Apa Bedanya Soun dan Bihun? Lebih Sehat yang Mana?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Bihun dan soun sering ditambahkan ke dalam makanan berkuah, seperti bakso atau soto. Keduanya sama-sama berwarna putih dan berbentuk tipis panjang menyerupai mie. Meski begitu, masih banyak orang yang tidak tahu bedanya bihun dengan soun. Kira-kira… Mana yang lebih sehat, ya? Simak ulasannya berikut ini.

Beda bihun dan soun ada di bahan dasarnya

Soun dan bihun yang sering juga disebut mie putih adalah dua jenis makanan dengan bahan dasar berbeda. Bihun terbuat dari tepung beras, sedangkan soun terbuat dari pati kacang hijau. Anda juga bisa menemukan soun yang terbuat dari pati kentang, ubi, ataupun singkong.

Dalam bentuk kering, bihun berwarna putih kusam dan teksturnya rapuh mudah patah. Sementara itu, soun kering berwarna putih transparan dengan tekstur kuat dan liat saat masih kering.

Keduanya sama-sama cukup direndam dengan air panas, tapi soun perlu direndam 5-15 menit sementara waktu perendaman bihun lebih singkat, yakni 5-7 menit. Keduanya bisa juga direbus, dengan waktu yang dibutuhkan hanya sekitar 1 menit.

Setelah matang, soun jadi bertekstur licin dan mudah terputus, sedangkan tekstur bihun matang tidak selicin dan tidak mudah terputus seperti soun.

Kandungan nutrisi bihun dan soun

bihun dan soun

Soun dan bihun sama-sama makanan sumber karbohidrat yang rendah lemak. Anda bisa mendapatkan 192 kalori, 44 gram karbohidrat, 1,8 gram serat, dan 33 mg natrium (garam) dalam seporsi bihun seberat 180 gram. Dengan takaran porsi yang sama, soun dapat menyediakan 121 gram karbohidrat, 291 kalori, dan 14 mg natrium.

Bagaimana dengan vitamin dan mineralnya? Keduanya sama-sama diperkaya dengan vitamin B kompleks (termasuk niasin, riboflavin, dan folat) serta mineral seperti fosfor, kalsium, dan magnesium. Meski begitu, jumlahnya sangat sedikit.

Jadi, lebih sehat mana: bihun atau soun?

Kandungan nutrisi bihun dengan soun sebenarnya tidak jauh berbeda. Hanya saja, jumlah kandungan mineral soun sedikit lebih unggul dibanding bihun.

Bihun ataupun soun termasuk makanan dengan indeks glikemik rendah, sehingga tidak membuat gula darah cepat melonjak naik setelah makan. Itu sebabnya kedua mie putih ini bisa Anda jadikan sebagai sumber karbohidrat pengganti nasi yang notabene memiliki nilai IG tinggi (73). Meski begitu, nilai IG soun tetap jauh lebih rendah daripada bihun. Nilai glikemik bihun adalah 53, sementara nilai IG soun adalah 39.

Yang perlu lebih diperhatikan sebenarnya adalah cara memasaknya. Nilai glikemik bihun dan soun bisa meningkat dengan teknik memasak yang salah. Misalnya, bihun atau soun yang direbus, kemudian dijadikan sup tetap termasuk makanan glikemik rendah hingga. Sementara itu, jika keduanya diolah dengan cara digoreng dengan minyak dan ditambahkan daging, tentu kalori makanan juga ikut bertambah dan akhirnya memengaruhi nilai glikemik makanan tersebut.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

8 Makanan Sehat yang Membuat Anda Cepat Gemuk

Jika Anda sekarang terlalu kurus, makanan ini bisa membantu menaikkan berat badan. Tapi kalau Anda justru tergolong cepat gemuk, jangan terlalu banyak, ya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Tips Berat Badan Turun 12 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Berbagai Manfaat Makan Buah Plum (Psst… Bisa Menurunkan Berat Badan!)

Plum masih satu keluarga dengan buah persik dan aprikot. Ternyata ada banyak manfaat buah plum untuk kesehatan. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Fakta Gizi, Nutrisi 8 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

7 Makanan Sumber Antioksidan Tinggi untuk Lawan Radikal Bebas

Radikal bebas meningkatkan risiko berbagai penyakit berbahaya. Untuk melawan radikal bebas, Anda perlu makanan tinggi antioksidan. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Fakta Gizi, Nutrisi 5 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Sehatkah Kalau Makan Makanan yang Sama Terus Setiap Hari?

Adakah dampak kesehatan tertentu jika kita makan makanan yang sama tiap harinya? Apa yang bisa dilakukan untuk mengatasi kebiasaan tersebut?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Tips Makan Sehat, Nutrisi 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

manfaat pisang

9 Manfaat Pisang yang Jadi Buah Favorit Banyak Orang

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit
bakteri asam laktat

5 Makanan dan Minuman Sehat yang Mengandung Bakteri Asam Laktat

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
resep membuat bakwan

Ragam Resep Membuat Bakwan di Rumah yang Enak Tapi Sehat

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
permen karet xylitol

Benarkah Permen Karet yang Mengandung Xylitol Bisa Cegah Gigi Berlubang?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 17 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit