home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Mengenal Jenis-jenis Serat dan Mana yang Terbaik untuk Diet

Mengenal Jenis-jenis Serat dan Mana yang Terbaik untuk Diet

Mungkin Anda sering mendengar kebaikan dan manfaat dari makanan yang mengandung serat yang tinggi. Ya, bila saat ini Anda sedang dalam program menguruskan badan, maka makanan berserat tinggi harus masuk ke dalam daftar makanan Anda. Meskipun begitu, semua orang pada dasarnya butuh asupan serat. Tapi, tahukah Anda jika serat ada berbagai macam? Berikut adalah jenis serat yang harus Anda ketahui.

Berbagai jenis serat dan fungsinya masing-masing

Serat sebenarnya termasuk ke dalam kelompok karbohidrat. Jika Anda pernah jenis karbohidrat kompleks, maka serat adalah salah satunya. Fungsi serat di dalam tubuh adalah untuk mempermudah pekerjaan organ pencernaan Anda, mengikat lemak dan kolesterol di dalam tubuh, mengendalikan gula darah, serta baik untuk membuat angka timbangan berat badan Anda stabil atau bahkan menurun.

Semua itu bisa Anda dapat bila mengonsumsi makanan berserat. Tapi sebelum itu, Anda juga harus tahu jika serat ada dalam beberapa jenis. Jenis serat juga memengaruhi bagaimana serat tersebut dicerna di dalam tubuh. Dan setiap serat mempunyai fungsinya masing-masing.

Serat larut air

Seperti namanya, jenis serat ini memang bersifat larut di dalam air. Sehingga ketika makanan yang mengandung serat larut ini dicerna, maka serat akan menyerap air dan berubah bentuk menjadi gel. Serat larut air memiliki beberapa manfaat yang spesifik seperti, menjaga kesehatan jantung karena mengikat kolesterol, mencegah kenaikan gula darah, serta membuat berat badan terkendali. Contoh makanan yang mengandung serat larut air adalah apel, kacang-kacangan, wortel, dan berbagai jenis jeruk.

Serat tidak larut air

Kebalikan dari serat larut air, justru di dalam tubuh jenis serat ini tidak menyatu dengan air dan langsung melewati sistem pencernaan. Oleh karena itu, sebagian besar serat tidak larut air dapat membantu pergerakan kotoran di dalam usus. Berbagai sumber makanan yang mengandung serat tidak larut seperti kembang kol, kentang,

Jadi jenis serat mana yang baik dan cocok untuk saya?

Dalam keadaan normal dan sehat, tentu Anda membutuhkan kedua serat tersebut, sebab masing-masing serat memiliki fungsinya sendiri pada tubuh Anda. Oleh karena itu, sebaiknya Anda mengonsumsi berbagai macam dan sayuran, agar kebutuhan kedua jenis serat tersebut terpenuhi.

Namun, bila Anda mengalami gangguan pencernaan tertentu seperti, diare, sembelit (sulit BAB), atau irritable bowel syndrome (IBS), Anda harus menyesuaikan sifat dari serat dengan gejala medis yang sedang dialami.

Misalnya, untuk gejala diare, maka Anda lebih baik untuk mengonsumsi makanan yang mengandung serat larut air, sebab sifat jenis serat ini yang menarik air sehingga membantu meredakan diare. Sedangkan apabila Anda mengalami susah BAB, sebaiknya Anda memakan makanan sumber serat tidak larut air. Jenis serat tidak larut akan mempermudah sisa-sisa makanan bergerak di dalam usus.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

EverydayHealth.com. (2017). How Fiber Helps Ease Constipation. [online] Available at: http://www.everydayhealth.com/digestive-health/fiber-and-constipation.aspx  [Accessed 26 Apr. 2017].

Medlineplus. (2017). Soluble vs. insoluble fiber: MedlinePlus Medical Encyclopedia. [online] Medlineplus.gov. Available at: https://medlineplus.gov/ency/article/002136.htm  [Accessed 26 Apr. 2017].

Harvard Publications. (2012). Fiber. [online] Available at: https://www.hsph.harvard.edu/nutritionsource/carbohydrates/fiber/  [Accessed 26 Apr. 2017].

Healthline. (2015). Simple Carbohydrates vs. Complex Carbohydrates. [online] Available at: http://www.healthline.com/health/food-nutrition/simple-carbohydrates-complex-carbohydrates  [Accessed 26 Apr. 2017].

WebMD. (2017). Types of Fiber and Their Health Benefits. [online] WebMD. Available at: http://www.webmd.com/diet/compare-dietary-fibers  [Accessed 26 Apr. 2017].

WebMD. (2017). Dietary Fiber for Constipation. [online] WebMD. Available at: http://www.webmd.com/digestive-disorders/dietary-fiber-the-natural-solution-for-constipation#1  [Accessed 26 Apr. 2017].

 

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Nimas Mita Etika M
Tanggal diperbarui 02/05/2017
x