home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

3 Penyebab Tubuh Tak Bisa Menyerap Gizi

3 Penyebab Tubuh Tak Bisa Menyerap Gizi

Apa yang Anda konsumsi memang sangat mempengaruhi kesehatan tubuh dan kecukupan nutrisi Anda. Tapi, ada beberapa faktor yang dapat mengganggu asupan nutrisi, salah satunya jika tubuh tak bisa menyerap gizi dengan baik.

Semua makanan yang kita konsumsi akan melewati proses penyerapan sebelum tubuh memperoleh nutrisi yang dibutuhkan. Hal ini sangat dipengaruhi oleh kondisi organ pencernaan dalam menyerap nutrisi makanan. Jika terjadi gangguan, maka akan terjadi malabsorbsi nutrisi dan menyebabkan tubuh tetap kekurangan nutrisi meskipun jumlah makanan yang dikonsumsi sudah mencukupi.

BACA JUGA: Tanda-tanda Anak Anda Kurang Gizi

Apa saja gejala malabsorbsi nutrisi?

Malabsorbsi nutrisi adalah suatu sindrom atau sekumpulan gangguan yang menyebabkan usus tidak dapat menyerap nutrisi tertentu yang mencukupi untuk dialirkan ke dalam darah. Malabsorbsi dapat berupa gangguan penyerapan makronutrien (protein, lemak dan karbohidrat), mirkronutrien (vitamin dan mineral) ataupun keduanya. Gejala yang ditimbulkan hampir sama dengan gangguan akibat defisiensi nutrisi pada umumnya, seperti:

  • Gangguan pertumbuhan fisik (terutama pada anak-anak)
  • Penurunan berat badan
  • Kehilangan massa otot
  • Merasa lesu dan lemas
  • Kesulitan berpikir
  • Perubahan pada feses; terlalu padat, berlemak, atau terjadi diare

Apa dampak dari tubuh yang tidak dapat menyerap gizi?

Secara spesifik, beberapa dampak kesehatan dapat dialami oleh seseorang dengan malabsorbsi nutrisi, di antaranya:

  • Anemia – disebabkan malabsorbsi zat besi, vitamin B12 dan asam folat.
  • Inflamasi, perdarahan dan sariawan – disebabkan malabsorbsi vitamin K dan vitamin C.
  • Kram otot pada tangan dan kaki – disebabkan malabsorbsi kalsium dan magnesium.
  • Pembengkakan (edema) pada kaki – disebabkan malabsorbsi protein.
  • Nyeri otot dan tulang – disebabkan malabsorbsi kalsium, magnesium, kalium dan vitamin D.
  • Neuropati perifer (kerusakan saraf tepi) – disebabkan malabsorbsi vitamin B1, B6 dan B12.

BACA JUGA: 4 Zat Gizi Yang Hilang Jika Anda Tidak Makan Sayur dan Buah

Penyebab tubuh tak dapat menyerap gizi dengan baik

Kemampuan tubuh untuk menyerap nutrisi dipengaruhi oleh banyak hal, namun biasanya kondisi tubuh yang menyerap nutrisi terlalu sedikit berkaitan dengan masalah kesehatan lainnya yang dialami oleh individu tersebut. Secara umum penyebab malabsorbsi nutrisi dapat dikelompokan sebagai berikut:

1. Masalah fungsi dan kerusakan usus

Penyebab umum malabsorbsi nutrisi saat usus tidak dapat menyerap nutrisi secara optimal. Hal ini berkaitan dengan beberapa kondisi diantaranya:

  • Penyakit Celiac – kondisi intoleran terhadap sereal barley, gandum, dan rye dapat memicu perubahan mukosa usus dan memicu malabsorbsi.
  • Penyakit Crohn – kondisi radang usus yang memicu malabsorbsi makronutrien dan air.
  • Kerusakan akibat radiasi – paparan radiasi yang mengenai tubuh bagian bawah atau sekitar perut dapat merusak lapisan mukosa usus sehingga mengurangi kemampuannya dalam menyerap nutrisi.
  • Infeksi parasit – pada umumnya berupa infeksi cacing pita yang tidak hanya mengambil nutrisi makanan tetapi juga dapat menimbulkan dapat kerusakan saat bersarang di dalam rongga usus.
  • Dampak dari operasi usus halus – tindakan operasi tentu saja akan merusak suatu bagian usus, sehingga usus tidak dapat bekerja normal dan memerlukan waktu agar usus dapat berfungsi kembali.
  • Sindroma usus pendek – kondisi permukaan usus yang terlalu pendek sehingga memiliki keterbatasan dalam menyerap nutrisi, hal ini dapat disebabkan cacat lahir atau dampak dari operasi.

BACA JUGA: Tanda-tanda Usus Anda Terlalu Panjang

2. Gangguan sekresi enzim pankreas

Pankreas berperan dalam membantu menyerap lemak dan nutrisi lainnya dengan mensekresi enzim, sehingga adanya gangguan pada pankreas juga akan mempengaruhi kemampuan tubuh menyerap berbagai nutrisi. Gangguan pada pankreas tersebut dapat disebabkan disebabkan oleh:

  • Cystic fibrosis – merupakan penyakit menyebabkan penurunan enzim yang diperlukan mencerna dan menyerap lemak.
  • Kerusakan pada pankreas – diakibatkan oleh infeksi, trauma maupun dampak dari operasi pada pankreas sehingga menekan kerja pankreas untuk menghasilkan enzim yang diperlukan.

3. Faktor lainnya

Beberapa penyebab malabsorbsi nutrisi disebabkan oleh faktor yang tidak berhubungan langsung dengan masalah pada organ pencernaan, di antaranya:

  • Infeksi HIV & AIDS – kondisi imunitas yang lemah memicu penderita HIV/AIDS dapat terkena berbagai penyakit terutama diare yang tidak kunjung sembuh, dan hal ini dapat menyebabkan malabsorbsi.
  • Konsumsi obat – beberapa jenis obat mempengaruhi kerja usus dalam menyerap nutrisi jika dikonsumsi dalam waktu yang lama, seperti obat antibiotik (tetracycline), obat maag (antasida), dan obat penurun berat badan.
  • Gangguan pola makan – kebiasaan makan yang terlalu ekstrem dan pola makan tidak wajar dapat merusak usus dan mempengaruhi cara usus menyerap nutrisi.
  • Cholestasis – gangguan sekresi cairan empedu ke usus dua belas jari sehingga terjadi malabsorbsi lemak beserta jenis vitamin larut lemak.
  • Intoleransi protein – dapat terjadi baik pada susu sapi maupun susu kedelai, hal ini dikarenakan seseorang tidak memiliki enzim yang cukup untuk memecah komponen gula pada susu tersebut.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Foto Penulis
Ditulis oleh Lika Aprilia Samiadi
Tanggal diperbarui 03/12/2016
x