home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Khasiat Jeruk Bali Merah (Grapefruit) untuk Menurunkan Berat Badan

Khasiat Jeruk Bali Merah (Grapefruit) untuk Menurunkan Berat Badan

Akhir-akhir ini jeruk bali merah yang dalam bahasa Inggris disebut grapefruit menjadi salah satu buah yang sedang naik daun. Anda bisa menemukan buah ini dengan mudah di pasar atau supermarket. Selain itu, yang membuat grapefruit cukup populer adalah berbagai industri, mulai dari kecantikan hingga makanan dan minuman, mulai menawarkan barang-barang dengan aroma atau rasa grapefruit yang manis dan segar. Di balik kesegaran dan rasa buah yang eksotis ini, ternyata grapefruit berkhasiat untuk menurunkan berat badan. Jadi, tak ada salahnya mencoba buah jeruk bali merah atau grapefruit untuk diet.

Apa saja kandungan jeruk bali merah (grapefruit)?

Grapefruit adalah sejenis jeruk yang banyak ditemukan di negara-negara dengan iklim subtropis. Buah ini pertama kali ditemukan di pulau Barbados, Amerika Selatan, sebagai hasil persilangan antara buah jeruk manis dan buah jeruk bali. Rasanya pun mirip dengan buah jeruk lainnya, yaitu kecut dan sedikit manis. Satu buah grapefruit termasuk makanan yang rendah kalori dan kadar gulanya terhitung rendah menurut indeks glikemik. Berikut adalah sebagian dari kandungan nutrisi yang terdapat pada satu buah grapefruit berukuran sedang, sesuai dengan kebutuhan harian Anda.

  • Vitamin C (107,4%)
  • Vitamin A (79%)
  • Asam pantotenat (14,4%)
  • Mineral tembaga (13,2%)
  • Serat (11,2%)
  • Kalium (10%)
  • Vitamin B1 (8,2%)

Khasiat grapefruit untuk diet

Untuk membantu menurunkan berat badan, grapefruit memiliki kandungan enzim bernama protein kinase aktif. Enzim ini membantu tubuh Anda mengolah gula dan lemak sehingga proses metabolisme pun lebih cepat. Karena proses metabolisme yang lancar, Anda pun akan semakin mudah menurunkan berat badan. Biasanya enzim protein kinase aktif akan mulai membakar gula dan lemak saat Anda berolahraga supaya otot mendapat asupan energi. Namun, enzim ini juga akan mulai bekerja ketika Anda mengonsumsi grapefruit karena buah ini memiliki senyawa nootkatone yang banyak ditemui pada buah jeruk. Senyawa tersebut mampu mengaktifkan enzim-enzim tertentu pada tubuh Anda, membakar kalori, serta mengurangi penumpukan lemak di perut.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh UC Berkeley di Amerika Serikat menyebutkan bahwa kandungan naringin yang terdapat pada grapefruit juga bisa membantu menurunkan berat badan dan menyeimbangkan kadar gula dalam tubuh. Dalam penelitian tersebut, para peserta diminta untuk mengonsumsi setengah buah jeruk bali merah sebelum makan selama 12 minggu. Hasilnya, berat badan peserta penelitian yang mengonsumsi setengah grapefruit sebelum makan terbukti berkurang lebih banyak dibanding mereka yang tidak makan buah ini. Ketika Anda mengonsumsi buah sebelum makan, Anda jadi lebih kenyang sehingga membatasi porsi makan dan jumlah kalori pun lebih mudah. Selain itu, Anda juga tidak akan cepat lapar atau tergoda untuk mencari camilan yang mengandung gula atau garam berlebihan.

Berbagai cara untuk memanfaatkan grapefruit

Jika Anda ingin mempercepat proses penurunan berat badan, Anda bisa langsung mengonsumsi buah jeruk bali merah secara rutin. Makan setengah buah grapefruit atau minum sari buahnya sebelum makan siang atau malam akan membantu Anda menjaga porsi makan supaya tidak berlebihan. Anda juga bisa mencampurkan grapefruit untuk diet dalam salad buah Anda atau mengonsumsinya bersama dengan yogurt yang rendah lemak. Meskipun dampaknya bagi penurunan berat badan tidak begitu besar, beberapa orang juga mencampurkan irisan buah ini ke dalam air putih atau teh. Karena rasanya yang segar, Anda pun akan jadi lebih sering minum. Minum cukup air setiap hari sudah terbukti ampuh untuk menurunkan berat badan.

Yang harus Anda perhatikan

Grapefruit memang menawarkan segudang manfaat bagi kesehatan. Namun, Anda harus berhati-hati saat mengonsumsi buah ini apabila Anda sedang minum obat. Berbagai penelitian membuktikan bahwa jika dikonsumsi saat Anda sedang menjalani pengobatan tertentu, Anda berisiko mengalami efek samping yang membahayakan kesehatan. Obat-obatan yang kemungkinan akan bereaksi terhadap grapefruit antara lain obat penurun kolesterol seperti simvastatin dan lovastatin, obat untuk hipertensi, dan obat-obat untuk mengatasi gangguan kecemasan. Sebaiknya konsultasikan dulu pada dokter Anda apakah Anda boleh mengonsumsi grapefruit untuk diet selama masa pengobatan.

health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Eat Grapefruit, Lose Weight. https://www.verywell.com/eat-grapefruit-lose-weight-hg-investigates-1087905 Diakses pada 1 November 2016.

Grapefruit Diet Plan Review: Does It Work? http://www.webmd.com/diet/a-z/grapefruit-diet Diakses pada 1 November 2016.

Grapefruit Benefits Weight Loss and Glowing Skin. https://draxe.com/grapefruit-benefits-weight-loss/ Diakses pada 1 November 2016.

Does Eating Grapefruit Help You Lose Weight? http://www.livestrong.com/article/310381-does-eating-grapefruit-help-you-lose-weight/ Diakses pada 1 November 2016.

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Irene Anindyaputri Diperbarui 18/12/2020
Ditinjau secara medis oleh dr. Andreas Wilson Setiawan