Apa Benar Wanita Tidak Boleh Makan Timun Saat Sedang Haid?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 25 November 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Selama ini banyak informasi simpang siur mengenai kesehatan wanita. Salah satunya informasi yang menyebutkan bahwa makan timun saat haid bisa menyebabkan darah haid tersisa di dinding rahim dan memicu kanker ovarium. Benarkah demikian?

Apa yang terjadi kalau wanita makan timun saat haid?

Tidak ada hubungan antara makan timun dengan menstruasi. Makan timun juga tidak akan memberikan dampak yang berarti terhadap menstruasi Anda. Hal itu merupakan mitos yang beredar di masyarakat Indonesia.

Jika Anda suka makan timun, silakan makan meskipun sedang menstruasi atau baru selesai menstruasi karena hal itu sangatlah aman.

Menurut dokter spesialis kandungan, mitos makan timun saat haid menyebabkan darah haid tersisa di dinding rahim tidaklah benar. Darah haid tidak akan tersisa di dinding rahim, selesai Anda menstruasi, berarti darah memang sudah bersih.

Proses menstruasi akan sama setiap siklusnya. Dari hari awal sampai maksimal tiga hari itu adalah proses utamanya, dinding rahim bagian dalam meluruh dan banyak jaringan endometrium yang luruh.

Endometrium yang banyak memiliki jaringan darah ini menjadi penyebab mengapa tiga hari pertama menstruasi darah yang keluar menjadi kehitaman. Tapi dinding rahim ini lama-lama bersih karena terjadi penutupan sampai hari ke tujuh, hanya tinggal flek  sampai akhirnya bersih.

Jadi, hal yang wajar jika pada awal menstruasi darah yang keluar tidak berwarna merah. Yang perlu diingat adalah bahwa pada saat proses pembersihan, wajar pula jika masih ada beberapa darah yang masih menetes berupa flek. Pada akhirnya beberapa hari kemudian saluran pembuluh darah akan menutup sempurna.

Benarkah timun menghambat darah menstruasi?

Jadi, jika Anda mengira bahwa darah yang berwarna agak kehitaman adalah darah yang tersisa di dinding rahim karena Anda makan timun saat haid, hal ini tentu tidak benar.

Jika Anda memiliki pertanyaan, apakah makan timun saat haid menghambat darah menstruasi Anda? Hal ini juga tidak benar. Siklus menstruasi wanita diatur dan dipengaruhi oleh keseimbangan hormon estrogen dan progesteron. Keseimbangan hormon ini sangat dipengaruhi oleh kesehatan fisik dan psikologis.

Makan timun saat haid tidak mempengaruhi keseimbangan hormon pada wanita dan tidak mempengaruhi siklus menstruasi, baik memperlancar maupun menghambat menstruasi.

Kandungan timun ternyata memiliki banyak manfaat

Manfaat timun begitu banyak. Sayuran ini kaya akan beta karoten, mangan, vitamin C, serta beberapa antioksidan flavonoid yang  dapat menangkal radikal bebas. Radikal bebas dapat mengundang sejumlah penyakit seperti penyakit jantung, diabetes, penurunan daya penglihatan, serta Alzheimer.

Selain itu, kandungan cucurbitacin dan lignan pada ketimun dapat membantu melindungi tubuh dari kanker. Sebuah penelitian menemukan, ketimun mungkin bisa menghambat pertumbuhan kanker prostat karena mengandung flavonoid fisetin.

Timun juga mengandung 95 persen air. Kandungan air yang cukup tinggi inilah yang membuat ketimun bisa mencegah dehidrasi.

Bila kulit berjerawat, Anda dapat mengonsumsi ketimun ataupun menggunakan masker ketimun. Timun mengandung vitamin B5 atau asam pantotenat, keduanya adalah zat-zat yang sering digunakan untuk menghilangkan jerawat. Tapi Anda tidak boleh mengonsumsi timun secara berlebihan.

Pola hidup yang sehat dan seimbang akan menjaga keseimbangan hormon dan menjaga kesehatan siklus menstruasi Anda. Bila terjadi menstruasi yang tidak teratur, terlalu sering, terlalu berat, terlalu banyak, dan gangguan lainnya segera konsultasikan dengan dokter untuk mencari penyebabnya dan mendapatkan penanganan yang optimal. Anda tidak perlu lagi mengkhawatirkan makan timun saat haid.

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

7 Fakta Menarik Seputar Air Mani Pria, Ternyata Berbeda dengan Sperma, Lho!

Banyak yang mengira bahwa air mani pria dan sperma adalah dua hal yang sama, padahal keduanya memiliki perbedaan mendasar. Ini faktanya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Pria, Penyakit pada Pria 18 Februari 2021 . Waktu baca 8 menit

Sebelum Melakukannya, Perhatikan 3 Risiko Berhubungan Seks Saat Haid

Tahukah Anda berhubungan seks saat haid dapat berisiko menularkan infeksi? Kenali dulu sederet manfaat dan risiko sebelum melakukannya.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Kesehatan Seksual, Tips Seks 11 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Lebih Baik Kompres Dingin atau Hangat untuk Menurunkan Demam?

Mana yang lebih baik untuk menurunkan demam: kompres dingin atau hangat? Simak masing-masing penjelasannya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan, Gejala dan Kondisi Umum 10 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Berbagai Pertimbangan Sebelum Memakai Menstrual Cup

Menstrual cup adalah cup eleastis yang dimasukkan ke dalam vagina untuk menampung darah haid. Perhatikan hal ini sebelum memakainya.

Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Kesehatan Wanita, Menstruasi 9 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara menghilangkan nyeri haid

9 Cara Jitu Mengatasi Nyeri Haid Tanpa Obat

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit
berenang saat menstruasi

Apakah Boleh Berenang Saat Menstruasi?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit
warna darah haid

Apakah Warna Darah Haid Anda Normal? Cek di Sini!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
ingatan fotografis

Benarkah Ada Orang yang Punya Ingatan Fotografis?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 23 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit