Definisi

Apa itu human chorionic gonadotropin (hcg)?

Tes human chorionic gonadotropin (hCG) dilakukan untuk memeriksa hormon hCG dalam darah atau urin. Beberapa tes hCG mengukur jumlah yang pasti dan beberapa hanya memeriksa untuk melihat apakah ada hormon ini. hCG dibuat oleh plasenta selama kehamilan. Tes hCG bisa digunakan untuk mendeteksi kehamilan atau sebagai bagian dari tes kelainan kehamilan.

hCG mungkin juga diproduksi secara abnormal jika ada tumor tertentu, terutama yang datang dari sel telur atau sperma (tumor sel kuman). Kadar hCG sering dites pada wanita yang mungkin mengalami pertumbuhan abnormal jaringan dalam rahim, kehamilan molar, atau kanker rahim (choriocarcinoma) daripada kehamilan normal. Beberapa tes hCG mungkin dilakukan setelah keguguran untuk memastikan kehamilan molar tidak terjadi. Pada pria, kadar hCG mungkin diukur untuk membantu melihat apakah dia terkena kanker testis.

hCG dalam kehamilan

Sel telur normalnya dibuahi oleh sel sperma dalam tuba fallopi. Dalam 9 hari setelah kehamilan, sel telur berpindah dari tuba fallopi menuju rahim dan menempel ke dinding rahim. Sekali sel telur menempel, plasenta yang berkembang mulai melepaskan hCG ke dalam darah. Beberapa hCG juga masuk ke dalam urin. hCG bisa ditemukan di dalam darah sebelum periode menstruasi yang terlewatkan untuk kali pertama, kira-kira 6 hari setelah implantasi.

hCG membantu mempertahankan kehamilan dan mempengaruhi perkembangan bayi (fetus). Kadar hCG meningkat drastis dalam 14 atau 16 minggu pertama setelah periode menstruasi terakhir kalinya (LMP), puncaknya sekitar 14 minggu menyusul LMP, dan lalu berkurang secara perlahan. Jumlah hCG yang meningkat dini dalam kehamilan dapat memberikan informasi tentang kehamilan dan kesehatan bayi. Segera setelah melahirkan, hCG tidak lagi bisa ditemukan dalam darah.

Lebih banyak hCG dilepaskan dalam kehamilan ganda, seperti kembar dua atau tiga, daripada dalam kehamilan tunggal. Lebih sedikit hCG dilepaskan jika sel telur yang dibuahi menempel pada tempat selain rahim, misalnya di tuba fallopi. Ini disebut kehamilan ektopik.

Kapan saya harus menjalani human chorionic gonadotropin (hcg)?

Tes hCG dilakukan untuk:

  • melihat apakah Anda hamil
  • menemukan kehamilan ektopik
  • menemukan dan memeriksa pengobatan kehamilan molar
  • melihat apakah ada peluang kelainan kelahiran seperti sindrom Down yang meningkat. Tes digunakan dalam kombinasi dengan tes lainnya
  • menemukan dan memeriksa pengobatan kanker yang berkembang dari sel telur atau sperma (kanker sel kuman), misalnya kanker ovarium atau testis. Dalam kasus seperti ini, tes alpha-fetoprotein mungkin dilakukan bersamaan dengan tes hCG

Pencegahan & peringatan

Apa yang harus saya ketahui sebelum menjalani human chorionic gonadotropin (hcg)?

Tes darah hCG umumnya lebih akurat daripada tes urin. Jika Anda diduga hamil bahkan setelah hasil tes urin tidak menunjukkan kehamilan (hasil negatif), tes darah bisa dilakukan, atau tes urin lainnya harus diulang dalam seminggu. Hasil hCG mungkin tetap tinggi (positif) sampai 4 minggu setelah keguguran (aborsi spontan) atau aborsi terapi.

Nilai hCG yang normal tidak mengeliminasi kemungkinan adanya tumor dalam rahim, ovarium, atau testis. hCG hanyalah salah satu bagian dari penilaian secara keseluruhan jika dicurigai adanya tumor. Kadar hCG dalam darah sering digunakn dalam tes triple atau quad serum maternal.

Proses

Apa yang harus saya lakukan sebelum menjalani human chorionic gonadotropin (hcg)?

Jika sampel darah terkumpul, Anda tidak perlu melakukan apapun sebelum menjalani tes ini. Jika tes urin dilakukan, urin pertama di hari tersebut biasanya yang terbaik untuk digunakan karena memiliki kadar hCG tertinggi. Sampel urin yang terkumpul setidaknya 4 jam setelah buang air kecil terakhir juga akan memiliki kadar hCG yang tinggi.

Bagaimana proses human chorionic gonadotropin (hcg)?

hCG mungkin diukur dalam sampel darah atau urin.

Pengumpulan sampel darah

Dokter akan membersihkan area kecil di lengan atau siku dengan lap antiseptik atau bantalan alkohol. Dalam beberapa kasus, dokter akan mengikatkan sabuk elastis di sekitar lengan atas Anda untuk meningkatkan aliran darah. Ini membuat pengumpulan darah dari pembuluh nadi jauh lebih mudah.

Lengan Anda kemudian akan ditusuk dengan jarum yang dimasukkan ke dalam pembuluh nadi. Pipa akan mengumpulkan darah dipasang di ujung jarum lainnya.

Sekali darah diambil, dokter akan mengambil jarum lalu menggunakan kain katun dan perban untuk menghentikan pendarahan di kulit yang ditusuk jarum.

Pengumpulan urin

Jika memungkinkan, kumpulkan sampel dari urin pertama di hari itu (urin ini umumnya memiliki kadar hCG tertinggi). Sampel urin yang terkumpul setidaknya 4 jam setelah buang air kecil terakhir juga akan memiliki kadar hCG tertinggi. Tempatkan penampung dalam aliran urin, dan kumpulkan sekitar 4 Tbsp (60 ml) urin.

Jangan biarkan ujung penampung menyentuh area kelamin, dan jangan sampai terdapat tisu toilet, rambut kemaluan, kotoran, darah atau zat asing lainnya dalam sampel urin. Selesaikan buang air kecil ke dalam toilet atau urinal.

Tempatkan tutup penampung dengan hati-hati, dan kembalikan ke laboratorium. Jika Anda mengumpulkan urin dalam rumah dan tidak bisa mengembalikannya ke lab dalam sejam, simpan dalam kulkas.

Apa yang harus saya lakukan setelah menjalani human chorionic gonadotropin (hcg)?

Anda akan diberi tahu kapan bisa mendapatkan hasil tes. Dokter akan menjelaskan arti hasil tes. Anda harus mengikuti instruksi dokter.

Penjelasan dari Hasil Tes

Apa arti hasil tes yang saya dapat?

Normal

Skor normal yang ada pada daftar ini (disebut ‘referensi kisaran’) hanya berfungsi sebagai panduan. Kisaran ini bervariasi dari satu laboratorium dengan laboratorium lainnya, dan laboratorium Anda mungkin memiliki skor normal yang berbeda. Laporan laboratorium Anda biasanya akan memuat berapa kisaran yang mereka gunakan. Dokter Anda juga akan memeriksa hasil tes Anda berdasarkan kondisi kesehatan Anda dan faktor lainnya. Hal ini berarti jika hasil tes Anda masuk kisaran abnormal dalam panduan ini, bisa saja di laboratorium Anda atau untuk kondisi Anda skor tersebut termasuk ke kisaran normal.

Kadar hCG dalam darah

Pria dan wanita tidak hamil: kurang dari 5 international unit per liter (IU/l).

Wanita hamil, seminggu setelah kehamilan (sekitar 3 minggu periode menstruasi terakhir): 5-50 IU/l.

Wanita hamil, 2 minggu setelah kehamilan (sekitar 4 minggu periode menstruasi terakhir): 50-500 IU/l.

Wanita hamil, 3 minggu setelah kehamilan (sekitar 5 minggu periode menstruasi terakhir): 100-10000 IU/l.

Wanita hamil, 4 minggu setelah kehamilan (sekitar 6 minggu periode menstruasi terakhir): 1080-30000 IU/l.

Wanita hamil, 6-8 minggu setelah kehamilan (sekitar 8-10 minggu periode menstruasi terakhir): 350-115000 IU/l.

Wanita hamil, 12 minggu setelah kehamilan (sekitar 14 minggu periode menstruasi terakhir): 12000-270000 IU/l.

Wanita hamil, 13-16 minggu setelah kehamilan (sekitar 15-18 minggu periode menstruasi terakhir): sampai 200000 IU/l.

Kadar hCG dalam urin

Pria: tidak ada (tes negatif)

Wanita tidak hamil: tidak ada (tes negatif)

Wanita hamil: terdeteksi (tes positif)

Nilai tinggi

Jika Anda hamil, kadar hCG yang sangat tingi bisa berarti kehamilan majemuk (seperti kembar dua atau tiga), kehamilan molar, sindrom Down, atau kehamilan Anda sudah berusia lebih lama daripada yang diperkirakan.

Pada pria atau wanita tidak hamil, kadar hCG berarti bisa berarti tumor (kanker atau nonkanker) yang berkembang dari sperma atau sel telur (tumor sel kuman), misalnya tumor testis atau ovarium), muncul. Ini mungkin juga berarti beberapa jenis kanker, macam kanker perut, pankreas, usus besar, hati, atau paru-paru.

Nilai rendah

Jika Anda hamil, kadar hCG rendah bisa berarti kehamilan ektopik, kematian bayi, atau usia kehamilan Anda ternyata lebih muda dari yang diperkirakan.

Jika Anda hamil, kadar hCG yang berkurang secara abnormal dapat berarti kemungkinan besar Anda mengalami keguguran (aborsi spontan).

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca