7 Hal yang Paling Sering Ditanyakan Tentang Kolesterol

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 23 September 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Usia 20-an biasanya merupakan saat-saat di mana orang muda menikmati gaya hidup yang bebas. Menjaga makanan yang Anda konsumsi, pola tidur, dan olahraga jadi tampak kurang penting karena kesibukan dan tekanan yang dihadapi. Padahal, Anda yang berusia 20 tahun ke atas lebih rentan terserang berbagai penyakit sebagai dampak dari meningkatnya kadar kolesterol secara alami. Maka, penting bagi Anda untuk memahami apa itu kolesterol dan serba-serbinya sejak dini. Lalu, apa itu kolesterol?

Apa itu kolesterol?

Kolesterol merupakan senyawa dengan sifat mirip lemak yang hidup secara alami dalam hampir setiap bagian tubuh Anda seperti otak, saraf, otot, usus, hati, dan jantung. Kolesterol datang dari dua sumber, diproduksi oleh hati atau lewat makanan yang Anda konsumsi.

Apa bedanya kolesterol baik dan kolesterol jahat?

Ada dua jenis kolesterol dalam tubuh. Kolesterol yang dibutuhkan oleh tubuh dikenal dengan istilah kolesterol baik atau high density lipoprotein (HDL). Tugas HDL dalam tubuh adalah menghalau dan mencegah penimbunan kolesterol jahat dalam arteri. Sementara itu, kolesterol jahat atau low density lipoprotein (LDL) berjumlah 60 hingga 70 persen dari total kadar kolesterol dalam tubuh. LDL bisa menumpuk pada arteri dan menyebabkan berbagai penyakit jantung.

Berapa tingkat kolesterol yang normal dalam tubuh?

Angka kolesterol normal yang disarankan para dokter secara umum adalah di bawah 200. Jika Anda melakukan tes kadar kolesterol, pastikan Anda mendapat rincian hasil HDL dan LDL juga. Kadar HDL yang baik adalah 60, tapi semakin tinggi angkanya justru semakin baik bagi Anda. Sementara itu kadar LDL yang aman adalah di bawah 100. Sebaiknya Anda berkonsultasi langsung dengan dokter untuk mengetahui kadar kolesterol yang normal bagi tubuh Anda. Menurut American Heart Association, Anda perlu mengecek kadar kolesterol paling tidak setiap lima tahun sekali. Anda juga bisa melakukan pemeriksaan mandiri di rumah dengan bantuan alat-alat kesehatan.

Bahaya tingkat kolesterol yang terlalu tinggi

Kadar kolesterol LDL yang terlalu tinggi berbahaya bagi kesehatan. LDL akan menumpuk pada arteri sehingga membentuk plak yang akan menghalangi sirkulasi darah dalam tubuh. Jika yang terhalang adalah arteri yang memompa darah ke otak, Anda berisiko terserang stroke. Kalau yang terhalang adalah arteri yang memasok darah ke jantung, Anda berisiko kena serangan jantung.

Gejala dan tanda-tanda kolesterol tinggi

Kadar kolesterol tinggi umumnya tidak menunjukkan gejala atau tanda-tanda sebelumnya. Kolesterol tinggi hanya bisa dideteksi dengan menjalani tes darah yang bisa mengukur kadar kolesterol dalam tubuh Anda. Pusing atau sakit kepala yang banyak dikeluhkan orang dengan kadar kolesterol tinggi merupakan gejala stroke, bukan gejala kolesterol tinggi itu sendiri.  

Apa saja pemicu kolesterol tinggi?

Ada berbagai macam hal yang bisa memicu kadar kolesterol yang tinggi. Namun, untungnya berbagai hal ini bisa Anda cegah dan kendalikan demi menjaga kadar kolesterol yang normal.

1. Pola makan

Mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung banyak kolesterol, lemak trans, dan lemak jenuh bisa meningkatkan kadar kolesterol Anda. Maka, sebisa mungkin imbangi dengan mengonsumsi sayur dan buah-buahan, gandum dan kacang-kacangan, dan makanan yang direbus atau dipanggang, bukan digoreng.

2. Berat badan

Kelebihan berat badan bisa meningkatkan risiko penyakit jantung yang diakibatkan oleh kadar kolesterol tinggi. Sementara itu, menjaga berat badan yang ideal bisa membantu menstabilkan kadar kolesterol baik dan jahat dalam tubuh.  

3. Aktivitas fisik

Kurang berolahraga dan beraktivitas fisik berisiko meningkatkan kadar kolesterol Anda. Usahakan untuk berolahraga secara rutin setiap hari selama paling sedikit 30 menit.

4. Usia dan jenis kelamin

Pada usia 20-an, kadar kolesterol dalam tubuh akan mulai meningkat secara alami. Seiring bertambahnya usia, kadar kolesterol akan semakin mudah naik. Biasanya kadar kolesterol pada pria lebih cepat meningkat di usia muda, tapi setelah menopause wanita akan jadi semakin rentan pula. Hal ini dipengaruhi kadar hormon estrogen pada wanita yang belum menopause sehingga kadar kolesterol dalam tubuh wanita lebih seimbang dibanding laki-laki. 

5. Keturunan

Bila dalam keluarga Anda ada sejarah kadar kolesterol yang tinggi, kemungkinan Anda akan mewarisinya. Ini karena kadar kolesterol dalam tubuh bisa diturunkan secara genetik.

6. Merokok

Asap dan zat-zat berbahaya yang terkandung dalam rokok bisa menurunkan kadar kolesterol baik dalam tubuh. Selain itu, merokok dan menjadi perokok pasif juga bisa meningkatkan risiko pemblokiran arteri yang bisa mengakibatkan berbagai masalah jantung seperti tekanan darah tinggi dan diabetes.

Obat-obatan apa yang bisa membantu menurunkan kadar kolesterol?

Jika dokter telah memberikan diagnosis kadar kolesterol Anda terlalu tinggi, biasanya Anda akan diberi resep obat-obatan yang bisa membantu menjaga kadar kolesterol agar tetap stabil dan normal. Obat tersebut antara lain statin, asam fibrat, resin pengikat asam empedu, dan penghambat absorpsi kolesterol. Namun, perlu diingat bahwa obat-obatan yang diresepkan bukanlah pengganti gaya hidup sehat. Anda tetap harus menjalani pola makan yang sehat dan seimbang, olahraga rutin, dan perubahan gaya hidup agar kadar kolesterol tidak melonjak.

BACA JUGA:

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

3 Manfaat Daun Mimba (Intaran), Tanaman Obat yang Serba Guna

Pohon mimba ternyata memiliki sejuta mnfaat, bukan hanya daun mimba saja lho. Yuk simak apa saya manfaat daun mimba dan bagian lainnya!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Herbal A-Z 26 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

5 Makanan dan Minuman Sehat yang Mengandung Bakteri Asam Laktat

Tahukah Anda kalau makanan yang mengandung bakteri asam laktat menyehatkan? Makanan apa saja itu? Mari simak jawabannya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Fakta Gizi, Nutrisi 26 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Penyebab Kumis dan Jenggot Tidak Tumbuh pada Sebagian Pria

Tak semua pria itu sama. Ada yang brewokan dan kumisan, tapi ada juga yang tidak tumbuh jenggot dan kumis di wajahnya. Apa penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Pria, Penyakit pada Pria 25 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Benarkah Obat Kumur Bisa Mengobati Sariawan?

Banyak orang menggunakan obat kumur sebagai pengganti obat sariawan. Apa saja kandungan dalam obat kumur? Benarkah bisa mengobati sariawan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Penyakit Gusi dan Mulut, Gigi dan Mulut 25 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit


Direkomendasikan untuk Anda

jenis tambal gigi

4 Jenis Tambalan Gigi dan Prosedur Pemasangannya di Dokter Gigi

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
Apa Fungsi Obat Methylprednisolone

Obat Penambah Tinggi Badan, Apakah Benar Bisa Membuat Tinggi?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
luka gatal mau sembuh

Kenapa Biasanya Luka Terasa Gatal Kalau Mau Sembuh?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
luka di vagina

Cara Aman Mengobati Luka dan Lecet di Vagina

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit