelai mungkin dapat menjadi alternatif jika ingin minum mendapat nutrisi tambahan dari susu.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Prenatal, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 10 Desember 2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

susu penambah berat badan

Apakah Susu Penambah Berat Badan Betulan Ampuh Bikin Berisi?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 7 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit
waktu terbaik minum susu

Minum Susu, Lebih Baik Sebelum Atau Sesudah Makan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 6 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
beda susu sapi atau susu kambing

Mana yang Lebih Sehat, Minum Susu Kambing Atau Susu Sapi?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 2 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit
Konten Bersponsor
protein susu soya

Ibu Harus Tahu, Ini Beda Kandungan Protein dalam Susu Kedelai dan Susu Sapi

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 3 Juli 2020 . Waktu baca 6 menit