7 Trik Tetap Sukses Turun Berat Badan meski Sedang Liburan

    7 Trik Tetap Sukses Turun Berat Badan meski Sedang Liburan

    Anda sedang menjalani program turun berat badan, tapi masa liburan sudah tiba? Jangan khawatir, liburan bukan berarti Anda harus menghentikan usaha diet sehat, kok. Pada kenyataannya, Anda malah bisa menurunkan berat badan saat liburan.

    Wah, bagaimana caranya? Simak beragam tips mencegah berat badan naik sekaligus menurunkan berat badan saat berlibur di bawah ini.

    Tips menurunkan berat badan saat liburan

    Ke mana saja Anda pergi, menurunkan berat badan bukanlah hal yang mustahil.

    Tantangan untuk turun berat badan saat liburan memang bisa jadi bertambah, misalnya Anda harus bolos berolahraga dulu selama beberapa hari.

    Akan tetapi, Anda bisa menyiasati berbagai tantangan menurunkan berat badan saat liburan dengan berbagai cara jitu berikut ini.

    1. Jalan kaki

    gaya berjalan walking meditation

    Saat mengelilingi objek wisata, sebaiknya pilihlah jalan kaki daripada naik kendaraan. Begitu juga ketika Anda menjelajahi lingkungan tempat Anda menginap.

    Jalan kaki 30 menit bisa membantu membakar 150 kalori. Nah, jalan kaki saat liburan tidak terasa melelahkan ataupun membosankan karena Anda sedang berada di tempat yang baru.

    Selain itu, Anda pun bisa menurunkan berat badan saat liburan dengan cara yang menyenangkan.

    2. Batasi porsi makan

    Saat berlibur, Anda tetap harus membatasi porsi makan. Hindari memesan hidangan dalam porsi besar untuk Anda makan sendiri.

    Jika ingin mencoba masakan khas daerah yang dikunjungi, Anda bisa memesan hidangan untuk disantap beramai-ramai dengan keluarga, pasangan, atau teman berlibur Anda.

    British Heart Foundation menyarankan beberapa tips berikut untuk mengurangi porsi dan asupan makan.

    • Gunakan piring yang lebih kecil agar makanan terkesan lebih banyak.
    • Hanya ambil satu potong untuk tiap jenis makanan.
    • Minum air putih sebelum makan.
    • Jangan memakan sisa makanan orang lain.
    • Tunggu 20 menit sebelum makan hidangan yang lain.
    • Ambil makanan dengan jumlah yang lebih sedikit sedari awal.

    3. Pilih satu saja jenis makanan tinggi kalori

    Di tempat tujuan Anda berwisata, pasti ada menu makanan yang sudah Anda idamkan sejak lama.

    Sayangnya, makanan tersebut mungkin tinggi kalori, gula, atau lemak sehingga menjadi rintangan tersendiri untuk menurunkan berat badan saat liburan.

    Untuk itu, Anda harus lebih selektif. Jangan kalap dan mencoba semua jenis masakan di tempat tujuan.

    Pilih satu saja jenis masakan yang tinggi kalori untuk disantap, sebab menahan ngidam mungkin membuat Anda semakin sulit mengontrol nafsu makan.

    4. Hindari junk food

    makan junk food

    Selain masakan daerah setempat, Anda juga mungkin tergoda untuk memilih makanan cepat saji atau junk food.

    Padahal, kandungan gula, natrium, dan lemak trans dalam junk food dapat membuat Anda kesulitan menurunkan berat badan.

    Daripada memilih junk food, sebaiknya beranikan diri untuk mencoba berbagai jenis makanan lokal.

    Makanan lokal daerah biasanya lebih alami dan tidak banyak diproses sehingga cocok untuk menurunkan berat badan saat liburan.

    5. Banyak minum air putih

    Selalu sediakan air putih saat Anda bepergian. Membawa air putih bisa mengusir haus sehingga Anda tidak tergoda untuk membeli minuman manis tinggi kalori, seperti es teh manis atau soft drink.

    Melansir laman Johns Hopkins University, minum air putih juga membantu menurunkan berat badan dengan beberapa cara berikut.

    • Membantu mengontrol nafsu makan.
    • Mengurangi asupan kalori dari cairan.
    • Meningkatkan laju metabolisme.
    • Mempercepat pembakaran lemak.

    6. Tetap aktif bergerak

    Liburan merupakan saat yang tepat untuk menggerakkan badan dan jadi lebih bugar.

    Jadi, manfaatkan waktu liburan Anda dengan aktivitas yang sehat seperti naik sepeda, mendaki gunung, berenang, mencoba yoga, atau jogging di pagi hari.

    Dengan aktif berolahraga, kalori yang bertambah selama liburan bisa dibakar menjadi energi.

    Anda tetap dapat mempertahankan berat badan yang sehat karena secara tidak langsung telah menurunkan berat badan saat liburan.

    7. Tidur yang cukup

    tidur cukup sebelum vaksin

    Anda mungkin ingin memaksimalkan waktu liburan sehingga jadi kurang tidur. Padahal, kurang tidur bisa mengacaukan pengaturan nafsu makan dalam otak.

    Hal tersebut membuat Anda cepat lapar sehingga Anda justru makan lebih banyak dari biasanya. Akibatnya, rencana menurunkan berat badan saat liburan jadi terganggu.

    Oleh karena itu, usahakan Anda tidur yang cukup selama 7–9 jam setiap hari, begitu pun selama berwisata.

    Masa liburan tidak harus jadi penghalang untuk mencapai berat badan ideal. Tentu ada beberapa hal yang perlu Anda sesuaikan, seperti porsi makan.

    Namun, dengan strategi yang tepat, Anda tetap bisa menurunkan berat badan saat liburan tanpa masalah.

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Sumber

    Walking: Is it enough for weight loss?. (2022). Retrieved 25 January 2022, from https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/weight-loss/expert-answers/walking/faq-20058345

    Genes, Junk Food and Weight. (2015). Retrieved 25 January 2022, from https://www.nih.gov/news-events/nih-research-matters/genes-junk-food-weight

    8 top tips for portion control. (2022). Retrieved 25 January 2022, from https://www.bhf.org.uk/informationsupport/heart-matters-magazine/nutrition/weight/perfect-portions/top-tips-for-portion-control

    Physical Activity for a Healthy Weight. (2020). Retrieved 25 January 2022, from https://www.cdc.gov/healthyweight/physical_activity/index.html

    Yes, drinking more water may help you lose weight. (2020). Retrieved 25 January 2022, from https://hub.jhu.edu/at-work/2020/01/15/focus-on-wellness-drinking-more-water/

    Why Is Sleep So Important to Weight Loss? | Sleep Foundation. (2020). Retrieved 25 January 2022, from https://www.sleepfoundation.org/physical-health/weight-loss-and-sleep

    Dong, D., Bilger, M., van Dam, R., & Finkelstein, E. (2015). Consumption Of Specific Foods And Beverages And Excess Weight Gain Among Children And Adolescents. Health Affairs, 34(11), 1940-1948. https://doi.org/10.1377/hlthaff.2015.0434

    Foto Penulisbadge
    Ditulis oleh Diah Ayu Lestari Diperbarui Feb 02
    Ditinjau secara medis oleh dr. Andreas Wilson Setiawan