Apakah Atlet Perlu Minum Suplemen untuk Meningkatkan Performanya?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Tak hanya atlet, setiap orang yang rutin berolahraga tentu mengetahui bahwa asupan nutrisi dan cairan yang cukup merupakan hal yang penting untuk mencapai hasil latihan yang optimal. Asupan karbohidrat, protein, dan lemak harus seimbang dan disesuaikan dengan energi yang sehari-hari dikeluarkan. Namun, Anda mungkin bertanya-tanya, apakah suplemen untuk atlet diperlukan agar bisa meningkatkan performa. Cari tahu jawabannya di bawah ini.

Apakah suplemen untuk atlet itu penting?

Sebuah penelitian dalam British Journal of Sports Medicine pada Februari tahun 2018 menguak bahwa suplemen makanan memiliki peran dalam peningkatan performa atlet, meskipun efeknya memang tidak terlalu besar. Suplemen makanan yang dikonsumsi haruslah tepat dan sesuai dengan aturan, agar atlet mendapatkan manfaat yang ingin dicapai.

Sebenarnya kebutuhan nutrisi atlet bisa dipenuhi dengan menjaga pola makan sehat atau menjalani diet khusus sesuai kebutuhan setiap orang. Lagipula, belum ada penelitian yang bisa membuktikan bahwa suplemen untuk atlet lebih manjur daripada sumber makanan dan minuman alami.

Akan tetapi, tidak ada larangan minum suplemen tertentu untuk membantu meningkatkan performa dan fungsi organ tubuh. Jadi Anda boleh saja minum suplemen untuk atlet, dengan catatan Anda sudah berkonsultasi dengan dokter, pelatih, tenaga kesehatan, atau ahli herbal yang terpercaya.

Bijak memilih suplemen untuk atlet

Saat ini, suplemen untuk atlet sudah sangat menjamur di pasaran. Dengan berbagai merek dan keunggulannya masing-masing, berbagai macam produk ini membuat para olahragawan bingung memilih suplemen yang tepat. Untuk mempermudah pilihan, Anda harus jeli dalam melihat kandungan suplemen untuk atlet. Baca dengan baik komposisi yang tertulis dalam kemasan.

Suplemen untuk atlet mungkin terdiri dari macam-macam kandungan seperti multivitamin, protein, mineral, asam amino, ataupun herbal tertentu. Biasanya suatu suplemen akan berisi kombinasi dari kandungan tersebut. Suplemen ini bisa tersedia dalam bentuk tablet, kapsul, cairan, dan juga bubuk.

suplemen kolagen

Yang terpenting dalam memilih suplemen untuk atlet adalah komposisinya. Dalam berbagai penelitian, kandungan yang memiliki manfaat dalam meningkatkan performa atlet yaitu:

1. Kafein

Kafein adalah stimulan yang dapat meningkatkan energi dan mengurangi rasa lelah selama beberapa jam. Dosis yang dianjurkan untuk dewasa adalah 2-6 mg/ kg berat badan dan tidak melebihi 500 mg per hari. Pada remaja, dosis yang disarankan tidak melebihi 100 mg per hari.

Menambah dosis tidak lantas meningkatkan performa atlet, Anda justru berisiko mengalami efek samping. Kafein sebaiknya dikonsumsi 15-60 menit sebelum berolahraga.

2. Kreatin

Suplemen kreatin akan meningkatkan performa otot dalam berkontraksi secara maksimal. Kreatin aman dikonsumsi dalam jangka cukup panjang. Namun, kreatin memiliki efek samping meningkatkan berat badan karena memiliki sifat menahan cairan dalam tubuh.

3. Natrium bikarbonat

Saat berolahraga, otot memproduksi asam laktat yang menyebabkan otot menjadi lelah. Natrium bikarbonat memiliki fungsi mengurangi produksi asam laktat. Suplemen ini sangat bermanfaat untuk jenis olahraga dengan intensitas tinggi dan durasi yang singkat.

Dosis aman natrium bikarbonat yang dianjurkan yaitu 300 mg/ kg berat badan. Sebaiknya suplemen ini dikonsumsi 1-2,5 jam sebelum berolahraga. Efek samping yang dapat timbul berupa masalah sistem pencernaan seperti mual dan muntah serta peningkatan berat badan.

4. Nitrat

Suplemen nitrat bermanfaat untuk memperpanjang durasi olahraga berintensitas tinggi dengan durasi sebentar saja. Nitrat berperan untuk menjaga fungsi otot rangka dan meningkatkan aliran darah ke otot. Makanan yang kaya akan nitrat yaitu sayuran yang berwarna hijau seperti bayam dan kangkung.

Apakah suplemen saja sudah cukup untuk meningkatkan performa atlet?

suplemen vitamin bubuk, cair, dan tablet, mana yang bagus

Hal yang sangat penting untuk Anda ingat, suplemen untuk atlet tidak bisa menggantikan pola makan dan gaya hidup yang sehat dan seimbang. Jadi, tetap konsumsi makanan sehat dan tambahkan suplemen hanya jika dibutuhkan. Anda juga harus selalu berkonsultasi dulu dengan tenaga medis mengenai jenis suplemen untuk atlet yang aman dan tepat untuk dikonsumsi. Jangan lupa tanyakan efek samping dan dosis suplemen yang dibutuhkan.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Was this article helpful for you ?
Sumber

Artikel dari ahli dr. Deiby Sihombing

6 Manfaat Hebat Ekstrak Kulit Kayu Pinus Bagi Kesehatan

Kulit kayu pinus ternyata mengandung antioksidan dan sejumlah senyawa baik lainnya. Yuk, cari tahu apa saja manfaatnya bagi tubuh!

Ditulis oleh: dr. Deiby Sihombing
ekstrak kulit kayu pinus

Apakah Atlet Perlu Minum Suplemen untuk Meningkatkan Performanya?

Untuk meningkatkan performa, beragam cara ditempuh para atlet. Salah satunya dengan minum suplemen. Namun, apakah suplemen untuk atlet penting dan manjur?

Ditulis oleh: dr. Deiby Sihombing
suplemen untuk atlet
Diet, Nutrisi 17 Juni 2018

5 Fakta yang Perlu Anda Tahu Tentang Masturbasi Pada Pria

Apakah masturbasi itu berbahaya? Atau malah ada manfaatnya? Simak berbagai fakta berikut ini tentang masturbasi pada pria.

Ditulis oleh: dr. Deiby Sihombing
masturbasi pada pria

Yang juga perlu Anda baca

Pedoman Praktis Makanan untuk Anak Usia 1-3 Tahun

Banyak ibu yang bingung memberikan anaknya makan ketika sudah memasuki usia 1 tahun. Jangan cemas, berikut pedoman praktis makanan anak 1-3 tahun.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Anak 1-5 Tahun, Parenting, Perkembangan Balita 8 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Benarkah Asam Lambung Naik Bisa Sebabkan Kanker Kerongkongan?

Asam lambung naik atau refluks yang terjadi secara kambuhan, kemungkinan bisa sebabkan kanker kerongkongan. Cari tahu alasannya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Penyakit Kanker Lainnya 8 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

8 Tips Menjaga Bakteri Baik dalam Usus

Tahukah Anda bahwa di dalam tubuh terdapat 100 triliun bakteri usus? Bakteri ini baik untuk mencerna makanan yang masuk ke dalam tubuh.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kesehatan Pencernaan 8 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit

Mengenal 4 Jenis Termometer yang Paling Umum, dan Cara Pakainya

Ketika demam, Anda akan memakai termometer untuk mengukur suhu tubuh. Bagaimana cara pakai termometer yang benar sesuai jenisnya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan, Informasi Kesehatan 5 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kondom dipakai dua kali

Kondom Dipakai Dua Kali, Apa Saja Risiko yang Mungkin Terjadi?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 8 Maret 2021 . Waktu baca 7 menit
lidah gatal

7 Kondisi Penyebab Lidah Anda Terasa Gatal, dari Masalah Ringan Hingga Serius

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 8 Maret 2021 . Waktu baca 8 menit
setelah cabut gigi

7 Makanan dan Minuman yang Tidak Boleh Dikonsumsi Setelah Cabut Gigi

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 8 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
posisi tidur

Posisi Tidur Mana yang Lebih Baik: Miring ke Kiri Atau Kanan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 8 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit