home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Permen Karet Ternyata Bermanfaat untuk Otak, Asal Tidak Dikonsumsi Berlebihan

Permen Karet Ternyata Bermanfaat untuk Otak, Asal Tidak Dikonsumsi Berlebihan

Untuk sebagian orang, permen karet wajib tersedia di dalam tas. Sensasi mengunyah permen karet memang unik. Apalagi saat ini permen karet tersedia dalam berbagai rasa yang menarik. Nah, tahukah Anda kalau ternyata permen karet yang banyak disukai orang ini bermanfaat bagi otak? Yuk, pelajari lebih jauh soal manfaat permen karet bagi otak berikut ini.

Bagaimana cara membuat permen karet?

Untuk membuat permen karet, diperlukan beberapa langkah. Pertama, bahan akan dikumpulkan dahulu yang berasal dari pohon sadila. Setelah diolah dan dicairkan, bahan tersebut akan diberi perasa atau pemanis. Kemudian akan dimasukkan ke dalam mesin dan akan menghasilkan pita tebal yang teksturnya seperti karet. Pita-pita tebal tersebut kemudian akan ditekan hingga menjadi lapisan tipis lalu didinginkan, dipotong, kemudian disusun dalam kemasan menarik.

Apa manfaat permen karet bagi fungsi otak?

Saat Anda melakukan gerakan mengunyah, ternyata ada beberapa bagian otak yang menjadi aktif. Bagian tersebut antara lain adalah otak kecil (serebelum), batang otak, motor korteks, kaudata, cingulate, dan lainnya. Selain itu, saat makan permen karet, kandungan gula pada permen karet dapat meningkatkan aliran darah menuju ke jaringan otak. Adanya peningkatan ini dapat mengaktifkan bagian frontotemporal korteks dan otak kecil.

Serebelum yang dikenal dengan sebutan otak kecil berfungsi untuk mengatur koordinasi keseimbangan tubuh. Sedangkan lobus frontal berfungsi untuk membuat rencana, berpikir logis, dan memecahkan masalah. Lobus temporal dibedakan menjadi dua, untuk lobus bagian kiri berfungsi untuk ingatan verbal, seperti mengingat nama. Sedangkan untuk lobus bagian kanan berfungsi untuk ingatan yang bersifat visual misalnya kemampuan mengingat wajah dan gambar. Hal ini tentu dapat meningkatkan kerja otak dan membuat kemampuan kognisi Anda meningkat.

Selain itu, ternyata mengonsumsi permen karet bebas gula juga bisa meningkatkan daya ingat, baik ingatan jangka pendek maupun ingatan jangka panjang. Para ahli menduga bahwa hal ini terjadi karena saat mengunyah, aktivitas otak di bagian otak hipokampus meningkat. Nah, bagian otak ini bertugas untuk menjalankan fungsi daya ingat.

permen karet menurunkan berat badan

Apakah ada manfaat permen karet lainnya?

Permen karet juga memiliki manfaat lainnya bagi otak dan kesehatan mental, yaitu dapat menurunkan perasaan stres dan tertekan pada seseorang. Permen karet dianggap sebagai salah satu metode relaksasi. Mengunyah permen karet ternyata dapat menurunkan rasa bosan dan perasaan tertekan yang dialami oleh seseorang. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Paul Smith, didapatkan bahwa mereka yang mengonsumsi permen karet akan mengalami mood yang lebih baik dibandingkan orang yang tidak makan permen karet.

Di samping itu, ternyata masih ada manfaat permen karet yang sayang dilewatkan, terutama bagi orang yang sering begadang. Mengunyah permen karet bisa membantu Anda agar tetap terjaga dan waspada, apalagi jika Anda mengonsumsi jenis permen karet yang mengandung kafein. Meskipun tidak bisa sepenuhnya mengusir kantuk, tentu mengunyah permen karet bisa membuat Anda lebih segar.

Meski bermanfaat, bukan berarti permen karet bisa dikonsumsi sebanyak-banyaknya

Kandungan gula pada permen karet dapat menyebabkan munculnya karies pada gigi Anda. Karies akan terbentuk akibat adanya bakteri-bakteri yang menempel pada plak gigi Anda, disertai dengan fermentasi dari glukosa oleh bakteri. Hal ini dapat menyebabkan terjadinya demineralisasi pada gigi Anda dan akhirnya merusak gigi Anda.

Plak yang muncul pada gigi Anda terbentuk melalui proses yang rumit. Adanya penempelan bakteri pada plak gigi dapat memperburuk kesehatan gigi Anda. Karena itu, sebaiknya jangan terlalu sering makan permen karet. Bila Anda memang suka permen karet, jangan lupa untuk selalu merawat kesehatan gigi dan mulut serta rutin periksa ke dokter gigi.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Tucha J, Koerts J. Gum Chewing and Cognition: An Overview. Neuroscience & Medicine. 2012 (3): 243-250

Mahdi L. Chewing Gum. 2008 : 1-10

Smith P. Chewing gum, stress and health. Stress and Health. 2009 (25): 445-451

Onyper S. Cognitive advantages of chewing gum : Now you see them, now you don’t. 2011 (57): 321-328

Stephens R, Tunney R. Role of glucose in chewing-gum related facilitation on cognitive function. 2004 (43): 211-213

Quintero A, et al. Brain Activity and Human Unilateral Chewing. J Dent Res. 2013 (2): 136-142

About Brain Injury: A Guide to Brain Anatomy. Minnesota Brain Injury Alliance. 1-7

Burt B. The use of sorbitol- and xylitol- sweetened chewing gum in caries control. 2006 (137): 190-195

Ozdemir D. Dental Caries and Preventive Strategies. Journal of Educational and Instructional Studies in The World. 2014 (4): 20-22

Foto Penulis
Ditulis oleh dr. Ivena pada 09/01/2018
Ditinjau oleh dr. Tania Savitri - Dokter Umum
x