3 Jenis Pasta yang Sehat dan Tak Bikin Gemuk

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Pasta merupakan salah satu makanan sumber karbohidrat yang dapat Anda konsumsi. Ini bisa menjadi alternatif sumber karbohidrat Anda selain nasi dan mie. Sehingga, sumber karbohidrat yang Anda konsumsi setiap hari tidak itu-itu saja, tidak membosankan. Tapi, bagaimana dengan nutrisi dalam pasta? Apa saja jenis-jenis pasta yang sehat?

Kandungan nutrisi yang terdapat di dalam pasta

Pasta yang sering Anda temukan biasanya adalah pasta yang terbuat dari tepung terigu. Namun, sebenarnya pasta juga bisa terbuat dari bahan lain, seperti tepung gandum atau dari beras merah. Sehingga, kandungan nutrisi dalam pasta ini tergantung dari bahan pembuat pasta tersebut.

Dalam pasta, terkandung karbohidrat, protein, dan sedikit lemak. Dalam 100 gram pasta biasa yang terbuat dari tepung terigu setidaknya terkandung 131 kalori, 25 gram karbohidrat, 5 gram protein, dan 1 gram lemak. Jumlah kandungan nutrisi ini juga tergantung dari bagaimana cara Anda memasak pasta Anda dan bahan apa saja yang ditambahkan dalam masakan pasta Anda. Banyak produk pasta yang juga diperkaya dengan zat besi untuk menambah nilai gizi dari pasta tersebut.

Jenis-jenis pasta yang sehat

Ada berbagai jenis pasta yang bisa Anda pilih untuk dikonsumsi. Untuk itu, jika Anda ingin mengonsumsi sajian pasta yang lebih sehat, sebaiknya pilihlah jenis pasta berikut ini.

1. Pasta gandum utuh

Pasta yang terbuat dari tepung gandum utuh mengandung serat dan nutrisi yang lebih banyak dibandingkan dengan jenis pasta biasa. Hal ini membuat pasta gandum menjadi pilihan pasta yang sehat untuk Anda. Dalam 140 gram pasta gandum utuh, mengandung serat sebanyak 6,3 gram, 7,5 gram protein, dan 37 gram karbohidrat. Selain itu, pasta gandum juga mengandung nutrisi, seperti vitamin B, kalsium, zat besi, dan magnesium yang lebih tinggi.

2. Pasta gandum tidak utuh (oatbran)

Pasta jenis ini juga mengandung serat yang tinggi, protein, dan juga berbagai nutrisi penting yang diperlukan tubuh. Pasta oatbran terbuat dari gandum, namun bukan dari seluruh bagian gandum, hanya mengambil bagian luar dari gandum (dedak gandum). Sehingga, kandungan nutrisi dalam pasta oatbran dan pasta gandum utuh pun berbeda. Dalam 100 gram pasta oatbran terkandung 15,4 gram serat, 58 mg kalsium, 5,4 mg zat besi, dan 235 mg magnesium. Ya, kandungan serat dalam pasta oatbran jauh lebih tinggi dibandingkan pasta gandum utuh. Namun, kandungan nutrisi dalam oatbran mungkin tidak lebih banyak dari gandum utuh.

3. Pasta barley

Barley merupakan salah satu jenis biji-bijian yang bisa digunakan untuk membuat pasta. Pasta barley juga mengandung serat yang tinggi. Dalam 148 gram tepung barley mengandung 10 gram serat dan 15,5 gram protein. Selain itu, barley juga mengandung banyak vitamin dan mineral, seperti magnesium, kalium, kalsium, folat, vitamin B6, dan seng.

Perhatikan porsi saat Anda makan pasta

Walaupun pasta mengandung banyak nutrisi, bukan berarti Anda bebas memakannya dalam porsi besar. Terlebih jika Anda menambahkan banyak bahan lain ke dalam pasta Anda, seperti daging dan keju. Ingat, makanan apa saja yang dikonsumsi secara berlebihan pasti tidak baik bagi tubuh.

Mengonsumsi pasta dalam jumlah besar dan dengan tambahan bahan lain yang banyak justru dapat memperlebar lingkar pinggang Anda. Hati-hati, kuncinya adalah porsi. Sebaiknya Anda hanya mengonsumsi 1-1,5 gelas pasta matang dalam satu kali makan, bahkan ada juga yang merekomendasikan 0,5 gelas pasta matang dalam sekali makan. Agar lebih sehat, jangan lupa untuk menambahkan sayuran, daging tanpa lemak, ikan, atau kacang-kacangan dalam sajian pasta Anda.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Saat Sarapan

Nasi uduk atau donat mungkin menjadi pilihan sarapan Anda. Sayangnya,keduanya termasuk sarapan tidak sehat. Yuk, cek makanan yang harus dihindari pagi hari.

Ditulis oleh: Monika Nanda
Tips Makan Sehat, Nutrisi 30 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit

7 Resep Kreasi Kale yang Bukan Cuma Salad

Tertarik ingin mulai makan kale, tapi banyak restoran yang hanya menyediakan salad? Kenapa tidak coba buat sendiri kreasi lauk-pauk lezat di rumah.

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Resep Sehat, Nutrisi 22 Desember 2020 . Waktu baca 11 menit

Daftar Makanan Sumber Energi yang Tak Akan Bikin Gemuk

Jika Anda masih ingin berdiet ria tanpa harus kehabisan tenaga, beragam pilihan makanan sumber energi ini tetap aman untuk dimakan tanpa harus takut gemuk.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fauzan Budi Prasetya
Fakta Gizi, Nutrisi 22 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

6 Makanan Paling Sehat untuk Sarapan

Saat sarapan, yang penting bukan porsinya, tapi apa yang kita makan. Pastikan salah satu (atau lebih) makanan ini ada di menu makan Anda setiap pagi.

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Tips Makan Sehat, Nutrisi 22 Desember 2020 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

pilihan beras untuk menurunkan berat badan

Beras Merah vs Beras Shirataki, Mana yang Efektif untuk Diet?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
olahraga untuk mantan penderita sembuh dari pasien kanker survivor

Panduan Olahraga untuk Mantan Penderita Kanker

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
makanan untuk penderita maag makanan untuk penderita asam lambung

11 Makanan dan Minuman Terbaik untuk Penderita Sakit Maag

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 11 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit
4 Alternatif Pengganti Kopi Anda di Pagi Hari

4 Alternatif Sehat Pengganti Kopi di Pagi Hari

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Monika Nanda
Dipublikasikan tanggal: 5 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit