Sering Main Medsos Bisa Sebabkan Kecanduan, Ini Tanda dan Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 13 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Media sosial atau medsos mempermudah banyak kehidupan manusia. Mulai dari komunikasi dengan keluarga atau teman di bebagai belahan dunia, hingga mempermudah seseorang dalam  menjalankan bisnisnya. Namun siapa sangka jika penggunaan media sosial secara berlebihan bisa menyebabkan kecanduan. Lantas, apa saja tanda Anda telah kecanduan dan bagaimana cara mengatasinya?

Tanda Anda telah kecanduan media sosial

Ada berbagai alasan kenapa banyak orang yang bermain media sosial. Mulai dari mempermudah silaturahim dengan orang yang dicintai, menonton video, melihat gambar, atau sekadar menghabiskan waktu untuk menggali informasi atau menekuni hobi.

Meski memberikan banyak manfaat, menggunakan medsos setiap hari juga bisa memberikan dampak negatif, contohnya adalah kecanduan.

Seperti jenis kecanduan obat-obatan terlarang, menggunakan berbagai aplikasi terkini dapat memengaruhi otak Anda sehingga menggunakannya secara kompulsif dan berlebihan. Kebiasaan ini bisa mengganggu aktivitas harian, karena Anda terus menyibukkan diri untuk bermain media sosial.

Anda dikatakan mengalami kondisi ini, jika menunjukkan tanda dan gejala kecanduan media sosial seperti berikut:

ponsel penyebab kebutaan

1. Bangun tidur, cek medsos

Hampir setiap pecandu media sosial akan memulai rutinitas sehari-hari mereka dengan mengecek ponsel untuk melihat apa saja yang terlewatkan di Facebook, Twitter, Instagram selama pulas tidur malam.

Ponsel juga menjadi hal terakhir Anda matikan sebelum tidur. Bahkan, membuat jam tidur Anda terganggu karena terus ketagihan berselancar di media sosial.

2. Online di mana pun dan kapan pun

Tanda kecanduan media sosial lain yang perlu Anda perhatikan adalah selalu online di mana pun dan kapan pun. Bukan hanya sedang berlibur, saat menyebrang jalan atau berada di dalam toilet sekalipun, Anda selalu terhubung ke media sosial.

Anda tidak pernah merasa bosan seharian memegang ponsel demi scroll timeline dan menonton video viral yang tak berujung, atau memeriksa ratusan gambar liburan teman maupun artis yang Anda idolakan. Tidak peduli apa yang Anda lakukan saat bermain media sosial, Anda akan menemukan tempat dan cara untuk tenggelam dalam sosmed.

3. Terdorong untuk mengunggah selfie dan status terbaik demi mengundang likes

Tekanan besar untuk memastikan Anda mendapatkan foto yang sempurna untuk diunggah di Instagram Anda adalah sesuatu yang umumnya dialami oleh orang yang kecanduan sosial media.

Pengidap kecanduan ini ingin membuat iri hati para followers-nya, sehingga harus mengunggah gambar yang sempurna tanpa cela. Prosesnya bisa merepotkan dan menjengkelkan, tapi tampaknya Anda tak peduli dengan konsekuensi itu.

Sama halnya dengan memilih selfie sempurna, memutuskan kalimat yang tepat untuk status update Facebook atau kultwit di Twitter bisa menjadi sangat sulit. Biasanya, para pecandu sosmed akan melalui proses editing yang ketat, bolak-balik menghapus status, dan mengulang hingga berkali-kali sampai mendapatkan sebuah paragraf yang mengena di hati.

4. Tak ada internet, hidup jadi nelangsa

Sesekali hal buruk bisa terjadi, contohnya ketika berada di situasi yang tidak ada internet/WiFi. Perasaan cemas dan gelisah akan menggeluti karena merasa tidak mampu menelusuri timeline demi mencari tahu aktivitas dan status dari teman-teman dan keluarga.

Fenoma takut ketinggalan berita (kudet) ini dikenal dengan istilah Fear of missing out (FoMO).

5. Tanda kecanduan media sosial lainnya

Selain tanda yang disebutkan di atas, Anda juga mungkin akan merasakan beberapa hal ketika sudah mengidap kecanduan sosmed:

  • Aktivitas sehari-hari terbengkalai karena Anda sibuk mengecek dan bermain media sosial.
  • Main sosmed membuat Anda menjadi antisosial alias lebih memilih menghabiskan waktu sendiri bersama ponsel, ketimbang melakukan aktivitas lain bersama teman atau keluarga.
  • Merasa gelisah dan mudah marah ketika tidak membuka aplikasi sosmed.

Pada tingkat yang lebih parah, kecanduan ini bisa menimbulkan berbagai masalah seperti:

  • Merasa rendah diri, terus membandingkan diri sendiri dengan orang lain dan menganggap bahwa kehidupan orang lain lebih baik daripada diri sendiri.
  • Merasa kesepian, menyebabkaj gangguan kecemasan dan stres, serta depresi.
  • Pola tidur memburuk sehingga bisa menyebabkan menurunnya kesehatan fisik, prestasi di sekolah, atau produktivitas dan kualitas kerja.
  • Kehilangan empati dan mengabaikan kehidupan apa yang terjadi di kehidupan nyata.

Bagaimana media sosial bisa menyebabkan kecanduan?

risiko main hp sebelum tidur

Bermain media sosial favorit Anda bisa merangsang produksi dopamin di otak meningkat. Dopamin sendiri adalah hormon yang berkaitan dengan rasa senang. Ketika Anda tubuh Anda merespons lebih banyak dopamin, otomatis otak Anda akan menganggap bahwa aktivitas bermain medsos adalah kegiatan yang bermanfaat dan perlu diulangi.

Namun, perasaan positif yang Anda alami dalam menggunakan media sosial hanya bersifat sementara. Jika Anda terus mengulanginya, tentu bisa memicu ketagihan. Hal inilah yang bisa membuat seseorang jadi kecanduan dengan media sosial.

Cara mengatasi kecanduan sosial media

menyimpan ponsel

Guna terhindar dari kecanduan ini, Anda harus bijak dalam bermain sosmed. Sementara untuk mengatasi kecanduan adalah membatasi penggunaan media sosial.

Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa membantu Anda untuk menggunakan media sosial lebih sehat:

  • Hapus aplikasi medis sosial yang membuat Anda ketagihan di ponsel atau tablet Anda. Meskipun Anda bisa mengaksesnya lewat komputer atau laptop, tentunya hal ini membutuhkan lebih banyak usaha. Anda perlu menyalakan komputer atau laptop terlebih dahulu.
  • Anda bisa mematikan ponsel selama bekerja, sekolah, makan, atau melakukan kegiatan bersama keluarga. Anda juga dapat menyesuaikan pengaturan pada setiap aplikasi media sosial untuk mematikan pemberitahuan tertentu yang biasanya memancing Anda untuk mengeceknya.
  • Cobalah untuk membuat jadwal bermain medsos. Luangkan waktu dan pasang timer untuk menentukan seberapa lama Anda boleh bermain media sosial.
  • Letakkan ponsel atau tablet di luar kamar. Tujuannya, agar Anda tidak tergiur untuk membuka sosmed sebelum tidur.
  • Lakukan aktivitas yang tidak terkait dengan penggunaan ponsel, contohnya olahraga, ke perpustakaan, mengikuti kelas memasak, atau bermain ke luar bersama teman dan keluarga.
  • Jika cara di atas tidak juga ampuh mengatasi kecanduan Anda, jangan ragu untuk konsultasi ke dokter.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

‘Bucin’ Alias Budak Cinta, Fenomena Ketika Cinta Menjadi Candu

Fenomena bucin alias budak cinta kini marak dibicarakan sebagai orang yang terlalu sayang dengan pasangannya. Begini penjelasan dari sisi psikologis.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Kesehatan Mental, Hubungan Harmonis 24 Juni 2020 . Waktu baca 7 menit

Ketagihan Selingkuh Bisa Saja Terjadi, Tapi Mengapa Perilaku Ini Muncul?

Katanya ketika seseorang sekali selingkuh, pasti selingkuh lagi. Lantas, benarkah seseorang bisa ketagihan selingkuh dalam hubungan asmaranya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Kesehatan Mental, Hubungan Harmonis 28 April 2020 . Waktu baca 5 menit

Rio Reifan Tertangkap Lagi, Kenapa Pecandu Narkoba Susah Berhenti?

Setelah dua kali ditangkap atas kepemilikan sabu, Rio Reifan kembali terjerat kasus serupa untuk ketiga kali. Apa penyebab pecandu narkoba sulit berhenti?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Obat A-Z, Obat-obatan & Suplemen A-Z 15 Agustus 2019 . Waktu baca 4 menit

Awas, Ini 5 Tanda Anda Sudah Kecanduan Sesuatu

Tidak ada salahnya melakukan sesuatu yang Anda sukai. Namun, waspadalah bila kegemaran Anda terhadap suatu hal telah berubah menjadi tanda-tanda kecanduan.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Kesehatan Mental, Kecanduan 21 Juni 2019 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

menggunakan media sosial

Batasan Wajar Menggunakan Media Sosial Dalam Sehari, Menurut Psikolog

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 7 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
skizofrenia adalah, skizofrenia paranoid, penyakit skizofrenia, obat skizofrenia, gejala skizofrenia

Skizofrenia

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 22 Desember 2020 . Waktu baca 12 menit
kecanduan pornografi

Awas, Pria yang Kecanduan Pornografi Malah Berisiko Alami Impotensi

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 11 September 2020 . Waktu baca 4 menit
ketagihan mie instan

Ketagihan Mie Instan? Ini 6 Trik Jitu Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 28 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit