home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Benarkah Kangen Water Lebih Sehat dari Air Mineral Biasa?

Benarkah Kangen Water Lebih Sehat dari Air Mineral Biasa?

Kangen water alias air kangen sedang naik daun beberapa tahun ini. Disebut-sebut sebagai air minum yang lebih sehat dari air mineral biasa, penjualan kangen water pun melonjak, terutama di kalangan para health freak yang peduli kesehatan. Tapi, apa itu kangen water dan apakah benar lebih sehat?

Apa itu kangen water?

Kangen water adalah salah satu merek dagang dari air alkali. Air alkali sendiri adalah air yang memiliki kadar pH yang cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan air minum biasa. Air minum biasa normalnya memiliki pH netral yaitu sekitar 7, sedangkan air alkali rata-rata memiliki pH 8-9. Oleh karena alasan inilah, air alkali dipercaya dapat menetralisir asam dalam tubuh.

pH merupakan angka yang menunjukkan seberapa asam atau basa suatu zat dalam rentang angka 0-14. Sebagai contoh, zat yang memiliki pH 1 bersifat sangat asam, dan zat yang memiliki pH 13 bersifat sangat basa.

Air alkali seperti kangen water dipercaya memiliki banyak manfaat yang baik untuk tubuh, seperti memperlambat proses penuaan, mengatur keseimbangan asam-basa dalam tubuh, dan mencegah penyakit kronis seperti kanker. Namun, benarkah demikian? Di samping itu, apakah kangen water aman dikonsumsi?

BACA JUGA: 7 Waktu yang Tepat untuk Minum Air Putih

Apakah kangen water itu alami atau buatan?

Air alkali alami terbentuk ketika air melewati bebatuan—seperti mata air—dan mengangkut mineral yang dapat meningkatkan kadar basa. Namun, beberapa perusahaan menjual produk yang mereka nyatakan sebagai air alkali melalui proses kimia yang dinamakan elektrolisis. Mereka menjelaskan bahwa proses elektrolisis digunakan untuk memisahkan molekul air yang lebih asam atau basa. Walau beberapa dokter dan ahli mendukung hal tersebut, namun belum ada penelitian yang cukup kuat yang dapat membuktikan hal ini.

Bisakah membuat kangen water sendiri?

Anda bisa menemukan kangen water dan air alkali lain dalam kemasan yang diproduksi oleh pabrik di supermarket atau mungkin toko kesehatan. Namun, tahukah Anda bahwa Anda juga dapat membuatnya sendiri di rumah? Tambahkan saja perasan air lemon atau jeruk nipis ke dalam segelas air. Walau bersifat asam, air lemon dan jeruk nipis mengandung banyak mineral yang dapat mengubah komposisi air menjadi lebih alkali atau basa.

BACA JUGA: 7 Waktu yang Tepat untuk Minum Air Putih

Apa manfaat kangen water bagi kesehatan?

Manfaat dari air alkali seperti kangen water masih menjadi hal yang kontroversial hingga kini. Banyak pakar kesehatan meragukan kegunaannya karena belum ada bukti yang cukup kuat untuk mendukung penggunaan air alkali. Akan tetapi, beberapa penelitian menunjukkan bahwa air alkali sangat berguna dalam beberapa kondisi tertentu.

Sebagai contoh, pada 2012, sebuah penelitian menemukan bahwa minum air alkali dengan pH 8.8 dapat membantu menonaktifkan pepsin, sebuah enzim yang memicu refluks asam lambung. Penelitian lain memperlihatkan bahwa mengonsumsi air alkali mungkin bermanfaat untuk para penderita diabetes, tekanan darah tinggi, dan kolesterol tinggi.

BACA JUGA: 10 Makanan yang Sering Memicu Masalah Asam Lambung

Apakah kangen water aman dikonsumsi?

Hal yang dianggap menjadi masalah oleh para ahli kesehatan bukanlah apakah air alkali seperti kangen water aman dikonsumsi atau tidak, melainkan apakah klaim kesehatan yang digembar-gemborkan produk tersebut benar atau tidak. Penting diingat bahwa, belum ada bukti yang cukup kuat untuk mendukung pengonsumsian air alkali sebagai terapi untuk kondisi kesehatan apa pun.

Mengonsumsi air alkali alami secara umum dianggap aman, karena air alkali alami mengandung mineral yang alami pula. Akan tetapi, jika Anda sering mengonsumsi air alkali buatan atau olahan pabrik, Anda mungkin harus menguranginya. Air alkali yang diproduksi oleh pabrik biasanya mengandung lebih sedikit mineral yang baik bagi kesehatan. Apabila dikonsumsi secara rutin, air ini justru dapat membuat Anda kekurangan mineral yang Anda butuhkan. Sebuah penelitian yang diterbitkan oleh WHO juga menekankan agar berhati-hati jika Anda menjadikan air yang rendah mineral sebagai air yang Anda konsumsi sehari-hari.

BACA JUGA: Apa Bedanya Air Mineral Dengan Air Putih Biasa?

health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Mayoclinic. 2014. Water: How much should you drink every day? http://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/nutrition-and-healthy-eating/in-depth/water/art-20044256 [diakses pada 31 Oktober 2016]

Johnston N., & Koufman J.A. 2012. Potential benefits of pH 8.8 alkaline drinking water as an adjunct in the treatment of reflux disease. The Annals of Otology, Rhinology, and Laryngology, 121(7), 431-434. http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/22844861 [diakses pada 31 Oktober 2016]

Goldman R. 2015. Alkaline Water: Benefits and Risks http://www.healthline.com/health/food-nutrition/alkaline-water-benefits-risks – 1 [diakses pada 31 Oktober 2016]

Kozisek, F. World Health Organization. http://www.who.int/water_sanitation_health/dwq/nutrientschap12.pdf [diakses pada 31 Oktober 2016]

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Priscila Stevanni Diperbarui 02/07/2021
Fakta medis diperiksa oleh Hello Sehat Medical Review Team
x