Apa Itu White Coffee, dan Benarkah Lebih Sehat?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Selama beberapa tahun belakangan, produk kopi instan jenis white coffee semakin naik daun. Anda sendiri mungkin sudah sering mengonsumsinya. Jenis kopi ini sering disebut-sebut sebagai kopi yang lebih aman bagi lambung. Namun, tahukah Anda apa itu sebenarnya white coffee atau kopi putih? Benarkah lebih sehat daripada jenis kopi lain

Apa itu white coffee?

Nama white coffee memang diambil dari warna kopinya yang pucat, tidak pekat seperti kopi hitam. Namun, tak seperti dugaan banyak orang, kopi putih dihasilkan dari biji kopi biasa yang warnanya bukan putih. Warna putih dari white coffee didapat dari campuran susu kental saat kopi disajikan.

Kopi asal Malaysia ini dibuat dari biji kopi yang digiling bersama dengan minyak kelapa sawit, margarin, atau minyak zaitun. Setelah digiling, kopi akan diseduh bersama dengan susu kental dan air yang sangat panas. Untuk mendinginkan kopi, biasanya barista akan “menarik” kopi ini sehingga rasanya menyatu dan muncul buih-buih alami. Cara menarik white coffee sama dengan pembuatan teh tarik atau kopi Aceh.

Namun, jenis kopi putih yang banyak beredar di pasaran saat ini sudah disajikan dalam bentuk bubuk instan. Anda tinggal menyeduhnya dengan air panas saja dan white coffee Anda pun siap diminum, tanpa harus ditarik lagi atau ditambahkan susu.

Benarkah white coffee lebih aman bagi lambung?

Banyak orang percaya bahwa minum white coffee lebih aman buat orang yang memiliki masalah pencernaan atau lambungnya sangat sensitif terhadap kopi. Ternyata, white coffee disebut-sebut lebih aman untuk lambung karena kandungan kafeinnya yang lebih sedikit dibandingkan kopi jenis lain. Kafein sendiri adalah zat stimulan yang bisa menimbulkan berbagai masalah pencernaan seperti mual, muntah, diare, dan penyakit irritable bowel syndrome (IBS).

Saat proses penggilingan, biji kopi akan diolah sedemikian rupa dengan suhu yang rendah. Karenanya, kandungan kafein dalam kopi yang sudah digiling pun hanya akan tersisa sedikit. Rasanya pun jadi tidak begitu asam dan jauh lebih lembut daripada jenis kopi lain.  

Efek samping white coffee

Meskipun minum white coffee kelihatannya lebih sehat, Anda tetap harus berhati-hati. Pasalnya, tubuh setiap orang berbeda-beda. Anda mungkin sangat peka terhadap kafein sehingga dosis kecil saja sudah bisa menimbulkan reaksi tubuh tertentu. Selain masalah pencernaan, beberapa efek samping kafein yaitu gelisah, insomnia, jantung berdegup lebih kencang, sakit kepala, dan telinga berdenging.

Yang harus diperhatikan ketika minum white coffee

Kandungan kafein yang lebih rendah bukan jaminan kopi jadi lebih sehat. Perlu diingat, jenis kopi ini diolah dengan campuran minyak kelapa sawit, margarin, atau minyak zaitun. Maka, setiap cangkir white coffee mengandung lemak jenuh dan tak jenuh yang lebih banyak dari kopi biasanya. Setiap cangkir mengandung kira-kira 5 gram lemak jenuh dan 7 gram lemak tak jenuh.

Selain dari minyak, susu yang ditambahkan pada kopi juga akan meningkatkan kandungan lemak yang Anda konsumsi. Jadi, bagi Anda yang sedang menurunkan berat badan, membatasi kadar lemak, atau mencegah kolesterol naik sebaiknya tidak minum white coffee terlalu banyak.

Hati-hati pula dengan kandungan gula dalam white coffee instan. Biasanya kopi instan ditambahi gula atau pemanis buatan. Kelebihan gula berisiko menyebabkan gangguan metabolisme, nafsu makan sulit dikendalikan, dan naiknya gula darah hingga kencing manis (diabetes tipe 2). Jadi, batasi konsumsi white coffee hingga paling banyak 2 cangkir sehari. Sebaiknya Anda juga memilih produk yang tidak mengandung gula tambahan.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berbagai Cara Agar Pria Tahan Lama Saat Berhubungan Seks

Pria kadang suka "keluar" duluan. Adakah cara agar seks menjadi lebih lama? Yuk simak berbagai cara tahan lama pria saat berhubungan seks di bawah ini.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Seksual, Tips Seks 19 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

7 Penyebab Hidung Meler serta Cara Mengatasinya

Hidung ingusan memang sangat menganggu Anda. Berikut tips yang bisa dilakukan di rumah untuk meringankan hidung meler, entah karena flu atau alergi.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan THT, Gangguan Hidung 19 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit

6 Penyebab Urat Anda Menonjol dan Terlihat Jelas di Kulit

Urat menonjol pada permukaan kulit memang kerap ditemui pada orang berusia lanjut. Lalu apa artinya kalau masih muda sudah mengalami kondisi ini?

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan, Informasi Kesehatan 19 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Pertolongan Pertama untuk Mengatasi Keracunan Makanan

Keracunan makanan dapat berujung pada kematian. Pelajari pertolongan pertama untuk menagtasi keracunan makanan di sini sebelum terlambat.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Ivena
Pertolongan Pertama, Hidup Sehat 19 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara mengobati tipes

Berbagai Pilihan Pengobatan untuk Atasi Tipes

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit
buah zakar gatal

4 Penyebab Buah Zakar Anda Gatal dan Ingin Terus Digaruk

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
suplemen herbal yang harus dihindari menjelang operasi

Hati-hati, 8 Suplemen Herbal Ini Tak Boleh Dikonsumsi Sebelum Masuk Ruang Operasi

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
kayu manis

Konsumsi Kayu Manis Berlebihan, Hati-hati Risikonya untuk Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit