home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Makanan yang Baik dan yang Harus Dihindari Setelah Operasi Amandel

Makanan yang Baik dan yang Harus Dihindari Setelah Operasi Amandel

Selama pemulihan pascaoperasi amandel, tenggorokan Anda mungkin terasa sedikit kurang nyaman, sakit, atau bahkan mungkin berdarah. Hal ini membuat Anda jadi susah makan, padahal Anda tetap harus mendapatkan asupan gizi yang mencukupi agar cepat sembuh. Lantas, apa saja makanan yang baik dan yang harus dihindari setelah operasi amandel? Baca terus ulasan berikut ini.

Makanan yang baik dikonsumsi setelah operasi amandel

Operasi amandel dibutuhkan ketika jaringan amandel (tonsil) mengalami peradangan atau infeksi yang kian memburuk dan menjadi kronis. Setelah amandel diangkat, Anda mungkin masih merasa sakit tenggorokan. Namun tak perlu cemas. Rasa sakitnya akan perlahan mereda dengan pemberian makanan yang tepat.

Tak hanya mempercepat proses pemulihan dan mencegah perdarahan setelah operasi, makanan yang tepat juga dapat memenuhi kebutuhan energi Anda

Berikut adalah rekomendasi makanan yang baik dikonsumsi setelah operasi amandel:

1. Es krim dan puding

makan es saat demam

Kabar baik bagi Anda penyuka makanan manis yang serba dingin! Anda boleh langsung makan es krim dan puding setelah operasi amandel. Kedua makanan ini memiliki tekstur yang lembut dan mudah ditelan sehingga tidak akan mengiritasi tenggorokan Anda. Selain itu, suhu dinginnya juga dapat mengurangi rasa mual dan mencegah perdarahan pada lokasi operasi amandel.

2. Air putih, sup, dan sereal

Setelah operasi amandel, menu makanan Anda harus terdiri dari cairan bening. Menurut University of Wisconsin, cairan bening seperti air putih, jus apel, dan es loli cenderung lebih mudah ditelan dan dapat membantu mengurangi rasa mual pasca operasi, seperti dilansir dari Livestrong. Cairan bening hangat seperti sup sayuran, sup kaldu ayam, dan teh juga sama-sama baik untuk mencegah iritasi pada tenggorokan Anda.

Ketika tenggorokan Anda mulai bisa beradaptasi dengan makanan dan minuman bening, barulah Anda boleh mencoba minuman yang teksturnya lebih pekat seperti susu, sup krim, sup kaldu, dan sereal.

Yang terpenting, selalu penuhi kebutuhan cairan harian Anda untuk mencegah dehidrasi. Sebab, dehidrasi dapat memperburuk nyeri tenggorokan dan membuat Anda tak kunjung sembuh sempurna.

3. Makanan lunak

Kalau Anda sudah mulai bisa makan makanan yang berkuah, maka Anda tentu tidak akan mengalami kesulitan saat ingin mengonsumsi makanan lunak. Contohnya telur orak-arik atau kentang tumbuk (mashed potato).

Karena Anda baru saja selesai operasi amandel, sebaiknya hindari menambahkan banyak bumbu ke dalam makanan. Ini karena bumbu tertentu dapat mengiritasi lapisan tenggorokan dan memicu kekambuhan, misalnya bumbu dengan rasa menyengat atau pedas. Jadi, sebaiknya bertahanlah dengan rasa makanan yang hambar untuk sementara waktu sampai Anda benar-benar sembuh.

Makanan yang harus dihindari setelah operasi amandel

memilih jus jeruk sehat

Untuk mempercepat pemulihan, hindari berbagai jenis makanan atau minuman yang memiliki tekstur keras, rasa pedas, dan bersuhu panas. Makanan bertekstur keras seperti kacang, keripik, atau popcorn dikhawatirkan dapat mengiritasi lapisan tenggorokan dan memperparah sakit.

Hindari juga makanan atau minuman asam seperti jus tomat atau jeruk, serta versi dari buah segarnya. Makanan asam mengandung asam sitrat tinggi yang bisa membuat tenggorokan terasa gatal dan sakit. Hal yang sama juga berlaku bagi minuman bersoda yang dapat membuat rasa sakit lebih buruk.

Makanan dan minuman lainnya yang harus dihindari setelah operasi amandel adalah yang serba panas. Jika ingin makan atau minum sesuatu yang panas, dinginkan dulu sampai suhunya hangat suam kuku. Pasalnya, suhu panas justru dapat memicu iritasi dan peradangan pada tenggorokan. Alih-alih membuat cepat sembuh, Anda malah harus menahan rasa sakit yang lebih parah saat makan.

Yang tak kalah penting, pastikan tubuh Anda tetap terhidrasi setidaknya 72 jam setelah operasi amandel untuk mencegah kemungkinan perdarahan setelah operasi amandel. Dengan demikian, Anda akan lebih cepat pulih dan bisa kembali mengonsumsi makanan favorit yang diidam-idamkan.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

What Can I Eat After a Tonsillectomy? https://www.verywellhealth.com/what-can-i-eat-after-a-tonsillectomy-1192174. Accessed 11/7/2018.

The Best Foods to Eat After a Tonsillectomy. https://www.livestrong.com/article/301947-the-best-foods-to-eat-after-a-tonsillectomy/. Accessed 11/7/2018.

What Are Soft Foods After Oral Surgery? https://www.livestrong.com/article/316505-what-are-soft-foods-after-oral-surgery/. Accessed 11/7/2018.

Tonsils and Adenoids. https://www.hf.org/health_info/your_health_first/kids/tonsils_adenoids.cfm. Accessed 11/7/2018.

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Adelia Marista Safitri
Tanggal diperbarui 30/07/2018
x