backup og meta

Mengenal Kyuri, Timun Jepang yang Kaya Manfaat

Mengenal Kyuri, Timun Jepang yang Kaya Manfaat

Kyuri adalah salah satu jenis mentimun hijau yang paling banyak di tanam di Jepang. Sekilas, bentuknya memang tidak jauh berbeda dari timun pada umumnya, tapi buah ini memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Cari tahu manfaat kyuri serta efek samping berikut ini.

Kandungan gizi kyuri

Kyuri atau lebih dikenal dengan istilah timun Jepang (Cucumis sativus L.) adalah jenis mentimun yang berasal dari Jepang.

Kyuri biasanya tidak dikupas karena kulit mentimun ini memiliki tekstur yang renyah serta rasa yang manis.

Buah ini kerap digunakan sebagai tambahan untuk olahan acar, salad hingga hiasan makanan. Sekilas, kyuri memiliki bentuk yang mirip dengan zucchini. Namun, keduanya adalah jenis buah yang berbeda.

Perbedaan kyuri dan zucchini yang cukup mencolok dapat dilihat dari teksturnya ketika disentuh. Kyuri akan terasa dingin saat dipegang.

Selain itu, terdapat juga benjolan-benjolan kecil pada permukaan kyuri. Sementara itu, zucchini memiliki permukaan yang cenderung kasar dan kering. 

Tidak berbeda dengan jenis mentimun lainnya, kyuri tersusun atas 96% air serta berbagai zat gizi yang baik untuk tubuh di antaranya sebagai berikut.

  • Energi (kalori): 16 kkal.
  • Protein: 0.62 gram. (g).
  • Kalsium: 16 milligram (mg).
  • Kalium: 170 mg.
  • Natrium: 2 mg.
  • Zink: 2 mg.
  • Tembaga: 0.063 mg.
  • Magnesium: 10.1 mg.
  • Mangan: 0.085 mg.

Manfaat kyuri untuk kesehatan

makan timun saat hamil

Walaupun kyuri lebih sering digunakan sebagai hiasan makanan, jenis mentimun yang satu ini juga memiliki manfaat berikut untuk kesehatan tubuh. 

1. Melancarkan buang air besar

Kyuri merupakan salah satu jenis buah yang kaya akan serat dan air sehingga bermanfaat untuk membantu melancarkan buang air besar. 

Mentimun asal Jepang ini memiliki kandungan air dan serat yang tinggi.

Konsumsi timun ini dapat meningkatkan konsistensi feses dan menghaluskan teksturnya, sehingga mencegah terjadinya sembelit.

2. Memperkuat tulang

Timun Jepang memiliki kandungan sumber vitamin K yang baik dan bermanfaat untuk kesehatan tulang.

Vitamin K bekerja bersama vitamin D untuk meningkatkan kepadatan tulang. Hal ini nantinya mengurangi risiko pengeroposan dan retak tulang. 

Namun, diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai manfaat kyuri dalam mencegah penyakit tulang, seperti osteoporosis.

3. Mencegah dehidrasi

Menambah hidrasi ataupun asupan cairan di dalam tubuh merupakan hal yang penting agar organ tubuh dapat berfungsi dengan baik. 

Kandungan air yang terdapat di dalam kyuri atau timun Jepang dapat membantu menjaga keseimbang cairan di dalam tubuh sehingga Anda terhindar dari dehidrasi.

4. Mengatasi diabetes

Sebuah studi terbitan Journal of physiology and pharmacology (2020) memaparkan bahwa timun Jepang memiliki manfaat untuk membantu mencegah diabetes. 

Penelitian tersebut dilakukan pada tikus dengan menggunakan ekstrak mentimun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa timun Jepang dapat membantu melindungi kerusakan hati dan pankreas yang terjadi akibat diabetes. 

Namun, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk membuktikkan manfaat timun Jepang untuk mengatasi diabetes pada manusia. 

5. Menghilangkan bau mulut

Bau mulut merupakan salah satu masalah yang umum terjadi dan kerap kali menurunkan kepercayaan diri.

Nah, siapa sangka konsumsi timun Jepang ini bisa membantu menghilangkan masalah bau mulut?

Kyuri atau timun Jepang menghilangkan bau di mulut dengan mengatasi kelebihan panas di dalam perut yang menjadi salah satu faktor timbulnya bau mulut. 

6. Mengurangi risiko penyakit jantung

Kyuri juga memiliki kandungan kalium, magnesium, dan serat. Kalium bisa menjaga keseimbangan elektrolit tubuh sehingga melancarkan aliran darah.

Asupan magnesium yang cukup bisa mengurangi tekanan darah. Serat sendiri dapat memecah kolesterol yang menghambat aliran darah.

Jadi, konsumsi timun Jepang ini bisa menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah, sehingga mengurangi risiko penyakit jantung

7. Berpotensi mengobati kanker

Kyuri dan jenis mentimun lainnya memiliki kandungan senyawa cucurbitacin B yang bermanfaat untuk menghancurkan sel kanker. 

Sebuah penelitian yang diterbitkan di dalam jurnal Pharmacological Research mengungkapkan bahwa senyawa cucurbitacin B dapat berguna untuk mengobati kanker hati, kanker payudara, hingga kanker prostat.

Studi tersebut menjelaskan potensi timun Jepang untuk kanker ini berasal dari sifat antiradang, antioksidan, dan hepatoprotektif (melindungi hati) pada kandungannya.

8. Mengurangi peradangan

Biji dari timun Jepang dapat berguna untuk mengurangi peradangan.

Khasiat ini berkaitan dengan kandungan antioksidan yang bisa melawan radikal bebas yang menyebabkan kerusakan dan inflamasi pada sel tubuh.

Selain itu, sifat antiradang ini baik untuk kesehatan pembuluh darah sehingga dapat menjaga tekanan darah tetap normal. 

9. Menurunkan tekanan darah

Mentimun asal Jepang ini juga dapat berkhasiat untuk menurunkan tekanan darah. Hal ini karena timun ini mengandung jumlah kalium yang cukup tinggi. 

Selain itu, kadar sodium di dalam timun Jepang juga cenderung lebih rendah.

Zat kalium bermanfaat untuk membantu mengontrol tekanan darah dan mengatur kontraksi relaksasi otot jantung. 

10. Meningkatkan kesehatan kulit

Mengonsumsi buah hijau yang satu ini juga dapat bermanfaat untuk mencegah kulit kering.

Kandungan antioksidan timun jepang memiliki sifat anti-inflamasi sehingga mengurangi peradangan yang memicu kulit kering. Tingginya kandungan air pada timun juga menjaga tingkat hidrasi kulit sehingga mencegah kulit.

Namun, manfaat yang satu ini biasanya diperoleh dengan mengaplikasikan timun secara langsung ke kulit atau memakainya sebagai masker alami.

Efek samping kyuri

Meskipun timun Jepang memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan, mengonsumsinya secara berlebihan dapat menimbulkan efek samping.

Jika terlalu banyak, makan Kyuri dapat menyebabkan masalah pencernaan seperti kembung. 

Selain itu, pada beberapa orang, mengonsumsi timun dapat menimbulkan gejala alergi, seperti gatal-gatal, bengkak hingga kesulitan bernapas.

Kesimpulan

  • Timun Jepang memiliki banyak manfaat, utamanya mencukupi kebutuhan cairan, menjaga keseimbangan elektrolit, dan melancarkan pencernaan.
  • Perlu diingat bahwa masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan manfaatnya bagi kesehatan. Saat ini, sebagian besar riset masih diuji coba pada hewan. 
  • Jika muncul gejala alergi atau masalah kesehatan setelah mengkonsumsi timun Jepang segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

[embed-health-tool-bmi]

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.

FoodData Central. U.S. Departement of Agricultural Research Service. (2022). Retrieved 21 July 2023, from https://fdc.nal.usda.gov/fdc-app.html#/food-details/2346406/nutrients

6 Health Benefit of Cucumbers. (2023). Retrieved 21 July 2023, from https://health.clevelandclinic.org/benefits-of-cucumbers/ 

Atta AH, Saad SA, Atta SA, Mouneir SM, Nasr SM, Desouky HM, Shaker HM. Cucumis sativus and Cucurbita maxima extract attenuate diabetes induced hepatic and pancreatic injury in a rat model. Journal Physiol Pharmacol. 2020 Aug;71(4), from https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/33214339/

Dai, S., Wang, C., Zhao, X., Ma, C., Fu, K., & Liu, Y. et al. (2023). Cucurbitacin B: A review of its pharmacology, toxicity, and pharmacokinetics. Pharmacological Research, from https://www.sciencedirect.com/science/article/

S. Vimala , P. Mangalagowri, Mubarak Ali, Nivetha, Amutha, Banupriya. Effectiveness of Cucumber in reduction of Blood Pressure among hypertensive clients in selected Rural Area. Research Journal Pharmacy and Tech 2018, from https://rjptonline.org/PID=2018-11-7-36

Versi Terbaru

07/08/2023

Ditulis oleh Zulfa Azza Adhini

Ditinjau secara medis oleh dr. Andreas Wilson Setiawan, M.Kes.

Diperbarui oleh: Fidhia Kemala


Artikel Terkait

Apa Benar Wanita Tidak Boleh Makan Timun Saat Sedang Haid?

Benarkah Timun Dapat Menurunkan Tekanan Darah untuk Penderita Hipertensi?


Ditinjau secara medis oleh

dr. Andreas Wilson Setiawan, M.Kes.

Magister Kesehatan · None


Ditulis oleh Zulfa Azza Adhini · Tanggal diperbarui 07/08/2023

ad iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

ad iconIklan
ad iconIklan