7 Khasiat Buah Parijoto yang Belum Banyak Diketahui

    7 Khasiat Buah Parijoto yang Belum Banyak Diketahui

    Anda mungkin belum begitu familier dengan buah parijoto. Buah yang sekilas mirip anggur ini ternyata memiliki khasiat tersembunyi, misalnya untuk kesehatan kulit. Apa saja kandungan dan manfaat buah parijoto?

    Kandungan buah parijoto

    Buah parijoto atau parijata berasal dari tanaman parijata yang tumbuh subur di wilayah hujan tropis Jawa Tengah.

    Menurut jurnal yang diterbitkan dalam AIP Conference Proceedings (2017), masyarakat telah menggunakan tanaman ini secara turun-temurun untuk mengatasi sariawan dan diare.

    Cara mengonsumsi buah parijoto pun terbilang mudah, Anda hanya perlu mencuci bersih dan langsung memakannya.

    Buah yang memiliki nama ilmiah Medinilla speciosa dan dikenal dengan anggur Asia ini mengandung beberapa senyawa fitokimia, seperti:

    • flavonoid,
    • tanin,
    • saponin,
    • terpenoid,
    • beta karoten,
    • alkaloid,
    • antibakteri,
    • antifungi, dan
    • antioksidan.

    Manfaat buah parijoto

    buah parijoto

    Mengingat kandungan fitokimia pada parijata yang cukup beragam, buah berwarna merah muda keunguan ini punya beberapa potensi untuk kesehatan.

    Berikut ini manfaat yang bisa Anda dapatkan dari mengonsumsi buah parijoto.

    1. Mengatasi sariawan

    Buah parijoto sering dikonsumsi oleh masyarakat karena diyakini dapat mengatasi sariawan.

    Parijata memiliki komponen antibakteri yang dapat menekan perkembangbiakan bakteri penyebab sariawan.

    Buah ini bekerja seperti antiseptik alami yang membantu membersihkan luka di mulut akibat sariawan dan mencegahnya berkembang menjadi infeksi.

    Untuk mendapatkan manfaat ini, Anda bisa menumbuk 1 buah parijoto yang telah dibersihkan dan melarutkannya ke dalam 100ml air.

    Selanjutnya, berkumurlah sekitar 2 kali sehari dan simpan sisanya untuk digunakan saat berkumur berikutnya.

    2. Meredakan diare

    Anda mungkin sering mendengar bahwa saat diare sebaiknya menunda konsumsi sayur dan buah-buahan.

    Hal ini tentu saja tidak sepenuhnya benar. Anda tetap dapat mengonsumsi buah-buahan dalam jumlah wajar.

    Salah satu buah yang justru dapat membantu Anda mengatasi masalah diare ini adalah buah parijoto.

    Buah ini memiliki komponen antibakteri yang diduga membantu mempercepat penyembuhan. Kandungan airnya juga dapat mencegah Anda mengalami dehidrasi selama diare.

    Meski demikian, konsumsi parijoto sebagai tidak bisa dijadikan sebagai pengobatan tunggal untuk diare.

    Menurut Pharmacology And Clinical Pharmacy Research (2021), efektivitas antibakteri parijata terhadap diare yang disebabkan oleh Salmonella typhi dan Shigella dysentriae belum diketahui.

    3. Bantu tingkatkan kesuburan pria

    buah parijoto

    Saat mencari tahu tentang kegunaan buah parijoto, Anda mungkin menemukan potensi manfaatnya sebagai penambah kesuburan.

    Sebenarnya, hal ini erat kaitannya dengan pemenuhan nutrisi selama mempersiapkan kehamilan hingga selama kehamilan berlangsung.

    Menurut penelitian berjudul Potential of Parijoto Fruits and Leaves in Male Fertility (2018) menyebutkan potensi buah parijoto sebagai alternatif untuk mengatasi penurunan kesuburan pada hewan uji.

    Memang belum diketahui secara pasti manfaat ini untuk manusia, tetapi Anda tetap bisa mengonsumsi buah ini untuk membantu memenuhi kebutuhan zat gizi.

    Pasalnya, kesuburan pria dan kualitas sperma dapat dipengaruhi oleh nutrisi.

    4. Menjaga imunitas ibu hamil

    Selain berpotensi meningkatkan kesuburan pria, parijata dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh ibu hamil.

    Kandungan flavonoid dan saponin dalam buah ini bersifat antioksidan.

    Flavonoid berperan penting dalam membangun imunitas tubuh sehingga ibu hamil jadi tidak gampang sakit.

    Selain itu, vitamin dan beta karoten pada parijata dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi ibu hamil.

    Beta karoten sendiri, mengutip dari jurnal Nutrients (2017), diketahui dapat mencegah preeklamsia dan kelahiran prematur pada ibu hamil.

    Tak perlu khawatir, vitamin A yang didapat dari beta-karoten tidak memiliki menyebabkan keracunan pada janin, selama dikonsumsi dalam jumlah wajar.

    5. Alternatif body lotion atau tabir surya

    Buah parijoto juga diyakini memiliki potensi menjanjikan sebagai bahan dalam produk kecantikan, misalnya body lotion dan tabir surya.

    Menurut penelitian yang berjudul Application of Parijoto Extract as Body Lotion (2021), ekstrak buah parijoto layak digunakan sebagai salah satu bahan pembuatan hand and body lotion.

    Hal ini dikarenakan ekstrak parijata mengandung senyawa flavonoid, yaitu sumber antioksidan yang memiliki manfaat untuk kesehatan kulit.

    Selain sebagai body lotion, ekstrak buah ini dapat dimanfaatkan dalam pembuatan tabir surya atau sunscreen.

    Komponen antioksidan parijata dapat membantu memperkuat lapisan pelindung kulit dan mencegah efek paparan sinar matahari.

    6. Menurunkan kadar trigliserida dalam darah

    buah parijoto

    Jika sedang mencari obat herbal untuk membantu dalam pengobatan kolesterol, buah parijata bisa menjadi salah satu pilihan Anda.

    Kandungan flavonoid dalam buah ini dipercaya dapat berkontribusi dalam menurunkan kadar trigliserida dalam darah.

    Sebuah penelitian lama terbitan AIP Publishing (2002) menunjukkan berkurangnya kadar trigliserida pada hewan uji setelah pemberian ekstrak parijata.

    Namun, Anda yang memiliki riwayat kolesterol tinggi perlu berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsi buah ini sebagai pengobatan alternatif.

    Pasalnya, belum ada penelitian yang menguji secara pasti efektivitas buah parijata pada manusia.

    7. Mencegah pertambahan berat badan

    Berdasarkan penelitian yang sama, parijata berpotensi menurunkan kadar trigliserida, sekaligus mencegah kenaikan berat badan hingga hampir 35 persen.

    Seperti yang Anda ketahui, trigliserida adalah lemak yang ditemukan dalam darah akibat asupan karbohidrat yang tinggi.

    Asupan karbohidrat berlebih akan diolah oleh tubuh menjadi trigliserida yang digunakan sebagai energi cadangan.

    Namun, kadar trigliserida yang terlalu tinggi berkaitan dengan risiko penyakit arteri koroner.

    Untuk mengetahui manfaat dan efek samping buah parijoto bagi kondisi Anda, jangan ragu untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Sumber

    Ethnobotany of utilization, role, and philosopical meaning of parijoto (Medinilla, spp) on Mount Muria in Kudus Regency, Central Java. (2017). AIP Conference Proceedings. Retrieved 7 November 2022, from https://aip.scitation.org/doi/pdf/10.1063/1.4995210

    Medinilla: an exotic and attractive indoor plant with great value. (2012). JOURNAL of Horticulture, Forestry and Biotechnology. https://www.cabi.org/isc/FullTextPDF/2012/20123267534.pdf

    Kusumastuti, A., & Rahma, H. (2021). Application of parijoto (medinilla speciosa l.,) extract as body lotion. IOP Conference Series: Earth And Environmental Science, 810(1), 012054. doi: 10.1088/1755-1315/810/1/012054  

    Wijayanti, Dwi & Ardigurnita, Firgian. (2019). Potential of Parijoto (Medinilla speciosa) Fruits and Leaves in Male Fertility. Animal production. 20. 81-86. doi: 10.20884/1.jap.2018.20.2.685 

    Milanda, T., Barliana, M., & Kusuma, A. (2021). Antibacterial Activities of Parijoto (Medinilla speciosa Blume) Fruit Extracts Against Clinical Isolates of Salmonella typhi and Shigella dysenteriae. Pharmacology And Clinical Pharmacy Research, 6(1), 25-34. Retrieved 7 November 2022, from https://jurnal.unpad.ac.id/pcpr/article/view/31992/pdf

    Zielińska, M., Wesołowska, A., Pawlus, B., & Hamułka, J. (2017). Health Effects of Carotenoids during Pregnancy and Lactation. Nutrients, 9(8), 838. doi: 10.3390/nu9080838

    Antihyperlipidemic and Anti-obesity Effects of the Methanolic Extract of Parijoto. (2002). Inventing Prosperous Future through Biological Research and Tropical Biodiversity Management – AIP Publishing. Retrieved 7 November 2022, from https://aip.scitation.org/doi/pdf/10.1063/1.5050142

    Foto Penulisbadge
    Ditulis oleh Dwi Ratih Ramadhany Diperbarui 6 days ago
    Ditinjau secara medis oleh dr. Patricia Lukas Goentoro