home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

3 Jenis Obat Keseleo di Apotek dan Perawatannya di Rumah

3 Jenis Obat Keseleo di Apotek dan Perawatannya di Rumah

Keseleo atau terkilir adalah cedera yang terjadi pada jaringan yang menghubungkan tulang dan sendi. Keseleo paling sering terjadi pada bagian pergelangan kaki. Namun, keseleo bisa juga terjadi di lutut atau tangan. Kondisi ini umumnya ditandai dengan rasa nyeri, bengkak, memar, dan menurunkan kemampuan bergerak. Simak berbagai pilihan obat keseleo atau terkilir dan cara menanganinya dalam ulasan berikut ini.

Obat-obatan untuk mengatasi keseleo

Pada dasarnya, tidak ada obat khusus untuk menangani keseleo saja. Namun, ada beberapa obat pereda rasa nyeri yang bisa digunakan untuk mengatasi nyeri otot yang mungkin timbul akibat keseleo.

Biasanya, obat-obatan yang digunakan untuk mengatasi keseleo termasuk dalam golongan non-steroidal anti inflammatory drugs (NSAIDs), termasuk ibuprofen dan naproxen. Kedua jenis obat ini dapat membantu meredakan rasa sakit atau nyeri, mengatasi peradangan serta pembengkakan yang terjadi akibat keseleo.

Ada pula obat-obatan pereda nyeri lainnya yang juga bisa digunakan untuk mengatasi keseleo, yaitu acetaminophen. (paracetamol). Sama halnya dengan obat-obatan NSAIDs, acetaminophen juga bisa digunakan sebagai obat pereda nyeri.

Hanya saja, berbeda dengan ibuprofen dan naproxen, acetaminophen tidak bisa mengurangi pembengkakan atau peradangan. Jika ingin menggunakan obat-obatan pereda nyeri untuk keseleo tersebut, ikutilah petunjuk penggunaannya, seperti menggunakan dosis yang tepat. Obat-obatan ini bisa Anda beli secara bebas di apotek terdekat.

Selain konsumsi obat, bagaimana cara menangani keseleo di rumah?

kaki keseleo atau patah tulang

Mengingat keseleo sering kali bisa ditangani secara mandiri di rumah, ada cara lain yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi keseleo selain menggunakan obat. Cara menangani keseleo saat di rumah bisa dilakukan dengan beberapa metode ini:

1. Istirahatkan bagian yang keseleo

Pertama-tama, hindari segala kegiatan yang berpotensi menyebabkan rasa nyeri otot akibat keseleo menjadi semakin parah. Jika keseleo yang Anda rasakan sudah semakin parah, gunakan alat bantu jika memang diperlukan.

Namun, meski Anda tidak mengonsumsi obat untuk mengatasi keseleo dan harus mengistirahatkan bagian tubuh yang terkilir ini, bukan berarti Anda tidak boleh menggerakkannya. Pasalnya, jika otot tidak digerakkan sama sekali dalam waktu yang lama, lama-kelamaan Anda bisa jadi mengalami atrofi otot.

Justru, apabila otot masih bisa digerakkan meski sedikit terasa sakit, coba untuk tetap menggerakkannya perlahan agar sendi dan otot tidak terlalu kaku. Meski begitu, saat berolahraga, jangan melibatkan bagian yang sedang nyeri ini terlebih dahulu.

2. Kompres dingin dengan es

Saat sedang keseleo, alih-alih menggunakan obat, Anda juga bisa mengompres menggunakan es di bagian yang terasa sakit. Lakukan selama 15-20 menit setiap 2-3 jam sekali. Teruslah melakukan rutinitas ini selama 1-2 hari.

Cara membuat kompres ini pun tidak terlalu rumit. Anda cukup membungkus beberapa es batu dengan kain atau handuk dan menempelkannya pada area yang terkilir. Kompres es ini bertujuan untuk mengurangi rasa sakit, pembengkakan, dan peradangan pada otot yang cedera.

Di samping itu, kompres ini juga bertujuan untuk meperlambat terjadinya perdarahan jika terjadi robekan. Namun, kalau area tubuh yang diberikan es ini berubah menjadi putih, sebaiknya berhenti kompres. Pasalnya, ini menandakan terjadinya radang dingin atau frost bite. Segera bawa ke dokter jika hal ini terjadi.

3. Gunakan perban

Jika Anda memilih untuk tidak mengonsumsi obat keseleo, cobalah untuk membalut bagian tubuh yang terkilir menggunakan perban. Menurut Mayo Clinic, menggunakan perban saat keseleo mampu mengatasi pembengkakan yang terjadi.

Namun ingat, jangan membungkus area yang terkilir terlalu ketat. Pasalnya, hal tersebut justru dapat menghambat sirkulasi darah yang tidak baik untuk kondisi kesehatan Anda.

Saat membalut area yang cedera, jangan memulainya dari bagian yang bengkak terlebih dahulu. Lalu, kendurkan perban elastis jika rasa sakit malah semakin parah, mati rasa, atau otot yang cedera justru semakin membengkak.

4. Angkat bagian yang terasa sakit

Untuk membantu meredakan pembengkakan, selama 48 jam pertama keseleo, angkat bagian tubuh yang keseleo supaya lebih tinggi dari jantung saat Anda berbaring.

Hal ini dilakukan agar gaya gravitasi bisa membantu mengurangi pembengkakan yang terjadi. Sebagai contoh, apabila Anda terkilir di bagian pergelangan kaki, angkat bagian tersebut lebih tinggi dari posisi tubuh Anda.

Kapan harus pergi ke dokter?

Meski keseleo bisa diatasi dengan minum obat atau perawatan mandiri di rumah, ada beberapa kondisi yang mengharuskan Anda pergi ke dokter saat terkilir. Contohnya, apabila gejala yang Anda alami justru semakin parah.

Sebaiknya, segera konsultasikan ke dokter agar Anda dibantu mengatasi kondisi keseleo yang sedang dialami. Beberapa gejala yang timbul di bawah ini bisa menandakan terjadinya patah tulang atau terjadi gangguan lainnya, setelah Anda mengalami keseleo:

  • Ada suara “krek-krek” atau yang dikenal dalam medis krepitasi di bagian yang keseleo.
  • Tidak bisa menggerakan sama sekali bagian sendi atau anggota tubuh yang keseleo.
  • Mati rasa.
  • Cedera tidak membaik setelah diobati sendiri. Rasa sakit dan bengkak semakin memburuk.
  • Terjadi demam selain bengkak dan nyeri.

Sebelum menentukan pengobatan atau perawatan yang tepat untuk kondisi Anda, dokter mungkin akan melakukan diagnosis terlebih dahulu. Diagnosis terhadap bagian tubuh yang keseleo bisa dilakukan menggunakan sinar-X atau MRI untuk membuat diagnosis lebih lanjut.

Setelah memahami tingkat keparahan dari cedera otot atau keseleo yang sedang Anda alami, dokter mungkin akan melakukan perawatan atau pengobatan yang sesuai dengan kondisi. Pada tingkatan yang sudah cukup parah, dokter mungkin akan menyarankan Anda untuk menjalani operasi yang dapat mengatasi cedera yang dialami.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Sprained ankle. Retrieved 25 September 2020, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/sprains-and-strains/diagnosis-treatment/drc-20377943

Sprain ankle. Retrieved 25 September 2020, from https://orthoinfo.aaos.org/en/diseases–conditions/sprained-ankle/

Sprains and strains. Retrieved 25 September 2020, from https://www.nhs.uk/conditions/sprains-and-strains/

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Annisa Hapsari Diperbarui 20/10/2020
Ditinjau secara medis oleh dr Tania Savitri
x